-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Daerah Nasional Pelayanan Sosial Hadapi Tantangan Modern, DPP St. Yoseph Palembang Bentuk Tim Konseling dan Bekali Pendamping Keluarga
Berita Daerah Nasional Pelayanan Sosial

Hadapi Tantangan Modern, DPP St. Yoseph Palembang Bentuk Tim Konseling dan Bekali Pendamping Keluarga

Andreas Daris Awalistyo, S.Pd., M.I.Kom
Andreas Daris Awalistyo, S.Pd., M.I.Kom
01 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
PALEMBANG, Katolik Terkini – Keluarga Kristiani di era modern saat ini dihadapkan pada tantangan moral, sosial, dan spiritual yang kian kompleks. Menanggapi fenomena tersebut, Bidang Persekutuan Seksi Kerasulan Keluarga Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Yoseph Palembang menggelar "Pembekalan Pendamping Keluarga Counseling Consultation". 

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (1/6/2026) di Aula Pastoran Paroki Santo Yoseph Palembang ini diikuti oleh 30 peserta. Pembekalan ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Sr. M. Fransita, FCh dan Romo Albertus Bayu Christanto, SCJ. 

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPP St. Yoseph Palembang Frans de Sales Billy Jaya, Koordinator Bidang Liturgi Yohanes Suwarto, serta Harlim dari Bidang Persekutuan dan Dewan Inti DPP.
Ketua DPP St. Yoseph Palembang, Frans de Sales Billy Jaya, dalam sambutannya menyoroti dinamika masyarakat perkotaan yang berdampak langsung pada ketahanan keluarga. 

"Kesibukan duniawi dan pengaruh materialisme, terutama di kota besar metropolitan seperti Palembang ini, membuat ibadah dan perenungan Firman Tuhan terabaikan. Pendampingan sangat diperlukan untuk mengembalikan mezbah doa dalam keluarga," ujar Billy. 

Ia menambahkan bahwa angka perceraian dan konflik rumah tangga terus meningkat akibat buruknya komunikasi dan memudarnya komitmen pernikahan. Selain itu, di era digital, orang tua kerap mengalami disorientasi pengasuhan anak yang memicu kenakalan remaja dan kecanduan gawai (gadget). 

"Anak-anak dari keluarga yang bercerai (broken home) membutuhkan perlindungan dan kasih sayang. Oleh karena itu, DPP St. Yoseph Palembang bergerak cepat dengan membentuk tim konseling keluarga," tegasnya.
Seni Mendengarkan dan Pentingnya Empati Profesional Pada sesi pertama, Sr. M.Fransita, FCh memaparkan esensi menjadi seorang konselor yang efektif. Menurutnya, langkah awal yang paling krusial adalah belajar mendengarkan dengan sungguh-sungguh. 

"Menjadi konselor berarti harus mampu melepaskan 'kebisingan' di dalam kepala kita sendiri terlebih dahulu. Tenangkan pikiran, fokus seutuhnya pada orang lain, dan dengarkan dengan seluruh keberadaan kita, termasuk dari diri kita yang paling dalam," jelas Sr. Fransita. 

Beliau juga mengingatkan pentingnya membedakan antara empati dan simpati dalam pelayanan konseling guna menghindari kelelahan mental (burnout). 

"Empati adalah memahami pengalaman seseorang dengan turut merasakannya sembari tetap menjaga jarak profesional, sehingga memungkinkan klien melangkah lebih dalam. Sementara simpati cenderung menyamakan diri dengan cerita orang lain hingga ikut terhanyut dalam keadaan subjektif mereka. Ini bisa melanggar batasan profesional," paparnya.
Gereja Rumah Tangga dan Batasan Pendampingan Sementara itu, Romo Albertus Bayu Christanto, SCJ menegaskan bahwa Seksi Kerasulan Keluarga (SKK) merupakan perpanjangan tangan pastor paroki untuk merangkul, mendidik, dan memulihkan hubungan keluarga. Ia menggarisbawahi bahwa sifat kewenangan SKK adalah pastoral dan edukatif, bukan bersifat hukum (yuridis). 

 Romo Bayu juga mengingatkan para pendamping yang mayoritas adalah sukarelawan awam untuk memahami batasan diri. 

"Untuk kasus-kasus khusus dan berat seperti gangguan kejiwaan, kecanduan/adiksi, dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), pendamping wajib merujuk kasus tersebut ke psikolog, psikiater, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), atau pastor paroki. Bukan menanganinya sendiri tanpa keahlian khusus," tegas Romo Bayu. 

Mengutip Seruan Apostolik Paus Fransiskus, Amoris Laetitia (AL 1), Romo Bayu mengingatkan bahwa pewartaan tentang keluarga adalah kabar yang menggembirakan. Keluarga adalah Ecclesia Domestica atau "Gereja Rumah Tangga", tempat iman pertama kali disemai. Tugas pendamping bukanlah mendikte teori, melainkan berjalan bersama menghidupi panggilan perkawinan melingkupi tiga ranah: pendampingan pra-nikah, selama pernikahan (terutama pasutri muda 0-5 tahun), serta pendampingan kasus khusus. 

Rekomendasi Langkah Pastoral Konkret Dalam pembekalan ini, dipetakan sejumlah tantangan nyata keluarga masa kini, mulai dari krisis komunikasi akibat gawai, tekanan ekonomi akibat judi online dan pinjaman online (pinjol), ancaman perpisahan, hingga minimnya waktu berkualitas. Sebagai solusi, Romo Bayu mengajak para peserta menerapkan fondasi kerahiman—mendekati umat tanpa menghakimi, menjadi teman berjalan yang personal, dan mendorong pertumbuhan iman secara bertahap. 

Beberapa langkah pastoral konkret yang direkomendasikan antara lain: 
  • Program Rekoleksi Pasutri dan Perayaan Syukur Hari Ulang Tahun Perkawinan (HUP) untuk menyegarkan kembali janji setia di altar. 
  • Penguatan rohani melalui kehadiran rutin dalam Misa Kudus dan tradisi doa harian keluarga. 
  • Penerapan No-Gadget Time, yaitu kesepakatan waktu kebersamaan di rumah tanpa gawai demi membangun komunikasi yang intens.

"Keluarga yang ideal bukanlah keluarga yang bebas dari masalah. Keluarga Kudus Nazaret pun mengalami krisis ketika harus mengungsi. Namun, kunci kebahagiaan mereka adalah hidup dalam kasih yang tulus, selalu bersehati, dan terbuka pada rencana serta kehendak Allah," pungkas Romo Bayu menutup pemaparannya. 

Kontributor Palembang : Andreas Daris Awalistyo
Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Munas XVII ISKA: Mengawal IKN dalam Semangat Keadilan dan Kesejahteraan bagi Semua

Katolik terkini- September 11, 2026 0
Munas XVII ISKA: Mengawal IKN dalam Semangat Keadilan dan Kesejahteraan bagi Semua
BALIKPAPAN, Katolik Terkini - Pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan transformasi pembangunan nasional menjadi salah satu perhatian utama Musyawarah Nasional…

Most Popular

Julie Laiskodat Temui Uskup Agung Ende, Bahas Pemulihan Umat Terdampak Gempa Flores

Julie Laiskodat Temui Uskup Agung Ende, Bahas Pemulihan Umat Terdampak Gempa Flores

Agustus 31, 2026
Munas ISKA 2026 di Balikpapan, Teguhkan Peran Sarjana Katolik untuk Gereja dan Bangsa

Munas ISKA 2026 di Balikpapan, Teguhkan Peran Sarjana Katolik untuk Gereja dan Bangsa

September 06, 2026
Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka

Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka

Maret 03, 2026
Keluarga Agustinus Snawi Poety Peuuma Minta Maaf atas Video Viral, Tegaskan Kondisi Frater Sedang Tidak Stabil

Keluarga Agustinus Snawi Poety Peuuma Minta Maaf atas Video Viral, Tegaskan Kondisi Frater Sedang Tidak Stabil

Maret 04, 2026

Editor Post

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

Julie Laiskodat Temui Uskup Agung Ende, Bahas Pemulihan Umat Terdampak Gempa Flores

Julie Laiskodat Temui Uskup Agung Ende, Bahas Pemulihan Umat Terdampak Gempa Flores

Agustus 31, 2026
Munas ISKA 2026 di Balikpapan, Teguhkan Peran Sarjana Katolik untuk Gereja dan Bangsa

Munas ISKA 2026 di Balikpapan, Teguhkan Peran Sarjana Katolik untuk Gereja dan Bangsa

September 06, 2026
Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka

Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka

Maret 03, 2026
Keluarga Agustinus Snawi Poety Peuuma Minta Maaf atas Video Viral, Tegaskan Kondisi Frater Sedang Tidak Stabil

Keluarga Agustinus Snawi Poety Peuuma Minta Maaf atas Video Viral, Tegaskan Kondisi Frater Sedang Tidak Stabil

Maret 04, 2026

Populart Categoris

  • Berita995
  • Cerpen7
  • Doa88
  • Film20
  • Filsafat12
  • Internasional369
  • Jelajah115
  • Lifestyle211
  • Nasional176
  • Pelayanan Sosial154
  • Puisi2
  • Refleksi394
  • Sosok326
  • Teologi73
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini