WYD Seoul 2027 Umumkan Lima Santo Pelindung Kaum Muda Dunia
Katolik Terkini - Komite Penyelenggara Lokal (Local Organizing Committee/LOC) untuk Hari Orang Muda Sedunia atau World Youth Day (WYD) Seoul 2027 secara resmi mengumumkan lima santo pelindung yang akan mendampingi perjalanan rohani menuju perhelatan akbar kaum muda Katolik dunia tersebut.
Kelima santo pelindung itu dipilih dengan mempertimbangkan tema WYD Seoul 2027, yakni kebenaran, kasih, dan damai. Mereka adalah Paus Santo Yohanes Paulus II, pendiri World Youth Day; Santo Andreas Kim Taegon dan para sahabatnya, para martir Gereja Korea awal; Santa Frances Xavier Cabrini, pelayan kaum migran; Santa Josephine Bakhita, saksi iman di tengah penderitaan; serta Santo Carlo Acutis, tokoh muda yang dikenal melalui evangelisasi di era digital.
Panitia menjelaskan, kelima tokoh ini mewakili berbagai benua dan generasi. Kehidupan mereka dibentuk oleh pengalaman perang, pengungsian, perbudakan, hingga tantangan budaya modern. Menurut panitia, pengalaman tersebut sangat dekat dengan realitas yang dihadapi banyak kaum muda saat ini.
Proses pemilihan santo pelindung dimulai sejak akhir tahun 2024. Tahapan ini melibatkan survei nasional yang diikuti kaum muda, para pembina OMK, dan pekerja pastoral. Setelah itu, hasil survei dipelajari dan diputuskan melalui proses pertimbangan oleh LOC.
Tidak hanya itu, sekelompok relawan muda juga menghabiskan waktu selama dua bulan untuk mendalami kehidupan dan spiritualitas para santo tersebut. Mereka menyiapkan doa-doa serta simbol-simbol khusus melalui proses refleksi dan diskusi bersama.
Prefek Dikasteri untuk Kaum Awam, Keluarga, dan Kehidupan, Kardinal Kevin Farrell, menegaskan bahwa para santo pelindung memiliki peran penting dalam persiapan setiap World Youth Day.
“Para santo pelindung memainkan peran mendasar dalam persiapan setiap Hari Orang Muda Sedunia. Mereka mengundang kaum muda, para pembina, dan para pastor untuk merenungkan anugerah panggilan Allah, baik panggilan baptis, imamat, hidup bakti, maupun perkawinan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kesaksian hidup para santo ini diharapkan dapat menginspirasi kaum muda di seluruh dunia, terutama mereka yang hidup dalam situasi sulit dan mengalami penganiayaan, agar menyadari bahwa kekudusan bukanlah cita-cita yang jauh, melainkan panggilan nyata bagi setiap orang.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Peter Soon-taick Chung mengatakan bahwa kelima santo tersebut menawarkan teladan konkret bagi generasi muda masa kini.
“Para Santo Pelindung ini berasal dari berbagai benua dan generasi, dan masing-masing menawarkan jalan nyata untuk menghidupi iman di tengah kenyataan yang dihadapi kaum muda saat ini,” katanya.
Ia berharap kaum muda dapat menemukan inspirasi hidup dari para santo tersebut dan membangun ikatan rohani yang mendalam selama masa persiapan menuju WYD Seoul 2027.
Sebagai bagian dari persiapan, panitia juga akan terus memperkenalkan para santo pelindung melalui platform resmi serta menghadirkan berbagai program rohani menjelang pertemuan internasional pada tahun 2027.
Selain itu, panitia meluncurkan fitur interaktif bertajuk “Meet Your Patron Saint!” yang mengajak pengguna menjawab sejumlah pertanyaan untuk mengetahui santo pelindung mana yang paling sesuai dengan kepribadian dan perjalanan iman mereka.(AD)
Sumber: Vatican News

Posting Komentar