-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Humaniora Inspirasi Internasional Lifestyle Refleksi Tersentuh Nyanyian Natal, Seorang Ibu Batalkan Aborsi dan Memilih Pertahankan Bayi Dalam Kandungannya
Berita Humaniora Inspirasi Internasional Lifestyle Refleksi

Tersentuh Nyanyian Natal, Seorang Ibu Batalkan Aborsi dan Memilih Pertahankan Bayi Dalam Kandungannya

Katolik terkini
Katolik terkini
18 Des, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Sumber foto dari Catholic News Agency (CNA)

Katolik Terkini - Sebuah tradisi nyanyian lagu Natal yang dilakukan kelompok pro-kehidupan di depan klinik aborsi dilaporkan telah mendorong sejumlah perempuan hamil untuk membatalkan niat melakukan aborsi dan memilih mempertahankan kehamilan mereka.

Kisah ini berawal pada tahun 2003, ketika seorang perempuan hamil yang berada di sebuah fasilitas aborsi di Chicago mendengar lantunan lagu Natal “Silent Night” yang dinyanyikan dari luar gedung.

Lagu tersebut membangkitkan kenangan Natal di masa lalunya dan menyentuh hatinya. Ia kemudian memutuskan untuk meninggalkan tempat tersebut dan mempertahankan bayinya.

“Ia teringat kembali makna Natal dan menyadari bahwa ia tidak sanggup melanjutkan aborsi itu,” ujar Matthew Yonke, juru bicara Pro-Life Action League, organisasi yang mengoordinasikan kegiatan nyanyian Natal tersebut.

Menurut Yonke, perempuan tersebut menjadi yang pertama dari banyak perempuan lain yang kemudian memilih untuk melahirkan setelah mendengar lagu-lagu Natal.

Sejak saat itu, kegiatan nyanyian Natal di depan klinik aborsi berkembang menjadi tradisi tahunan dan kini dilaksanakan di berbagai wilayah di Amerika Serikat.

Menjelang Hari Natal tahun ini, hampir 100 kelompok penyanyi lagu Natal dilaporkan berkumpul di depan berbagai fasilitas aborsi di seluruh negeri. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional bertajuk “Peace in the Womb” atau Damai di Dalam Rahim.

Dalam siaran pers yang dibagikan kepada Catholic News Agency (CNA), Pro-Life Action League menyatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menyampaikan pesan damai dan sukacita Natal di tempat-tempat yang mereka anggap penuh penderitaan.

Yonke menyebut kegiatan ini sebagai seruan damai. “Pada masa Natal, dunia berusaha mengesampingkan perbedaan dan mencari perdamaian. Kami mengajak orang-orang untuk mengingat bahwa rahim seharusnya menjadi tempat damai, bukan tempat kekerasan,” ujarnya.

Kisah Pembatalan Aborsi Terus Terjadi

Yonke mengungkapkan bahwa kisah-kisah perempuan yang membatalkan aborsi setelah mendengar nyanyian Natal terus terjadi sejak tahun pertama pelaksanaan kegiatan ini.

Pada 13 Desember lalu, setelah para penyanyi selesai bernyanyi di Downers Grove, Illinois, sepasang kekasih mendatangi para aktivis pro-kehidupan yang masih berada di lokasi.

“Pasangan itu mengatakan kepada konselor bahwa mereka memutuskan untuk mempertahankan bayi mereka setelah mendengar lagu-lagu Natal,” kata Yonke.

Sepanjang bulan Desember ini saja, Pro-Life Action League telah mendengar setidaknya dua kisah serupa. Salah satunya terjadi di Milwaukee, Wisconsin, ketika seorang perempuan muda berada di dalam mobil yang hendak memasuki area parkir sebuah klinik aborsi di St. Paul Avenue.

Seorang penyanyi Natal sempat menyerukan, “Tolong jangan bunuh bayimu saat Natal.” Mobil tersebut sempat masuk ke area parkir, namun beberapa menit kemudian berbalik arah tanpa sang perempuan pernah masuk ke dalam klinik.

Simbol Palungan Kosong di Washington

Kegiatan serupa juga berlangsung di Renton, Washington, pada 14 Desember. Sekelompok penyanyi lagu Natal bernyanyi di depan sebuah fasilitas aborsi sebagai bagian dari kerja sama antara Pro-Life Action League dan komunitas Katolik setempat.

Richard Bray, aktivis pro-kehidupan yang mengorganisasi kegiatan tersebut bersama Kementerian Respect Life Paroki St. Stephen Martir, menyebut acara itu sebagai pengalaman yang berkesan.

“Ini acara yang luar biasa. Saya rasa setiap gereja Katolik seharusnya melakukan hal serupa di komunitas mereka,” ujar Bray.

Dalam kegiatan di Renton, para peserta membawa sebuah palungan buatan tangan yang dibuat oleh seorang umat berusia 88 tahun. Palungan tersebut dibiarkan kosong sebagai simbol.

“Palungan kosong melambangkan bahwa Kristus akan datang saat Natal, sekaligus menggambarkan tempat tidur bayi yang menjadi kosong setelah aborsi,” jelas Bray.

Menurutnya, melakukan aborsi di masa Natal merupakan sesuatu yang sangat menyedihkan. Karena itu, mereka memilih untuk bernyanyi dan mengingatkan para ibu serta masyarakat bahwa, menurut keyakinan mereka, keselamatan dunia lahir dari sebuah kehamilan yang tidak direncanakan.(AD)

Sumber: Catholic News Agency (CNA)

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka

Katolik terkini- Maret 03, 2026 0
Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka
Suster Fransiska Imakulata, SSpS Katolik Terkini - Nama Suster Fransiska Imakulata, SSpS, atau yang akrab disapa Suster Ika, mendadak menjadi perhatian publik …

Most Popular

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Februari 27, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Februari 27, 2026

Populart Categoris

  • Berita822
  • Cerpen7
  • Doa79
  • Film17
  • Filsafat9
  • Internasional342
  • Jelajah114
  • Lifestyle196
  • Nasional117
  • Pelayanan Sosial114
  • Puisi2
  • Refleksi337
  • Sosok304
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini