-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Refleksi Teologi Puasa dan Tanggung Jawab Sosial: Meninggalkan "Harta" untuk Kebaikan Bersama
Berita Refleksi Teologi

Puasa dan Tanggung Jawab Sosial: Meninggalkan "Harta" untuk Kebaikan Bersama

Katolik terkini
Katolik terkini
08 Feb, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Puasa dan Tanggung Jawab Sosial

Katolik Terkini - Puasa dalam masa Prapaskah bagi orang katolik tidak hanya sekadar menahan untuk tidak makan melainkan sebuah kesempatan untuk melakukan refleksi agar kita bisa mengontrol diri kita agar kita tidak dikendalikan oleh segala sesuatu yang ada di luar diri kita. 

Sebagaimana Yesus pergi ke padang gurun untuk berdoa, demikian pula kita diundang untuk pergi ke tempat sepi guna merenungkan hidup dan kondisi jiwa kita.

Santo Yohanes Paulus II, dalam pesannya untuk Masa Prapaskah (Puasa) pada tahun 1980, memberikan refleksi yang mendalam tentang arti yang sesungguhnya dari Masa Prapaskah (Puasa).

Paus Yohanes Paulus II menekankan bahwa Puasa adalah kesempatan untuk mengevaluasi "harta" dalam hidup kita. Semangat pertobatan dan praktik puasa mendorong kita untuk melepaskan diri dari kepemilikan yang tidak perlu, bahkan terkadang dari yang benar-benar diperlukan. 

Hal ini bertujuan agar kita dapat benar-benar "menjadi" seperti yang diinginkan Allah: "Karena di mana harta kamu berada, di situ juga hatimu akan berada."

Santo Yohanes Paulus II mendorong kita untuk tidak hanya mengidentifikasi harta dunia yang kita pegang, tetapi juga untuk melepaskannya. 

Dalam konteks ini, beliau mengajak kita untuk bersiap-siap melepaskan harta dunia itu dan membiarkan diri diperkaya oleh anugerah Kebangkitan. 

Beliau menyadarkan kita bahwa barang-barang materi yang tidak kita butuhkan seringkali adalah kebutuhan mendasar bagi kelangsungan hidup jutaan manusia.

Lebih lanjut, Santo Yohanes Paulus II menyampaikan bahwa Puasa bukan hanya tentang melepaskan harta pribadi, tetapi juga tentang memberikan kepada orang lain. 

Dia menantang kita untuk membuka mata dan hati kita terhadap kebutuhan sesama manusia, baik secara individu maupun sebagai bagian dari komunitas dimana kita berada.

Dengan melibatkan diri dalam pemisahan diri dan kasih sayang, kita dapat membersihkan hati kita. Puasa bukan hanya tentang menahan diri dari makanan atau kebiasaan tertentu, melainkan juga tentang memberikan harta kita kepada orang lain agar mereka dapat mencapai kesuksesan.

Saat kita memasuki Masa Puasa, mari kita merefleksikan apa yang perlu kita perjuangkan untuk memberikan makna bagi hidup kita dan berusaha untuk melepaskan segala sesuatu yang mungkin menjadi penghalang dalam hubungan kita dengan Allah. 

Puasa bukan hanya tentang kekosongan fisik, tetapi juga tentang pemurnian hati dan pemberian kepada sesama manusia.(AD)

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka

Katolik terkini- Maret 03, 2026 0
Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka
Suster Fransiska Imakulata, SSpS Katolik Terkini - Nama Suster Fransiska Imakulata, SSpS, atau yang akrab disapa Suster Ika, mendadak menjadi perhatian publik …

Most Popular

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Maret 02, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Maret 02, 2026

Populart Categoris

  • Berita822
  • Cerpen7
  • Doa79
  • Film17
  • Filsafat9
  • Internasional342
  • Jelajah114
  • Lifestyle196
  • Nasional117
  • Pelayanan Sosial114
  • Puisi2
  • Refleksi337
  • Sosok304
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini