Uskup Baru New York: Dekat dengan Imigran, Selaras Visi Paus Leo XIV
![]() |
| Mgr. Ronald Aldon Hicks dan Kardinal Timothy Dolan |
Katolik Terkini - Di tengah hiruk-pikuk kota yang tak pernah tidur ini, Gereja Katolik New York menyambut era baru kepemimpinan. Mgr. Ronald Aldon Hicks, yang sebelumnya memimpin Keuskupan Joliet di Illinois, resmi ditunjuk sebagai Uskup Agung New York, menggantikan Kardinal Timothy Dolan yang telah menjadi tokoh spiritual dan publik selama lebih dari 16 tahun.
Pengumuman resmi dilakukan pada 18 Desember 2025 di Vatikan. Di Katedral St. Patrick, Uskup Hicks menerima sambutan hangat dari para imam, biarawan-biarawati, dan umat yang hadir.
“Saya merasa terhormat dan bersyukur atas kepercayaan yang diberikan Paus Leo XIV. Tugas ini besar, tapi dengan rahmat Tuhan dan dukungan umat, kita dapat menapaki jalan pelayanan yang penuh kasih dan inklusif,” ungkapnya dengan wajah teduh.
Dekat dengan Umat
Hicks bukan sosok baru di dunia pelayanan pastoral Amerika Serikat. Sejak ditahbiskan menjadi imam pada 1994, ia aktif membina komunitas, mendampingi imam muda, dan terlibat dalam misi internasional di Amerika Latin.
Kemampuannya berbahasa Spanyol menjadi modal penting bagi komunitas imigran yang besar di New York, yang sering menjadi fokus pelayanan sosial Gereja.
Kardinal Dolan, yang dikenal karena kehadirannya di panggung publik dan politik Amerika, menyampaikan dukungan penuh kepada penggantinya.
“Ronald Hicks adalah sosok yang tepat. Ia rendah hati, cerdas, dan memiliki hati untuk semua umat. Saya yakin New York akan berada di tangan yang aman,” ungkap Kardinal Dolan.
Tantangan Menanti
Keuskupan Agung New York bukan hanya besar dalam hal jumlah umat, tetapi juga kompleks secara sosial dan administratif.
Hicks akan menghadapi berbagai tantangan: menuntaskan proses kompensasi korban pelecehan seksual, memimpin sekolah-sekolah Katolik, rumah sakit, lembaga sosial, serta menjaga relevansi Gereja di kota yang sangat multikultural dan modern.
Lebih dari itu, ia diharapkan menjadi jembatan antara Gereja dan masyarakat urban, membangun dialog, keadilan sosial, dan pelayanan pastoral yang lebih dekat dengan umat.
Banyak pengamat menilai bahwa gaya kepemimpinannya akan menandai pergeseran dari profil publik-politik Dolan ke pendekatan yang lebih pastoral dan inklusif, sesuai visi Paus Leo XIV.
Harapan Baru
Pelantikan Hicks sebagai Uskup Agung New York akan berlangsung pada 6 Februari 2026 di Katedral St. Patrick. Umat Katolik, imam, dan tokoh masyarakat menunggu momen ini dengan penuh harap.
Seorang umat Paroki Manhattan, Kota New York, menyatakan, “Kami merasa senang memiliki seorang pemimpin yang begitu dekat dengan umat dan memahami tantangan kota modern. Ini seperti Gereja punya nafas baru.”
Dengan pengalaman misi yang luas, kepedulian pada komunitas imigran, dan rekam jejak pelayanan yang kuat, Mgr. Ronald Hicks diharapkan mampu membawa Gereja Katolik New York menuju era baru yang lebih inklusif, dekat dengan umat, dan tetap setia pada nilai-nilai Kristiani di tengah dinamika kota global.
(Kontributor: Joan Damaiko Udu – Amerika Serikat)

Posting Komentar