-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Nasional Alumni PMKRI Bedah Strategi Ekonomi Kerakyatan: Menjadikan CU sebagai Alat Perjuangan
Berita Nasional

Alumni PMKRI Bedah Strategi Ekonomi Kerakyatan: Menjadikan CU sebagai Alat Perjuangan

Katolik terkini
Katolik terkini
24 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Katolik Terkini - Semangat Fraternitas dan kepedulian sosial mewarnai suasana GuYoNan Cafe, Kebayoran Lama, Jumat malam ini. Para alumni bersama anggota aktif Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) berkumpul dalam agenda Sharing Session (I) bertajuk "Peran Credit Union (CU) dalam Mewujudkan Kesejahteraan Bersama," di GuYoNan Cafe Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (23/1/2026).

Diskusi yang Berlangsung Hangat

Diskusi yang berlangsung hangat ini digagas oleh Christopher Nugroho, alumnus PMKRI Jakarta/Petojo yang kini menjabat sebagai Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP). Dalam sambutannya, Christopher menegaskan bahwa alumni PMKRI harus melampaui sekadar diskusi intelektual dan mulai menyentuh realitas ekonomi masyarakat.

"Kita punya tanggung jawab moral untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Melalui wadah ini, kita membedah bagaimana nilai-nilai perhimpunan diterjemahkan menjadi aksi nyata bagi kemandirian finansial," ujar Christopher.

Akar Intelektual dan CU sebagai Alat Perjuangan

Hadir sebagai narasumber utama, Emanuel Migo, S.Sos., M.Sos., Ketua KSP Kopdit Pintu Air (CUPA) KCP Kampung Sawah, membagikan pengalaman inspiratifnya dalam mengelola lembaga keuangan berbasis solidaritas. 

Migo mengawali paparannya dengan membedah akar ideologi CU yang berlandaskan pemikiran tokoh dunia seperti Robert Owen dan F.W. Raiffeisen, hingga prinsip Rerum Novarum dari Paus Leo XIII mengenai martabat pekerja dan opsi prioritas bagi kaum miskin.

Dalam perspektif Ajaran Sosial Gereja (ASG), Migo menekankan bahwa CU adalah jembatan menuju ekonomi yang lebih manusiawi dibanding kapitalisme yang bertumpu pada profit atau sosialisme yang bertumpu pada kontrol negara.

"CU bukan sekadar tempat simpan-pinjam. Ini adalah alat perjuangan. Di Kopdit Pintu Air, kami membuktikan bahwa dengan asas gotong royong, kita bisa membangun aset triliunan rupiah secara nasional tanpa kehilangan jati diri sebagai lembaga sosial," papar lulusan Magister Hubungan Internasional tersebut.

Capaian Nyata dan Kesejahteraan Bersama

Migo membagikan data pertumbuhan luar biasa CUPA KCP Kampung Sawah yang dalam lima tahun (2022-2026) berkembang dari sekadar titik kumpul di garasi rumah menjadi kantor cabang pembantu dengan lebih dari 2.000 anggota. Secara nasional, CUPA kini mengelola aset lebih dari Rp2,6 Triliun dan melayani lebih dari 422.000 anggota.

"Keberhasilan CU diukur dari dampaknya bagi orang banyak (people based approach), mulai dari dana solidaritas kesehatan dan dukacita, beasiswa pendidikan, hingga inkubasi bisnis seperti Toserba dan transportasi," tambah Migo.

Kolaborasi Lintas Generasi dan Kepedulian Lingkungan

Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi erat antara alumni dan DPC PMKRI Jakarta Barat. Ketua DPC, Ruben Nabu, menjelaskan bahwa acara ini memberikan inspirasi sekaligus ruang latihan berorganisasi bagi kader aktif yang terlibat dalam kepanitiaan.

Menariknya, pada akhir kegiatan, panitia menyerahkan sebuah pohon kepada narasumber sebagai tanda ucapan terima kasih. Penyerahan pohon ini merupakan wujud dukungan PMKRI Jakarta Barat terhadap Arah Dasar (Ardas) Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Tahun 2026 yang bertema Keutuhan Alam Ciptaan.

"Melalui simbolisme pohon ini, kita diingatkan untuk tidak hanya peduli pada ekonomi, tetapi juga pada ekologi. Kita semua diajak untuk terlibat aktif dalam merawat bumi sebagai rumah kita bersama demi menjaga Keutuhan Alam Ciptaan," pungkas Ruben.

Acara yang berakhir pada pukul 21.00 WIB ini sukses menjadi ruang refleksi dan literasi bagi para kader untuk tetap relevan dalam memperjuangkan kesejahteraan bersama sekaligus kelestarian alam.

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Alumni PMKRI Bedah Strategi Ekonomi Kerakyatan: Menjadikan CU sebagai Alat Perjuangan

Katolik terkini- Januari 23, 2026 0
Alumni PMKRI Bedah Strategi Ekonomi Kerakyatan: Menjadikan CU sebagai Alat Perjuangan
Katolik Terkini - Semangat Fraternitas dan kepedulian sosial mewarnai suasana GuYoNan Cafe, Kebayoran Lama, Jumat malam ini. Para alumni bersama anggota aktif…

Most Popular

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Natal di Sentani, Zita Anjani Hadirkan Pesan Damai, Kebersamaan dan Keberagamaan dari Papua

Natal di Sentani, Zita Anjani Hadirkan Pesan Damai, Kebersamaan dan Keberagamaan dari Papua

Januari 19, 2026
Belarasa Orang Samaria, Inti Pesan Paus Leo XIV untuk Hari Orang Sakit Sedunia

Belarasa Orang Samaria, Inti Pesan Paus Leo XIV untuk Hari Orang Sakit Sedunia

Januari 21, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026

Popular Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Natal di Sentani, Zita Anjani Hadirkan Pesan Damai, Kebersamaan dan Keberagamaan dari Papua

Natal di Sentani, Zita Anjani Hadirkan Pesan Damai, Kebersamaan dan Keberagamaan dari Papua

Januari 19, 2026
Belarasa Orang Samaria, Inti Pesan Paus Leo XIV untuk Hari Orang Sakit Sedunia

Belarasa Orang Samaria, Inti Pesan Paus Leo XIV untuk Hari Orang Sakit Sedunia

Januari 21, 2026

Populart Categoris

  • Berita788
  • Cerpen7
  • Doa78
  • Film17
  • Filsafat8
  • Internasional334
  • Jelajah113
  • Lifestyle190
  • Nasional104
  • Pelayanan Sosial111
  • Puisi2
  • Refleksi320
  • Sosok294
  • Teologi66
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini