Berita
Daerah
Humaniora
Nasional
Pendidikan
Mewujudkan Nilai Veritas et Scientia Nobis Lumen, UKMC Luluskan 232 Wisudawan Menjadi Pemimpin yang Melayani
PALEMBANG, Katolik terkini.com – Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC) kembali mengutus tunas-tunas muda gereja dan bangsa melalui prosesi Wisuda XXII yang digelar di Xaverius Centrum Studioroom, Palembang. Sebanyak 232 wisudawan resmi dilantik dan diharapkan menjadi pribadi yang berdaya guna bagi keluarga, sesama, dan Tanah Air.
Semangat Kolaborasi untuk Kemanusiaan
Romo Donatus Kusmartono, SCJ, selaku Ketua Yayasan Musi Palembang, mengawali sambutannya dengan mengajak seluruh wisudawan mensyukuri perjalanan akademik di kampus kebanggaan ini. Beliau menekankan bahwa visi UKMC untuk menjadi perguruan tinggi unggul bukan sekadar mengejar prestasi duniawi, melainkan sebuah komitmen membangun peradaban manusia.
"Membangun masyarakat dan bangsa melalui pendidikan membutuhkan ketekunan dan keterlibatan semua pihak. Di tengah dunia yang kompetitif, UKMC menitipkan tanggung jawab profesional yang selaras dengan sikap etis. Ketekunan dan semangat tinggi akan menjadi kunci yang membuka pintu pengabdian," ungkap Romo Donatus, SCJ.
Menjadi Terang yang Menghangatkan
Senada dengan pesan yayasan, Rektor UKMC, Dr. Maria Yosaphat Dedi Haryanto, SE, M.Si, menekankan pentingnya karakter bagi para lulusan sarjana, diploma, dan tenaga profesional keperawatan. Beliau mengingatkan para lulusan untuk senantiasa menghidupi semboyan universitas dalam setiap langkah karier mereka.
"Dengan semangat Veritas et Scientia Nobis Lumen (Kebenaran dan Ilmu Pengetahuan adalah Terang Kita), jadilah terang yang menghangatkan bagi sesama. Jadilah pemimpin yang melayani (servant leadership), yang mampu menghalau kegelapan ketidakpastian melalui inovasi yang berlandaskan etika," ujar Dr. Dedi. Beliau berharap alumni UKMC menjadi agen perubahan yang cerdas, berkarakter, dan mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya.
Menjaga Jati Diri Manusia di Era Digital
Hadir mewakili Ketua LLDIKTI Wilayah II, Fansyuri Dwi Putra, SE, M.Si (Kepala Bagian Umum), memberikan pesan mengenai tantangan teknologi Artificial Intelligence (AI). Dalam perspektif kemanusiaan, ia mengingatkan agar teknologi digunakan untuk memuliakan kehidupan, bukan menggantikan jati diri manusia.
"Perlu sinergi antara peradaban manusia dan teknologi digital. Di tengah revolusi AI, kita tidak boleh hanyut ditelan zaman. Manusia harus tetap menjadi pusat peradaban yang memanfaatkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan hidup tanpa kehilangan jati diri," tuturnya di hadapan para wisudawan.
Prestasi dan Teladan
Kebahagiaan wisuda kali ini semakin lengkap dengan diumumkannya Hellen Wijaya dari Fakultas Humaniora dan Ilmu Pendidikan sebagai lulusan terbaik. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh alumni untuk terus belajar dan berinovasi sesuai slogan UKMC: Cerdas, Berkarakter, Menginspirasi.
Via
Berita




Posting Komentar