-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Daerah Sosok Klarifikasi Resmi Pater Marsel Agot SVD Bantah Tuduhan Pimpin Massa Bersenjata Parang di Labuan Bajo
Berita Daerah Sosok

Klarifikasi Resmi Pater Marsel Agot SVD Bantah Tuduhan Pimpin Massa Bersenjata Parang di Labuan Bajo

Katolik terkini
Katolik terkini
31 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Pater Marsel Agot, SVD

Katolik Terkini - Pater Marsel Agot, SVD, menyampaikan klarifikasi resmi sekaligus bantahan keras terhadap pemberitaan media daring BAJO PEDIA tertanggal 27 Januari 2026 berjudul “Pater Marsel Agot pimpin masa bawa parang, anak buah Alo Oba ketakutan dan memilih pulang”. Ia menilai isi berita tersebut tidak sesuai fakta, menyesatkan publik, serta mengarah pada fitnah dan pencemaran nama baik.

Dalam pernyataan tertulis yang disampaikan di Labuan Bajo, Sabtu (31/1/2026), Pater Marsel menegaskan tidak pernah terjadi aksi intimidasi, ancaman, apalagi kekerasan seperti yang digambarkan dalam pemberitaan itu.

Aktivitas kerja di lahan milik yayasan

Menurut Pater Marsel, pada Selasa, 27 Januari 2026 sekitar pukul 16.00 WITA, ia bersama 16 karyawan Yayasan Prundi datang ke lahan milik yayasan untuk melakukan pekerjaan menanam pilar dan membuat pagar batas tanah.

“Kehadiran kami murni untuk bekerja. Tidak ada niat konfrontasi, intimidasi, atau kekerasan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, dari 16 orang yang hadir hanya dua orang yang membawa parang, itupun sebagai alat kerja kebun yang lazim digunakan. Selebihnya membawa peralatan seperti pilar, sekop, dan satu buah linggis.

“Tidak ada satu pun yang dipersiapkan untuk tujuan kekerasan,” ujarnya.

Tidak terjadi konfrontasi di lapangan

Di lokasi tersebut, rombongan Yayasan Prundi bertemu dua orang, Jhon Jeriki dan Mansur, yang mengaku sebagai penjaga lahan yang diklaim milik Alo Oba. Dalam percakapan, Jhon Jeriki menyampaikan bahwa Alo Oba berencana menguasai lahan dengan memasang baliho.

Menanggapi hal itu, Pater Marsel menyatakan dirinya justru menyampaikan nasihat secara tenang dengan merujuk pada filosofi budaya Manggarai agar semua pihak berhati-hati dan tidak terjebak konflik karena persoalan tanah.

Sekitar pukul 17.30 WITA, saat rombongan beristirahat di sisi lain lahan, Mansur kembali mendatangi Pater Marsel dan staf Yayasan Prundi. Ia mengingatkan agar berhati-hati karena akan ada pemasangan baliho dan pilar di lahan yang disebutnya milik yayasan.

Menurut Pater Marsel, situasi tersebut tetap berlangsung tenang tanpa emosi.

“Tidak pernah terjadi konfrontasi, ancaman, intimidasi, atau ajakan perang. Semua aktivitas berlangsung sesuai tujuan awal, yakni menanam pilar dan membuat pagar batas tanah,” katanya.

Keberatan atas judul dan framing berita

Pater Marsel mengaku terkejut ketika sekitar 20 menit setelah percakapan itu muncul pemberitaan yang menyebut dirinya memimpin massa bersenjata parang. Ia menilai judul dan cara pemberitaan tersebut menyerang kehormatan dan martabatnya, baik sebagai pribadi, anggota keluarga, maupun sebagai imam Katolik.

“Penyematan narasi perang dan kekerasan berpotensi memprovokasi publik, menciptakan stigma, serta menimbulkan keresahan bagi masyarakat, tarekat SVD, keluarga, dan umat,” ujarnya.

Ajukan ultimatum permintaan maaf

Atas pemberitaan tersebut, Pater Marsel secara terbuka meminta Mansur, Alo Oba, oknum wartawan BAJO PEDIA yang menulis berita, serta pihak-pihak lain yang terlibat, untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dalam waktu 3 x 24 jam sejak klarifikasi ini diterbitkan.

“Apabila permintaan tersebut tidak dipenuhi, saya akan menggunakan hak-hak hukum yang tersedia guna memulihkan martabat dan nama baik saya,” tegasnya.

Ia menambahkan, klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan fakta, menghadirkan keseimbangan informasi di ruang publik, serta mencegah masyarakat dibentuk oleh satu narasi yang keliru.

Pater Marsel berharap media menjalankan fungsi jurnalistik secara bertanggung jawab dan memberi ruang yang adil bagi kebenaran.

“Semoga masyarakat tidak mudah terprovokasi dan kita semua selalu berada dalam perlindungan Tuhan,” pungkasnya.

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Klarifikasi Resmi Pater Marsel Agot SVD Bantah Tuduhan Pimpin Massa Bersenjata Parang di Labuan Bajo

Katolik terkini- Januari 31, 2026 0
Klarifikasi Resmi Pater Marsel Agot SVD Bantah Tuduhan Pimpin Massa Bersenjata Parang di Labuan Bajo
Pater Marsel Agot, SVD Katolik Terkini - Pater Marsel Agot, SVD, menyampaikan klarifikasi resmi sekaligus bantahan keras terhadap pemberitaan media daring BAJO…

Most Popular

Apakah Jabatan Uskup atau Kardinal Patut Menjadi Ambisi Para Imam?

Apakah Jabatan Uskup atau Kardinal Patut Menjadi Ambisi Para Imam?

Januari 24, 2026
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Duka Kemanusiaan di Altar St. Yoseph Palembang: Melepas Kepergian Ibu Christina, Pendidik Setia dan Saksi Iman

Duka Kemanusiaan di Altar St. Yoseph Palembang: Melepas Kepergian Ibu Christina, Pendidik Setia dan Saksi Iman

Januari 28, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

Apakah Jabatan Uskup atau Kardinal Patut Menjadi Ambisi Para Imam?

Apakah Jabatan Uskup atau Kardinal Patut Menjadi Ambisi Para Imam?

Januari 24, 2026
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Duka Kemanusiaan di Altar St. Yoseph Palembang: Melepas Kepergian Ibu Christina, Pendidik Setia dan Saksi Iman

Duka Kemanusiaan di Altar St. Yoseph Palembang: Melepas Kepergian Ibu Christina, Pendidik Setia dan Saksi Iman

Januari 28, 2026

Populart Categoris

  • Berita795
  • Cerpen7
  • Doa78
  • Film17
  • Filsafat8
  • Internasional337
  • Jelajah113
  • Lifestyle190
  • Nasional105
  • Pelayanan Sosial111
  • Puisi2
  • Refleksi323
  • Sosok296
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini