-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Internasional Perdamaian Refleksi Sosok Traveling Laporan Fides Vatikan: 17 Misionaris Tewas Sepanjang 2025, Afrika dan Nigeria Paling Banyak
Berita Internasional Perdamaian Refleksi Sosok Traveling

Laporan Fides Vatikan: 17 Misionaris Tewas Sepanjang 2025, Afrika dan Nigeria Paling Banyak

Katolik terkini
Katolik terkini
06 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Fides Catat 17 Misionaris Dibunuh pada 2025, Nigeria Jadi Negara Paling Mematikan

Katolik Terkini - Kantor Berita Fides milik Vatikan merilis laporan tahunan mengenai para misionaris dan pekerja pastoral yang terbunuh sepanjang tahun 2025.

Dalam laporan tersebut tercatat 17 orang tewas di berbagai belahan dunia, dengan benua Afrika, khususnya Nigeria, menjadi wilayah paling terdampak.

Menurut Fides, yang merupakan layanan resmi dari Serikat Karya Misi Kepausan (Pontifical Mission Societies), dari total 17 korban, 10 di antaranya meninggal di Afrika, dan lima kematian terjadi di Nigeria. 

Laporan ini dipublikasikan pada 30 Desember 2025, bertepatan dengan berakhirnya tahun dan penutupan Yubileum Harapan.

Peningkatan Jumlah Korban

Laporan Fides 2025 mencatat adanya peningkatan jumlah korban dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, tercatat 14 misionaris terbunuh, sementara pada 2025 jumlahnya naik menjadi 17 orang.

Dari keseluruhan korban tahun ini, terdiri atas: 10 imam; 2 seminariwan, 2 katekis, 2 suster religious, dan 1 umat awam

Sejak tahun 2000 hingga 2025, Fides mencatat total 626 misionaris dan pekerja pastoral meninggal dunia akibat kekerasan.

Fides menegaskan bahwa istilah “misionaris” dalam laporan ini digunakan dalam arti luas, mencakup semua umat Katolik yang terlibat dalam kegiatan pastoral dan meninggal dalam situasi kekerasan, terlepas dari apakah kematian tersebut memenuhi kriteria kanonik sebagai martir.

Afrika Tetap Wilayah Paling Berbahaya

Afrika kembali tercatat sebagai benua paling berbahaya bagi karya misi Gereja Katolik. Dari 10 kematian di Afrika pada 2025, enam korban adalah imam, dua seminaris, dan dua katekis.

Negara-negara yang terdampak meliputi Burkina Faso, Kenya, Sierra Leone, Sudan, dan Nigeria, dengan Nigeria menyumbang setengah dari total kematian di benua tersebut.

Dalam wawancara dengan Fides, Uskup Agung Fortunatus Nwachukwu, Sekretaris Dikasteri untuk Evangelisasi dan juga warga Nigeria, menyebut tragedi ini sebagai “sumber kesedihan yang mendalam” sekaligus “sedikit rasa malu.”

“Nigeria adalah salah satu negara dengan populasi paling religius di dunia, orang-orang beriman, baik Kristen maupun Muslim. Kita semua mengaku sebagai pembawa damai,” ujarnya.

Ia juga menyerukan agar komunitas Muslim turut mengecam dan menolak penyalahgunaan agama untuk melakukan kekerasan.

“Kita semua harus menolak segala bentuk pembenaran penggunaan agama untuk melakukan tindakan kekerasan, bahkan hingga merenggut nyawa manusia,” tegasnya.

Uskup Agung Nwachukwu menambahkan bahwa para korban tidak tewas karena mencari kepahlawanan, melainkan menjadi korban kekerasan dalam aktivitas sehari-hari mereka, seperti di seminari atau sekolah.

Ia mendesak pemerintah Nigeria untuk meningkatkan upaya perlindungan terhadap warga sipil dan memperbaiki situasi keamanan nasional.

Amerika, Asia, dan Eropa Juga Terdampak

Selain Afrika, kawasan Amerika menjadi wilayah kedua dengan jumlah korban terbanyak pada 2025. Fides mencatat empat misionaris terbunuh di kawasan ini, yakni dua imam di Meksiko dan Amerika Serikat, serta dua suster religius di Haiti.

Di Asia, seorang imam di Myanmar dan seorang umat awam yang berprofesi sebagai guru di Filipina dilaporkan meninggal dunia akibat kekerasan. Sementara itu, di Eropa, seorang imam terbunuh di Polandia.

Kisah Para Korban

Laporan Fides juga menyoroti sejumlah kisah tragis para korban. Salah satunya adalah Emmanuel Alabi, seorang seminaris muda asal Nigeria yang meninggal dunia pada Juli 2025 setelah dipaksa melakukan perjalanan panjang oleh para penculiknya. Ia sebelumnya terluka dalam serangan terhadap seminari kecil di Ivianokpodi.

Fides juga mencatat pembunuhan Suster Evanette Onezaire dan Suster Jeanne Voltaire, anggota Kongregasi Suster-Suster Santa Therese dari Kanak-Kanak Yesus, yang tewas pada Maret 2025 akibat serangan geng bersenjata di Haiti.

Selain itu, Fides menyoroti kematian Pastor Donald Martin, imam Katolik Burma pertama yang terbunuh dalam konflik berkepanjangan di Myanmar. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan termutilasi pada Februari 2025 oleh umat parokinya di kompleks gereja.

Panggilan untuk Perdamaian

Melalui laporan tahunan ini, Fides kembali menegaskan bahwa para korban adalah pelayan Gereja yang mengabdikan hidup mereka bagi perdamaian, pendidikan, dan pelayanan pastoral, sering kali di tengah situasi konflik, kemiskinan, dan ketidakadilan.

Laporan tersebut menjadi mengingatkan kita akan tingginya risiko yang dihadapi para misionaris, sekaligus seruan bagi komunitas internasional dan pemerintah setempat untuk meningkatkan perlindungan terhadap mereka yang bekerja demi kemanusiaan dan perdamaian.(AD)

Sumber: Vatican News

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka

Katolik terkini- Maret 03, 2026 0
Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka
Suster Fransiska Imakulata, SSpS Katolik Terkini - Nama Suster Fransiska Imakulata, SSpS, atau yang akrab disapa Suster Ika, mendadak menjadi perhatian publik …

Most Popular

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Februari 27, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Februari 27, 2026

Populart Categoris

  • Berita822
  • Cerpen7
  • Doa79
  • Film17
  • Filsafat9
  • Internasional342
  • Jelajah114
  • Lifestyle196
  • Nasional117
  • Pelayanan Sosial114
  • Puisi2
  • Refleksi337
  • Sosok304
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini