Berita
Daerah
Inspirasi
Nasional
Refleksi
Dadi Po Ora, Koe Tetap Anakku": Kesaksian Frater Moses di Minggu Panggilan Seminari St. Paulus Palembang
PALEMBANG, Katolik Terkini – Seminari Menengah St. Paulus Palembang menjadi saksi antusiasme sekitar 500 kaum muda, remaja, dan anak-anak dari berbagai paroki di Dekanat Palembang dalam gelaran "Responsum Minggu Panggilan", Jumat (1/5/2026). Perhelatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan upaya Gereja lokal untuk menjaring benih-benih panggilan di tengah tantangan zaman modern.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini diisi dengan berbagai lomba kreatif seperti Lomba Lektor dan Mazmur, Mewarnai, hingga Fashion Show. Kemeriahan ini memuncak pada Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Rektor Seminari, Rm. Titus Waris Widodo, SCJ.
Sentuhan Humanis dalam Panggilan
Momen yang paling menyentuh perhatian peserta adalah refleksi dari Fr. Moses Putra Gautama, SCJ, frater yang tengah menjalani Masa Tahun Orientasi Pastoral dan Panggilan (TOPP). Di hadapan ratusan OMK, Fr. Moses membagikan kisah krisis panggilannya yang justru dikuatkan oleh kasih orang tua.
Ia mengisahkan ketakutannya akan stigma sosial jika gagal menjadi imam. Namun, jawaban sang ibu dalam bahasa Jawa, “Dadi po ora koe tetap anakku” (Jadi atau tidak jadi imam, kamu tetap anakku), menjadi oase spiritual baginya.
"Panggilan hidup membiara itu harus lahir dari kebebasan pribadi, bukan karena paksaan atau tekanan sosial. Jangan sampai kita hidup seperti 'manusia zombi' yang hanya mengikuti arus tanpa arah hidup yang sejati," tegas Frater Moses dalam refleksinya.
Urgensi Pelayan di Keuskupan Agung Palembang
Selain aspek spiritual, Fr. Moses juga memaparkan realitas pastoral yang menantang. Merujuk pada data terbaru, di Keuskupan Agung Palembang, rasio pelayanan satu imam harus melayani sekitar 3.000 umat. Angka ini menjadi pengingat bagi seluruh umat akan mendesaknya kebutuhan pelayan altar dan kaum religius di bumi Sriwijaya.
Piala Bergilir untuk Paroki Katedral
Menutup rangkaian acara, panitia mengumumkan pemenang dari berbagai cabang lomba. Paroki Katedral St. Maria Palembang berhasil memboyong Piala Bergilir Minggu Panggilan setelah ditetapkan sebagai Juara Umum.
Romo Titus Waris Widodo, SCJ berharap melalui sukacita di kompleks seminari ini, semakin banyak kaum muda yang berani berkata "Ya" terhadap panggilan Tuhan. "Semoga peristiwa ini membantu mereka mendengarkan suara Tuhan di tengah kebisingan standar duniawi yang sering kali membuat hati gelisah," pungkasnya.
Kontributor Palembang : Andreas Daris Awalistyo
Via
Berita




Posting Komentar