Siapkan Pemimpin Masa Depan, KomKep se-Sumatera Bahas Sumatera Youth Day dan Kaderisasi
![]() |
| Foto bersama Mgr Yohanes harun Yuwono dan para ketua Komisi Kepemudaan Se-Sumatera (foto; Panitia) |
Acara ini dihadiri oleh utusan dari Keuskupan Agung Palembang, Keuskupan Lampung, Keuskupan Pangkalpinang, Keuskupan Agung Medan, Keuskupan Sibolga, dan Keuskupan Padang. Kegiatan dibuka langsung oleh Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, serta dihadiri oleh Sekretaris Eksekutif Komisi Kepemudaan KWI.
![]() |
| Suasana pertemuan Komisi Kepemudaan Regio Sumatera di RR Giri Nugraha Palembang 4-6 Februari 2026 ( Foto: Daris) |
Melampaui Tembok Gereja
Salah satu agenda utama
adalah membahas misi besar melahirkan kader yang tidak hanya aktif dalam
kegiatan internal gereja, tetapi juga berani terjun ke kancah politik dan
kebijakan publik. Dalam sesi tersebut, Ketua Komkep Keuskupan Tanjungkarang, Romo Yohanes Agus Susanto,
memaparkan konsep "Servus
KTJK" (Kader Pelayan Keuskupan).
Konsep ini lahir dari
keprihatinan atas lemahnya militansi iman Orang Muda Katolik (OMK) saat
berhadapan dengan dinamika ruang publik. Sebagai solusi, disusunlah tiga
tingkatan kaderisasi berdasarkan usia:
1.
Tingkat
Dasar (16–19 tahun): Fokus pada pengenalan diri dan kedisiplinan.
2.
Tingkat
Madya (18–26 tahun): Melibatkan mahasiswa untuk lebih peka terhadap isu-isu
sosial.
3. Tingkat Utama: Mempersiapkan anak muda menduduki posisi strategis di pemerintahan atau organisasi kemasyarakatan demi membawa semangat perubahan sosial yang berlandaskan nilai Kristiani.
![]() |
| pembahasan tentang kaderisasi untuk orang muda katolik dalam pertemuan KomKep Regio Sumatera di RR Giri Nugraha 4-6 Februari 2026 |
Kolaborasi Lintas Lini
Ketua Komisi Kepemudaan KWI,
Romo Frans Kristi Adi Prasetya,
menegaskan bahwa tanggung jawab kaderisasi tidak boleh hanya dibebankan kepada
satu komisi saja.
"Kaderisasi ini adalah tanggung jawab bersama secara lintas komisi. Kolaborasi adalah kunci; jenjang dasar didampingi oleh Komkep, jenjang madya didukung oleh Komisi Pendidikan, dan pada jenjang utama akan dikawal oleh Komisi Kerasulan Awam (Kerawam)," tegas Romo Kristi dalam paparannya.
![]() |
| Peserta pertemuan komisi kepemudan regioSumatera berfoto bersama Uskup Agung Palembang Mgr Yohanes Harun Yuwono ( Foto; Panitia) |
Yohanes Pemandi Effendi selaku sekretaris Kompek Keuskupan agung
Palembang kepada media ini mengatakan bahwa: meski setiap wilayah memiliki karakter yang
berbeda, pertemuan ini menyepakati penyusunan modul bersama untuk tingkat Madya
dan Utama guna menjaga standar kualitas kader di seluruh Sumatera. Sementara
itu, untuk tingkat dasar, setiap keuskupan diberikan keleluasaan untuk
berinovasi sesuai konteks lokal masing-masing.
Selain pembahasan kaderisasi, pertemuan ini juga menjadi ajang self-assessment Regio Sumatera serta pembahasan awal rencana Sumatera Youth Day. Melalui langkah konkret ini, Gereja di Sumatera membuktikan komitmennya dalam mencetak pemimpin masa depan yang kompeten, militan, dan siap melayani masyarakat luas.
Kontributor Palembang : Andreas Daris Awalistyo




Posting Komentar