Juki, Sopir Uskup, Ungkap Fakta tentang Mgr. Paskalis, Bantah Berbagai Tuduhan yang Tidak Mendasar
![]() |
| Juki, Sopir pribadi Uskup dan Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM |
Katolik Terkini - Sosok Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM kembali mendapat perhatian publik melalui kesaksian Juki, sopir pribadi yang mendampinginya selama masa pelayanan di Keuskupan Bogor. Dalam tulisan yang dibagikan penulis biografi A. Bobby Pr di laman Facebook pribadinya, Juki menceritakan pengalaman langsung tentang pribadi dan cara pelayanan Mgr. Paskalis yang menurutnya sangat dekat dengan umat.
Juki menuturkan bahwa selama mendampingi Mgr. Paskalis, ia melihat langsung bagaimana sang uskup menjalankan tugas kegembalaan dengan penuh perhatian. Di tengah kesibukan pelayanan, Mgr. Paskalis tetap menyempatkan diri hadir bagi umat yang membutuhkan.
“Bapak Uskup itu pastoral kehadiran,” ungkap Juki sebagaimana dikutip Bobby Pr.
Menurut Juki, ketika ada waktu luang di sela jadwal pelayanan, Mgr. Paskalis kerap mengunjungi orang sakit maupun keluarga yang sedang berduka. Banyak kunjungan dilakukan di wilayah Depok, tempat Mgr. Paskalis pernah lama melayani sebelumnya.
Bagi Juki, perhatian semacam itu menunjukkan bahwa Mgr. Paskalis tidak hanya hadir sebagai pemimpin Gereja, tetapi juga sebagai gembala yang sungguh peduli terhadap kehidupan umatnya.
Selalu Melayani dengan Sukacita
Juki juga menceritakan bagaimana setiap selesai misa atau acara Gereja, umat selalu berkerumun di sekitar Mgr. Paskalis. Ada yang ingin berfoto bersama, berjabat tangan, meminta doa, hingga memohon berkat.
Melihat kondisi itu, Juki pernah berusaha membatasi kerumunan umat agar Mgr. Paskalis tidak terlalu lelah. Namun jawaban sang uskup justru membekas dalam hatinya.
“Saya pernah membatasi umat supaya beliau tidak capek, tapi beliau bilang, berfoto, salaman dengan umat membuat mereka bahagia. Membuat mereka bahagia adalah bagian dari pelayanan saya,” tutur Juki dengan haru.
Bagi Juki, kalimat itu menjadi bukti bahwa Mgr. Paskalis selalu menempatkan kebahagiaan umat sebagai bagian dari panggilan pelayanannya.
Terluka Saat Mendengar Isu Negatif
Sebagai orang yang setiap hari bersama Mgr. Paskalis, Juki mengaku sedih ketika mendengar berbagai isu negatif yang diarahkan kepada Mgr Paskalis. Menurutnya, apa yang ia lihat sehari-hari sangat berbeda dengan kabar yang beredar.
Ia mengenal Mgr. Paskalis sebagai pribadi yang lembut, santun, dan penuh perhatian kepada siapa saja.
Juki bahkan mengaku heran ketika namanya ikut dibawa-bawa dalam berbagai isu tersebut, seolah-olah ia menjadi sumber informasi.
“Padahal saya juga nggak kenal orang itu. Ketemu juga nggak pernah,” ujarnya.
Kesaksian Juki menjadi gambaran sederhana namun kuat tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM. Bukan hanya sebagai uskup, tetapi sebagai gembala yang hadir, dekat dengan umat, dan selalu berusaha membawa sukacita dalam pelayanan.
Dari pengalaman orang yang mendampinginya setiap hari, Mgr. Paskalis dikenang sebagai pribadi yang lebih memilih melayani dengan kasih daripada menanggapi tudingan yang tidak berdasar.(AD)

Posting Komentar