-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Daerah Refleksi Traveling Festival Golo Koe 2025: Ajang Kolaborasi Budaya, Agama, dan Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo
Berita Daerah Refleksi Traveling

Festival Golo Koe 2025: Ajang Kolaborasi Budaya, Agama, dan Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Katolik terkini
Katolik terkini
19 Jun, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Katolik Terkini - Festival Golo Koe 2025 secara resmi dicanangkan dalam sebuah acara peluncuran yang berlangsung meriah di halaman Kantor Bupati Manggarai Barat pada Jumat pagi, (9/5/2025).

Kegiatan launching ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, yang didampingi Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, serta Vikaris Jenderal Keuskupan Labuan Bajo.

Festival Golo Koe tahun ini mengusung tema besar: “Merajut Kebangsaan dan Pariwisata Berkelanjutan yang Sinodal dan Inklusif”, sebagai refleksi dari semangat kolaborasi, keterlibatan lintas pihak, dan upaya memperkuat nilai-nilai kebhinekaan serta spiritualitas lokal dalam pengembangan pariwisata di kawasan Labuan Bajo.

Pariwisata Jadi Denyut Kehidupan, Festival Golo Koe Jadi Ruang Kolaborasi

Dalam sambutannya, Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, menyampaikan bahwa Festival Golo Koe 2025 harus menjadi simbol budaya baru gereja yang inklusif, sinodal, dan kolaboratif.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak untuk menjadikan festival ini bukan hanya acara seremonial, melainkan bagian dari transformasi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

“Semakin banyak yang terlibat, semakin baik. Semangat kolaborasi lintas agama dan lintas sektor harus kita wujudkan demi hasil yang lebih produktif dan berdaya guna,” ungkap Uskup Maksi di hadapan para peserta.

Uskup Maksi juga menegaskan bahwa Festival Golo Koe adalah milik bersama, sebuah ruang yang dapat membawa manfaat luas bagi masyarakat dan menjadikan pariwisata sebagai bagian dari denyut kehidupan sehari-hari. Ia berharap festival ini memperluas akses masyarakat terhadap peluang ekonomi dari sektor pariwisata.

Tema 2025: “Merajut Kebangsaan dan Pariwisata Berkelanjutan”

Festival Golo Koe 2025 merupakan penyelenggaraan tahun keempat sejak pertama kali digelar pada tahun 2022. Tahun ini, Keuskupan Labuan Bajo yang telah menjadi gereja lokal mandiri, memilih tema besar yang menekankan pada pembangunan pariwisata yang inklusif dan berakar pada nilai-nilai kebangsaan dan spiritualitas lokal.

Sekretaris Jenderal Keuskupan Labuan Bajo, RD Frans Nala, menjelaskan bahwa tema ini lahir dari arah dasar karya pastoral keuskupan. Festival ini ingin menjadi perwujudan dari rumah kebangsaan yang ramah dan mozaik persaudaraan yang harmonis di tengah keragaman etnis, budaya, dan agama di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Menggali Spirit Sinodal dan Inklusif dalam Pariwisata

Festival Golo Koe bukan sekadar ajang seni dan budaya, melainkan platform spiritual dan sosial yang menegaskan kembali pentingnya sinodalitas (berjalan bersama) dan inklusivitas (merangkul semua).

Konsep ini tercermin dalam susunan kepanitiaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat: pemerintah daerah, tokoh lintas agama, komunitas budaya, lembaga sosial, dan institusi pendidikan.

“Pariwisata harus mengabdi pada kemanusiaan dan tumbuh di atas nilai-nilai religi dan budaya,” tegas RD Frans Nala.

Ia juga menyampaikan bahwa Festival Golo Koe dapat menjadi sumbangsih nyata gereja dalam mendorong pembangunan pariwisata berkelanjutan yang berbasis budaya lokal dan keterlibatan masyarakat.

Turisme sebagai Sarana Perjumpaan dan Pertumbuhan Iman

Keuskupan Labuan Bajo memandang bahwa turisme bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga sebagai ruang perjumpaan antara iman, budaya, dan kepedulian ekologis.

Pariwisata harus menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan kemanusiaan, membangun solidaritas sosial, serta menginspirasi pertumbuhan spiritual bagi semua pihak yang terlibat.

Dengan semangat ini, Festival Golo Koe 2025 diharapkan tidak hanya menghidupkan pariwisata Labuan Bajo, tetapi juga menjadi model pengembangan pariwisata yang adil, partisipatif, dan memberdayakan masyarakat lokal.

Tentang Festival Golo Koe

Festival Golo Koe merupakan festival religi-budaya tahunan yang awalnya diinisiasi oleh Keuskupan Ruteng sejak tahun 2022. Acara ini rutin digelar untuk memperkuat identitas lokal, mempererat kebersamaan lintas budaya dan agama, serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di NTT.

Festival ini kini menjadi bagian penting dari agenda budaya dan pariwisata di wilayah Manggarai Barat.

Festival Golo Koe 2025 membawa pesan yang kuat dan relevan di tengah upaya membangun pariwisata yang tidak sekadar mengejar keuntungan ekonomi, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, spiritualitas, dan kebersamaan.

Dengan keterlibatan berbagai pihak dan semangat kolaboratif, festival ini berpotensi menjadi ikon baru pariwisata berbasis nilai di Indonesia Timur. (AD)


Dari Komsos Keuskupan Labuan Bajo 

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka

Katolik terkini- Maret 03, 2026 0
Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka
Suster Fransiska Imakulata, SSpS Katolik Terkini - Nama Suster Fransiska Imakulata, SSpS, atau yang akrab disapa Suster Ika, mendadak menjadi perhatian publik …

Most Popular

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Rawat Toleransi, Gereja Katolik St. Yoseph Palembang Bagikan Takjil Selama Ramadan

Rawat Toleransi, Gereja Katolik St. Yoseph Palembang Bagikan Takjil Selama Ramadan

Februari 27, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Rawat Toleransi, Gereja Katolik St. Yoseph Palembang Bagikan Takjil Selama Ramadan

Rawat Toleransi, Gereja Katolik St. Yoseph Palembang Bagikan Takjil Selama Ramadan

Februari 27, 2026

Populart Categoris

  • Berita822
  • Cerpen7
  • Doa79
  • Film17
  • Filsafat9
  • Internasional342
  • Jelajah114
  • Lifestyle196
  • Nasional117
  • Pelayanan Sosial114
  • Puisi2
  • Refleksi337
  • Sosok304
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini