-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Humaniora Internasional Teologi Ensiklik Paus Leo XIV Rerum Novarum: AI Harus Melayani Kemanusiaan
Berita Humaniora Internasional Teologi

Ensiklik Paus Leo XIV Rerum Novarum: AI Harus Melayani Kemanusiaan

Andreas Daris Awalistyo, S.Pd., M.I.Kom
Andreas Daris Awalistyo, S.Pd., M.I.Kom
26 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
VATICAN CITY, Katolik Terkini – Paus Leo XIV hari Senin, 25 Mei 2026, merilis ensiklik pertamanya, “Magnifica Humanitas: Tentang Melindungi Pribadi Manusia di Zaman Kecerdasan Buatan,” di Aula Paus Paulus VI, Vatikan. Dalam pidatonya, Paus menyerukan perlindungan kemanusiaan, promosi kebenaran, martabat kerja, keadilan sosial, dan perdamaian. 

Rilis yang diterima redaksi Katolikterkini.com menyatakan bahwa Ensiklik ini diterbitkan menandai peringatan ke-135 Ensiklik Rerum Novarum, yang diterbitkan Paus Leo XIII, 1891. Ensiklik "Rerum Novarum" Tentang Hal-hal Baru membahas hak dan kewajiban buruh, majikan, hak milik pribadi, serta menolak kapitalisme ekstrem maupun komunisme. 

Lewat "Rerum Novarum", Gereja Katolik memberikan suaranya, tanggapan publiknya tentang masalah sosial yang begitu besar, yang dihadapi dunia modern. Pada masa itu (1891) dunia sedang dibentuk ulang oleh batu bara, uap, dan ekonomi industri yang tidak diatur. Para pekerja dihancurkan oleh roda mesin baru. 

Segelintir industrialis mengendalikan kekayaan dalam skala yang belum pernah dilihat dunia. Perubahan radikal sedang terjadi dalam politik, ekonomi, dan masyarakat. Revolusi Industri berada di puncaknya. Perpindahan besar-besaran masyarakat desa ke pusat-pusat industri yang kumuh mengganggu cara hidup jutaan orang yang telah dikenal selama beberapa generasi. 

Migrasi massal dari Eropa memecah belah keluarga. Para pekerja menanggung jam kerja yang melelahkan, upah yang sedikit, dan kondisi yang berbahaya, sementara segelintir elite mengumpulkan kekayaan yang sangat besar. Jurang antara yang kaya dan miskin, begitu dalam dan lebar. Pada saat yang sama, gerakan sosialis semakin mendapatkan momentum, mengadvokasi tindakan drastis seperti penghapusan kepemilikan pribadi. 

Tulisan-tulisan Karl Marx telah berakar dalam gerakan komunis yang meluas. Sekarang, dengan menerbitkan ensiklik "Magnifica Humanitas", sekali lagi Gereja berbicara dari tradisi refleksi selama dua ribu tahun tentang makna kehidupan manusia.
Zaman AI Dalam pidatonya saat merilis ensiklik itu, Paus Leo XIV mengatakan ensiklik "Magnifica Humanitas" sebagai tanggapan Gereja terhadap tantangan yang ditimbulkan oleh kecerdasan buatan (AI). Lalu, ia menyerukan agar AI "dilucuti" dari logika dominasi, pengucilan, dan perang. 

Paus menjelaskan bahwa "Magnifica Humanitas" muncul dari mendengarkan secara luas para ilmuwan, insinyur, pendidik, pemimpin politik, dan keluarga yang prihatin tentang masa depan generasi muda. Pada saat yang sama, Paus mengatakan bahwa ia telah mendengar "suara-suara yang sangat mengkhawatirkan" mengenai sistem senjata otonom dan algoritma yang mampu menolak akses ke perawatan kesehatan, pekerjaan, atau keamanan berdasarkan data yang tidak adil dan bias. 

Dari proses perenungan tersebut, kata Paus, muncul keyakinan yang diungkapkan dengan jelas dalam ensiklik tersebut: "kecerdasan buatan perlu dilucuti senjatanya." Mengakui kekuatan ungkapan tersebut, Paus Leo XIV mengatakan bahwa beratnya momen saat ini membutuhkan kata-kata yang mampu "membangkitkan hati nurani dan menunjukkan jalan ke depan bagi umat manusia."
Martabat Manusia Dengan mengambil paralel dari "Rerum Novarum", Paus mendesak komunitas global untuk menempatkan kemajuan teknologi demi martabat manusia, solidaritas, dan kebaikan bersama. Di bagian lain pidatonya, Paus menggambarkan revolusi teknologi saat ini sebagai "titik balik penting" yang sebanding dengan pergolakan yang dihadapi oleh Paus Leo XIII selama Revolusi Industri. 

 “Umat manusia, ang diciptakan oleh Tuhan dalam segala keagungannya, saat ini menghadapi pilihan penting: membangun Menara Babel yang baru atau membangun kota tempat Tuhan dan umat manusia tinggal bersama,” katanya. 

Menurut Paus Leo XIV , kecerdasan buatan sudah menyentuh banyak bidang kehidupan kita dan memengaruhi keputusan yang membentuk koeksistensi manusia, seraya mencatat bahwa hal itu juga "secara dramatis mengubah cara perang dilakukan." 

Dengan menarik paralel langsung dengan ensiklik penting Paus Leo XIII tahun 1891, "Rerum Novarum", Paus Leo XIV mengatakan bahwa Gereja saat ini juga dipanggil untuk menafsirkan "hal-hal baru" zaman ini dalam terang Injil dan martabat manusia.
Tentang Ensiklik Menurut etimologinya, ensiklik (dari bahasa Yunani egkyklios, kyklos yang berarti lingkaran) adalah surat edaran. Elizabeth Huddleston dalam Church Life Journa l, 25 Maret 2025, menjelaskan demikian: Ensiklik adalah surat pastoral dari Paus yang ditujukan kepada semua uskup Gereja Katolik untuk disebarkan kepada seluruh umat beriman, “to all people of good will.” Surat-surat ini merupakan bagian dari wewenang pengajaran biasa Paus. 

Ensiklik mencakup berbagai topik, termasuk masalah iman dan moral, isu-isu sosial, dan petunjuk bagi umat beriman. Ensiklik dicirikan oleh sifat didaktiknya, menawarkan pengajaran dan bimbingan komprehensif tentang isu-isu kontemporer. Meskipun tidak memiliki status hukum formal seperti bulla (surat keputusan), ensiklik memiliki bobot doktrinal yang signifikan dan sering dianggap sebagai sumber otoritatif pengajaran Katolik. 

 Dalam Catholic Review (2026) Father Joseph Parisi menjelaskan secara singkat, demikian: Ensiklik adalah surat pastoral yang ditulis oleh Paus dan ditujukan kepada seluruh Gereja. Surat-surat ensiklik umumnya membahas masalah iman atau moral, mendorong peringatan atau devosi saleh tertentu, atau membahas masalah disiplin Gereja yang harus dipatuhi secara universal. 

Paus Fransiskus, misalnya, menerbitkan tiga ensiklik: "Lumen Fidei" atau Terang Iman (2013); "Laudato Si’", Terpujilah Engkau, Tuhanku (2014), dan "Fratelli Tutti", Semua Bersaudara (2020). 

(Sumber: KBRI Takhta Suci)
Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Magnificat Anima Mea: Perjalanan Iman Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM

Katolik terkini- Juni 02, 2026 0
Magnificat Anima Mea: Perjalanan Iman Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM
Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM Katolik Terkini - Bagi banyak orang, perjalanan adalah perpindahan dari satu tempat ke tempat lain. Namun bagi Mgr. Paskalis Bru…

Most Popular

Lembah Ranggu, Tempat Senyum Mgr. Paskalis Bertumbuh

Lembah Ranggu, Tempat Senyum Mgr. Paskalis Bertumbuh

Juni 01, 2026
Magnificat Anima Mea: Perjalanan Iman Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM

Magnificat Anima Mea: Perjalanan Iman Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM

Juni 02, 2026
Hadapi Tantangan Modern, DPP St. Yoseph Palembang Bentuk Tim Konseling dan Bekali Pendamping Keluarga

Hadapi Tantangan Modern, DPP St. Yoseph Palembang Bentuk Tim Konseling dan Bekali Pendamping Keluarga

Juni 01, 2026
Bersama Bunda Maria, Umat Stasi Sirimese Perbarui Semangat Doa dan Persaudaraan

Bersama Bunda Maria, Umat Stasi Sirimese Perbarui Semangat Doa dan Persaudaraan

Mei 31, 2026

Editor Post

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026

Popular Post

Lembah Ranggu, Tempat Senyum Mgr. Paskalis Bertumbuh

Lembah Ranggu, Tempat Senyum Mgr. Paskalis Bertumbuh

Juni 01, 2026
Magnificat Anima Mea: Perjalanan Iman Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM

Magnificat Anima Mea: Perjalanan Iman Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM

Juni 02, 2026
Hadapi Tantangan Modern, DPP St. Yoseph Palembang Bentuk Tim Konseling dan Bekali Pendamping Keluarga

Hadapi Tantangan Modern, DPP St. Yoseph Palembang Bentuk Tim Konseling dan Bekali Pendamping Keluarga

Juni 01, 2026
Bersama Bunda Maria, Umat Stasi Sirimese Perbarui Semangat Doa dan Persaudaraan

Bersama Bunda Maria, Umat Stasi Sirimese Perbarui Semangat Doa dan Persaudaraan

Mei 31, 2026

Populart Categoris

  • Berita920
  • Cerpen7
  • Doa87
  • Film20
  • Filsafat11
  • Internasional365
  • Jelajah115
  • Lifestyle206
  • Nasional151
  • Pelayanan Sosial134
  • Puisi2
  • Refleksi380
  • Sosok323
  • Teologi72
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini