Paroki St. Fransiskus Assisi Tebet Sambut 10 Baptisan Baru di Malam Paskah
![]() |
| 10 katekumen dibaptis dalam Vigili Paskah di Paroki Tebet |
Katolik Terkini - Suasana penuh sukacita dan haru mewarnai Perayaan Ekaristi Vigili Paskah di Paroki St. Fransiskus Assisi Tebet, ketika sepuluh katekumen dari latar belakang agama Islam dan Buddha resmi diterima menjadi anggota Gereja Katolik melalui Sakramen Baptis.
Perayaan yang sarat makna ini dipimpin oleh Pater Loenzo Heli OFMCap sebagai selebran utama, didampingi oleh Pastor Paroki Pater Barnabas Meriko OFMCap serta Pater Heronimus Papantro OFMCap. Momen pembaptisan yang berlangsung dalam liturgi malam Paskah ini menjadi tanda kelahiran baru dalam iman bagi para katekumen.
Adapun sepuluh orang yang menerima Sakramen Baptis tersebut adalah Skolastika Uun Putri Astuti, Gabriella Mei Hua Ersera, Elizabeth Vivienne Celine Lovely Kurniawan, Andrean Akhmad Aldi Nasution, Kristoforus Arif Herawan Susanto, Kayla Cecilia Callysta, Antonius Ekana Basarah, Bernadette Citra Bhiru Fitria Kirana, Ruth Marsaulina, dan Dymphna Amalia Rahmacywi.
Sebelum prosesi pembaptisan, Ketua Katekis Paroki Asisi Tebet, John Fischer Dois, menyampaikan bahwa para katekumen telah menjalani proses pembinaan iman selama kurang lebih satu tahun dan dinilai layak untuk menerima Sakramen Baptis.
“Pada malam hari ini hadir di tengah kita sepuluh orang katekumen. Atas nama para katekis dan seluruh umat beriman di Gereja Santo Fransiskus Asisi Paroki Tebet, kami menghantar saudara-saudari calon baptis ini untuk menerima Sakramen Baptis,” ungkapnya di hadapan umat yang hadir.
Ia menambahkan bahwa selama masa katekumenat, para calon baptis telah mengikuti pelajaran iman, mendalami Sabda Tuhan, berpartisipasi dalam perayaan Ekaristi, serta terlibat aktif dalam kegiatan rohani. Semangat dan ketekunan mereka menjadi dasar kuat bagi Gereja untuk menerima mereka sebagai anggota baru.
“Harapannya, setelah dibaptis yang bertepatan dengan perayaan Paskah Kristus, mereka semakin setia dan berani menjadi pengikut serta saksi Kristus,” lanjut Fischer.
Dalam ritus pembaptisan, Pater Loenzo Heli OFMCap menegaskan makna mendalam dari Sakramen Baptis sebagai kelahiran kembali dalam Kristus.
“Allah Bapa Tuhan kita Yesus Kristus telah melahirkan saudara kembali melalui air dan Roh Kudus serta mengampuni segala dosa saudara. Saudara kini diangkat menjadi anak-anak-Nya dan dipersatukan dengan umat-Nya,” ujarnya.
Ia juga mengajak para baptisan baru untuk hidup sebagai anak-anak terang. “Kini saudara telah bersatu dengan Kristus, Sang Cahaya dunia. Hiduplah sebagai putra-putri cahaya dan hayatilah iman dengan setia,” pesannya.
Kehadiran sepuluh baptisan baru ini disambut dengan antusias dan sukacita oleh seluruh umat yang memadati gereja. Momen tersebut menjadi tanda nyata pertumbuhan iman dan kehidupan Gereja yang terus berbuah.
Salah satu baptisan baru, Andrean Akhmad Aldi Nasution, yang sebelumnya beragama Islam, mengungkapkan kebahagiaan mendalam atas pengalaman imannya tersebut.
“Malam Paskah kemarin adalah salah satu momen paling berarti dalam hidupku. Aku merasakan damai, sukacita, dan rasa syukur yang begitu dalam,” ungkapnya melalui pesan singkat.
Ia juga menambahkan bahwa baptisan yang diterimanya menjadi awal dari perjalanan iman yang baru. “Aku merasa seperti memulai lembaran baru—lebih dekat dengan Tuhan, lebih kuat dalam iman, dan lebih siap menjalani hidup dengan penuh harapan. Terima kasih untuk semua doa dan dukungan,” tuturnya.
Perayaan Vigili Paskah tahun ini di Paroki St. Fransiskus Assisi Tebet pun menjadi kesaksian hidup akan karya rahmat Allah yang terus bekerja dalam hati umat-Nya, menghadirkan harapan baru dan kehidupan baru dalam terang kebangkitan Kristus.(AD)

Posting Komentar