-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Daerah Inspirasi Refleksi Menjadi Misionaris Kecil di Hari Epifani, Kisah Anak-anak Sekami Paroki Datak
Berita Daerah Inspirasi Refleksi

Menjadi Misionaris Kecil di Hari Epifani, Kisah Anak-anak Sekami Paroki Datak

Katolik terkini
Katolik terkini
04 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Anak Sekami Paroki Datak merayakan Hari Anak Misioner Sedunia yang bertepatan dengan Hari Raya Epifani atau Hari Penampakan Tuhan dengan penuh sukacita pada Minggu (4/1/2026).

Katolik Terkini - Anak-anak Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (Sekami) Paroki St. Teresa Kalkuta Datak, Kabupaten Manggarai Barat, merayakan Hari Anak Misioner Sedunia yang bertepatan dengan Hari Raya Epifani atau Hari Penampakan Tuhan dengan penuh sukacita. 

Perayaan tersebut berlangsung dalam Ekaristi Minggu, (4/1/2026), di Gereja Paroki St. Teresa Kalkuta Datak.

Dalam perayaan Ekaristi tersebut, seluruh tugas liturgi dipercayakan sepenuhnya kepada anak-anak Sekami. Mereka terlibat aktif sebagai komentator, pemazmur, lektor, paduan suara, hingga petugas liturgi lainnya.

Fanisaketi Hadia bertugas sebagai komentator, Viani sebagai pemazmur, dan Lidiana Aneta Jelita sebagai lektor. Paduan suara anak-anak Sekami dipandu oleh Sr. Yovita Koa, SFSC, bersama Megaliani Harti sebagai dirigen.

Perayaan Ekaristi dipimpin langsung oleh Pastor Paroki St. Teresa Kalkuta Datak, Romo Yohanes Fredi Saldi, Pr. Dalam homilinya, Romo Dedi menegaskan bahwa perayaan Epifani mengajak umat untuk mengenang kedatangan tiga Raja Bijak dari Timur yang datang menyembah Yesus Kristus di Betlehem. 

Menurutnya, persembahan yang dikumpulkan dalam perayaan ini juga menjadi wujud dukungan dan doa bagi anak-anak misioner yang hidup dan berkarya di berbagai belahan dunia, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Ada tiga Raja Bijak yang datang menemui Yesus di Betlehem. Pertama, Raja Baltasar yang dalam beberapa tradisi dikenal membawa persembahan berupa gandum atau rempah, melambangkan bahwa Kristus adalah pemberi kehidupan dan pemenuhan bagi umat manusia,” ungkap Romo Dedi.

Ia melanjutkan, Raja Melkior mempersembahkan emas sebagai simbol Kristus sebagai Raja dan Penguasa alam semesta, sementara Raja Gaspar membawa kemenyan (frankincense) yang melambangkan bahwa Kristus adalah Allah yang layak disembah.

Ketiga raja ini, kata Romo Dedi, menjadi tanda bahwa keselamatan yang dibawa Kristus diperuntukkan bagi seluruh umat manusia tanpa terkecuali.

“Para raja ini menunjukkan bahwa Kristus datang bukan hanya untuk satu bangsa, melainkan untuk seluruh umat manusia. Inilah dasar dari karya misi Gereja, termasuk peran penting anak-anak dalam mewartakan kabar baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Romo Dedi menekankan bahwa anak-anak misioner mengingatkan seluruh umat bahwa setiap orang, tanpa memandang usia, dapat ambil bagian dalam karya pewartaan Injil.

Dengan kesetiaan dan keberanian, anak-anak Sekami menjadi teladan dalam mewujudkan kasih dan kebenaran Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan itu, Romo Dedi juga mengimbau para orang tua agar memberikan nama kepada anak-anak yang memiliki arti dan makna baik sebagai doa dan harapan hidup mereka.

Seluruh rangkaian persiapan dan pelaksanaan tugas anak-anak Sekami didampingi oleh para pendamping, yakni Sr. Yovita Koa, SFSC, Sr. Marselina Elin, SFSC, serta salah satu anggota Orang Muda Katolik (OMK), Ibu Maria Sera.

Usai perayaan Ekaristi, anak-anak Sekami melanjutkan kegiatan Kunjungan Tiga Raja, yakni kunjungan ke rumah-rumah umat. Anak-anak dibagi ke dalam lima kelompok yang masing-masing didampingi oleh pendamping.

Kelompok pertama didampingi oleh Sr. Yovita Koa, SFSC; kelompok kedua oleh Maria Sera; kelompok ketiga oleh Sr. Maria Bergitar Marta Durto, SFSC; kelompok keempat oleh Sr. Marselina Elin, SFSC; dan kelompok kelima oleh Setelawes Indra Danggur bersama teman-teman OMK lainnya.

Dalam kegiatan ini, anak-anak memerankan berbagai tokoh simbolis. Peran bintang sebagai penunjuk jalan diperankan oleh Megaliani Harti. Raja Gaspar diperankan oleh Kristiano Delona Erlangga yang datang dari arah selatan, Raja Baltasar oleh Fransiskus Aditia Nigul dari arah timur, dan Raja Melkior oleh Wawantus Mahu dari arah barat.

Sementara itu, pembawa kotak kolekte sebagai simbol persembahan kepada Kanak-kanak Yesus diperankan oleh Yuni. Doa dipimpin oleh Karolina Suryani, sedangkan penulisan tanda berkat di pintu rumah umat “20 + C + M + B + 26”, yang berarti Christus Mansionem Benedicat (Semoga Kristus memberkati rumah ini dan semua penghuninya), dilakukan oleh petugas yang telah ditentukan.

“Anak-anak merasa sangat senang dan antusias. Sambutan dari Romo dan umat juga sangat baik,” ungkap Sr. Yovita Koa, SFSC, kepada Katolik Terkini.

Perayaan Hari Anak Misioner Sedunia ini menjadi momen berharga bagi anak-anak Sekami Paroki St. Teresa Kalkuta Datak untuk belajar melayani, beriman, dan mewartakan kasih Kristus sejak dini melalui keterlibatan nyata dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.(AD)

Ditulis oleh Suster Marselina Elin, SFSC

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka

Katolik terkini- Maret 03, 2026 0
Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka
Suster Fransiska Imakulata, SSpS Katolik Terkini - Nama Suster Fransiska Imakulata, SSpS, atau yang akrab disapa Suster Ika, mendadak menjadi perhatian publik …

Most Popular

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Februari 27, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Februari 27, 2026

Populart Categoris

  • Berita822
  • Cerpen7
  • Doa79
  • Film17
  • Filsafat9
  • Internasional342
  • Jelajah114
  • Lifestyle196
  • Nasional117
  • Pelayanan Sosial114
  • Puisi2
  • Refleksi337
  • Sosok304
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini