MGMP–KKGAK Pendidikan Agama Katolik Jakarta Selatan Perkuat Kolaborasi Guru di Awal 2026
Katolik Terkini - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru Agama Katolik (KKGAK) Pendidikan Agama Katolik (PAKat) se-Jakarta Selatan mengawali tahun 2026 dengan menggelar Perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama dengan tema “Mari Berhimpun”.
Kegiatan ini, menjadi wujud syukur atas selesainya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semester ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 sekaligus mempererat solidaritas guru Pendidikan Agama Katolik, dilaksanakan pada Rabu, (7/1/2026), di Aula SMAN 34 Jakarta Selatan. Acara berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 15.00 WIB.
Perayaan Natal bersama ini diikuti oleh guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) dari jenjang SD, SMP, dan SMA, baik dari sekolah negeri maupun swasta di wilayah Jakarta Selatan.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh pengawas Pendidikan Agama Katolik Kementerian Agama Jakarta Selatan, yang turut memberikan pembinaan dan arahan.
Rangkaian acara diawali dengan pertemuan MGMP–KKGAK Pendidikan Agama Katolik Jakarta Selatan sebagai forum evaluasi dan refleksi program kerja.
Dalam sambutannya, Ketua MGMP PAKat Jakarta Selatan, Suradi, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para Bruder, Suster, serta Bapak dan Ibu Guru Pendidikan Agama Katolik. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan.
Menurut Suradi, pertemuan MGMP–KKGAK di awal tahun 2026 ini menjadi bukti kekompakan dan solidaritas guru Pendidikan Agama Katolik Jakarta Selatan dalam menjalankan tugas panggilan sebagai pendidik. Ia mengajak seluruh anggota MGMP dan KKGAK untuk terus aktif, kreatif, dan kolaboratif dalam mencerdaskan generasi muda melalui pendidikan yang berkualitas.
Sementara itu, Kepala SMAN 34 Jakarta, Dra. Rifni Hayati, M.Pd., selaku tuan rumah, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia mengungkapkan rasa bangga karena SMAN 34 Jakarta dipercaya menjadi lokasi kegiatan MGMP–KKG Pendidikan Agama Katolik Jakarta Selatan.
Menurutnya, kegiatan MGMP dan KKGAK merupakan wadah penting bagi para guru untuk berbagi praktik baik, memperkaya wawasan, dan saling meneguhkan demi peningkatan mutu pendidikan.
Setelah itu, sesi pembinaan disampaikan oleh Pengawas MGMP–KKGAK Pendidikan Agama Katolik Jakarta Selatan, yang diwakili oleh Barnabas Siswanto, M.Pd.
Dalam pembinaannya, ia mengajak para guru untuk merefleksikan dan mengevaluasi program MGMP, menilai pelaksanaannya pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026, serta mengidentifikasi kendala dalam kegiatan belajar mengajar (KBM).
Pembinaan dilanjutkan dengan sharing penerapan metode pembelajaran inovatif dari berbagai jenjang pendidikan.
Dari jenjang SMA, Romadl dari SMA Charitas membagikan pengalaman penerapan metode pembelajaran interaktif melalui bermain peran dan pembuatan video podcast. Sementara itu, Any dari SMA Tarakanita memaparkan praktik metode deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik.
Dari jenjang SMP, sesi berbagi pengalaman disampaikan oleh Mateus Aditya dari SMP Charitas, yang menjelaskan penerapan strategi pembelajaran kontekstual dalam kelas.
Setelah istirahat makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan Perayaan Misa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sebagai puncak acara. Misa Kudus dipersembahkan oleh Pastor Antonius Heruyono, SCJ, sebagai ungkapan syukur atas selesainya KBM semester ganjil, perayaan Natal, serta permohonan berkat dan penyertaan Tuhan di tahun 2026.
Dalam homilinya, Pastor Heru mengajak para guru Pendidikan Agama Katolik untuk melakukan introspeksi diri sebagai pendidik. Ia menegaskan pentingnya kehadiran guru yang menghadirkan rasa aman, nyaman, dan menenangkan bagi peserta didik.
“Guru dipanggil untuk menjadi teladan iman, menghadirkan keheningan dalam doa, serta kasih yang meneguhkan, sebagaimana Yesus yang selalu hadir dan berkata, ‘Jangan takut’,” tegas Pastor Heru.
Melalui kegiatan Natal dan Tahun Baru Bersama MGMP–KKGAK Pendidikan Agama Katolik Jakarta Selatan 2026, para guru meneguhkan komitmen untuk terus berhimpun, berkolaborasi, dan melayani dunia pendidikan dengan semangat iman, profesionalisme, dan kebersamaan.(AD)

Posting Komentar