-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Humaniora Internasional Perdamaian Refleksi Sosok Pesan Mengejutkan dari Vatikan! Paus Fransiskus Bicara di Festival Sanremo
Berita Humaniora Internasional Perdamaian Refleksi Sosok

Pesan Mengejutkan dari Vatikan! Paus Fransiskus Bicara di Festival Sanremo

Katolik terkini
Katolik terkini
12 Feb, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Sumber foto dari Vatican news

Katolik Terkini - Festival Musik Sanremo, Italia, tak hanya diramaikan oleh para musisi terkenal, tetapi juga mendapat perhatian khusus dari Paus Fransiskus yang menyampaikan pesan penting mengenai peran musik dalam menciptakan perdamaian dunia.

Dalam acara yang digelar di Teater Ariston, pembawa acara sekaligus direktur artistik festival, Carlo Conti, mengumumkan adanya kejutan spesial. Sebuah pesan yang tidak tercantum dalam jadwal resmi edisi ke-75 Festival Sanremo disampaikan oleh Paus Fransiskus melalui video yang direkam dari Casa Santa Marta, Vatikan.

Dalam pesannya, Paus menegaskan bahwa musik adalah "alat untuk perdamaian." Menurutnya, musik adalah bahasa yang dapat dipahami oleh semua bangsa dalam berbagai cara dan mampu menyentuh hati setiap orang. 

Musik juga memiliki kekuatan untuk mempererat hubungan antarbangsa dan menciptakan harmoni dalam kehidupan bersama.

Sebagai contoh nyata dari pesan tersebut, setelah video Paus Fransiskus ditayangkan, panggung Sanremo menyajikan penampilan istimewa. 

Penyanyi Israel, Noa, dan penyanyi Palestina, Mira Awad, membawakan lagu "Imagine" karya John Lennon dalam tiga bahasa: Ibrani, Arab, dan Inggris. Penampilan ini menggambarkan persatuan dan harapan untuk perdamaian dunia.

Paus Fransiskus: "Perang Menghancurkan Anak-Anak"

Dalam pesannya, Paus Fransiskus juga menyoroti dampak buruk konflik global terhadap anak-anak. Ia menyatakan bahwa banyak anak di dunia yang tidak bisa bernyanyi, bukan karena mereka tidak mampu, tetapi karena mereka menangis dan menderita akibat ketidakadilan, peperangan, dan konflik.

"Perang menghancurkan anak-anak," tegas Paus. 

Paus Fransiskus mengungkapkan keinginannya untuk melihat mereka yang dulunya saling membenci kini dapat berjabat tangan, berpelukan, dan melalui kehidupan serta musik menyatakan bahwa perdamaian itu mungkin.

Festival Sanremo, menurut Paus Fransiskus, adalah salah satu contoh bagaimana musik bisa menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang untuk sebuah tujuan yang lebih besar, yaitu perdamaian dunia.

Kenangan Manis Bersama Anak-Anak Dunia

Paus Fransiskus juga mengenang momen kebersamaannya dengan Carlo Conti dalam perayaan Hari Anak Sedunia tahun lalu di Stadion Olimpiade Roma. Ia mengingat bahwa saat itu ia juga menyampaikan pesan tentang pentingnya peduli terhadap anak-anak di seluruh dunia.

"Itu adalah momen yang sangat indah yang selalu saya simpan di hati," ungkap Paus.

Harapan Paus Fransiskus untuk Dunia yang Lebih Adil dan Damai

Paus Fransiskus diakhir videonya, menyampaikan harapan agar musik dapat terus membuka hati banyak orang terhadap kedmaian, kegembiraan dalam kebersamaan, serta bahasa dan pemahaman yang sama. Ia berharap musik dapat mendorong komitmen bersama untuk menciptakan dunia yang lebih adil dan penuh persaudaraan.

Festival Musik Sanremo ini bukan hanya sekadar perayaan musik, tetapi juga menjadi ajang refleksi bagi dunia bahwa musik memiliki kekuatan luar biasa untuk menyatukan perbedaan dan membawa pesan perdamaian yang lebih luas.(AD)

Berita ini disadur dari Vatican News

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka

Katolik terkini- Maret 03, 2026 0
Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka
Suster Fransiska Imakulata, SSpS Katolik Terkini - Nama Suster Fransiska Imakulata, SSpS, atau yang akrab disapa Suster Ika, mendadak menjadi perhatian publik …

Most Popular

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Maret 02, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Maret 02, 2026

Populart Categoris

  • Berita822
  • Cerpen7
  • Doa79
  • Film17
  • Filsafat9
  • Internasional342
  • Jelajah114
  • Lifestyle196
  • Nasional117
  • Pelayanan Sosial114
  • Puisi2
  • Refleksi337
  • Sosok304
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini