-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Daerah Humaniora Nasional Pelayanan Sosial Meriah Syukuran Ulang Tahun ke-80 dan Pesta Imamat ke-53 Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ di Palembang
Berita Daerah Humaniora Nasional Pelayanan Sosial

Meriah Syukuran Ulang Tahun ke-80 dan Pesta Imamat ke-53 Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ di Palembang

Andreas Daris Awalistyo, S.Pd., M.I.Kom
Andreas Daris Awalistyo, S.Pd., M.I.Kom
16 Des, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Foto bersama para konselebran pada perayaan syukur HUT ke-80 dan pesta imamat ke-53 Mgr Aloysius Sudarso SCJ di gedung Xaverius Centrum Sudiorum Jalan Bangau Palembang Minggu, (14/12/2025)

PALEMBANG,  katolikterkini.com - Umat Keuskupan Agung Palembang merayakan sukacita ganda dalam acara syukuran dan ramah tamah untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 dan HUT Imamat ke-53 Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ. Acara yang dipenuhi kegembiraan ini diselenggarakan pada hari Minggu, 14 Desember 2025, pukul 12.00 WIB, bertempat di Gedung Xaverius Centrum Studiorum Jalan Bangau Palembang. Perayaan ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Palembang, serta para tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat, menunjukkan kuatnya kerukunan dan kebersamaan di Palembang.

Pesan Kasih dan Kedisiplinan dari Keluarga

Mewakili keluarga, Petrus Suyanto, adik kandung Mgr. Sudarso, menyampaikan sambutan hangat. Ia menceritakan bahwa Mgr. Sudarso adalah anak kedua dari delapan bersaudara. Menyambut usia ke-80 dan 53 tahun imamat, Petrus menyoroti kesamaan angka delapan, yang dalam tradisi Jawa melambangkan belas kasih atau kasih.

"Bagi orang Jawa angka delapan itu sebenarnya angka yang sangat bagus, artinya belas kasih atau kasih. Harapannya bahwa belas kasihnya sudah selesai dan sudah dilaksanakan, beliau kasih kepada Tuhan dan juga kasih kepada sesama," ujarnya.

Petrus juga berbagi kenangan masa kecil tentang kedisiplinan yang ditanamkan oleh almarhum ayahnya. Ia mengenang bagaimana Mgr. Sudarso kecil sangat disiplin, bahkan pernah menyiram air kepada kakak tertua yang terlambat bangun untuk bertugas memasak sarapan. Kedisiplinan yang keras dari orang tua ini diyakini menjadi salah satu faktor yang membawa Mgr. Sudarso hingga mencapai usia 80 tahun dan menjadi Uskup.


Suasana ekaristi perayaan Syukur HUT ke-80 dan pesta imamat ke-53 Uskup Emiritus Mgr Aloysius Sudarso,SCJ

Teladan Kesederhanaan dan Keramahan Hati dari Kongregasi SCJ

Romo Andreas Suparman, SCJ, mewakili Kongregasi SCJ Indonesia, mengungkapkan rasa syukur atas teladan hidup Mgr. Sudarso. Ia menganalogikan usia 80 tahun sebagai "awal kembali hidupnya yang lebih bermutu lagi," menggeser ungkapan populer "life begins at 40."

Romo Andreas menjabarkan tiga karakter utama yang ia lihat dari Mgr. Sudarso, yang ia istilahkan sebagai "Kongregasi SCH" baru:

  • S (Simple/Sederhana): Kehidupan Uskup Emeritus ini sangat sederhana dalam banyak hal.
  • C (Cordial/Berhati): Bapa Uskup memiliki hati yang terbuka dan tergerak oleh belas kasihan, terutama kepada orang-orang lemah dan kecil.
  • H (Holy/Suci): Beliau selalu mempersatukan pengalaman hidupnya dengan Tuhan, menjadikannya teladan kesucian bagi semua.

Romo Andreas juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, dan para Uskup KWI, serta dukungan dari umat dan tokoh lintas agama yang memungkinkan Mgr. Sudarso terus berkarya.

"Uskup yang Hebat" di Usia 80 Tahun

Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, dalam sambutannya menegaskan bahwa Mgr. Sudarso bukan hanya kuat, tetapi hebat. Mengutip Mazmur, usia 80 adalah usia orang yang kuat, dan pencapaian ini adalah anugerah besar dari Tuhan.

Mgr. Yuwono menyoroti semangat pelayanan Mgr. Sudarso yang luar biasa. Meskipun telah pensiun sebagai Uskup, dalam iman dan karya, beliau tidak mengenal kata pensiun.

"Dalam usia imamat ke-53, kendatipun sudah pensiun sebagai Uskup dalam iman dan karya ternyata pada beliau tidak ada pensiunnya," kata Mgr. Yuwono.

Mgr. Sudarso, yang masih aktif sebagai Ketua Dewan Pengurus KARINA KWI, terus melakukan perjalanan pelayanan yang jauh dan sulit—mulai dari mencari dana kemanusiaan di Bangkok dan Korea, hingga mengurus masalah stunting, sumur bor, dan bantuan bencana di berbagai Keuskupan di tanah air. Hal ini membuktikan bahwa masa pensiunnya dihabiskan untuk tetap berbuah dalam pelayanan, sebuah keteladanan iman yang teguh, tangguh, dan penuh pengharapan.


Mgr Aloysius Sudarso saat memberikan kata sambutan pada perayaan syukur HUT ke-80 dan pesta imamat ke-53 

Berbagi Hidup dan Menghargai Perbedaan

Dalam sambutan penutup, Mgr. Emeritus Aloysius Sudarso, SCJ, menyampaikan rasa syukurnya atas 53 tahun sebagai Imam Katolik. Beliau menekankan bahwa hidup adalah anugerah terbesar yang harus disyukuri dan dibagikan.

"Kita diberi hidup tetapi harus memberi hidup karena hidup bukannya yang dimiliki sendiri, tetapi supaya dibagikan," tegasnya.

Pada usia 80 tahun, beliau melihat tugasnya sebagai Imam Katolik adalah menunjukkan tanda-tanda kehadiran Tuhan, terutama dalam sakramen dan Ekaristi, serta menjadi jembatan hidup bagi generasi mendatang. Mgr. Sudarso juga berterima kasih atas suasana kerja sama yang baik dengan tokoh-tokoh agama dan perangkat pemerintahan di Palembang.

Beliau menutup dengan pesan penting tentang kemanusiaan dan perbedaan. "Kita satu dalam kemanusiaan, kita semua sama karena kita manusia, walaupun berbeda-beda... Kita juga harus menghargai perbedaan karena perbedaan itu diharapkan dan diciptakan Tuhan," pungkasnya, mengajak semua pihak untuk melihat Tuhan di tengah-tengah perbedaan.                                                                                                                                                                                                                       Kontributor Palembang : Andreas Daris Awalistyo

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka

Katolik terkini- Maret 03, 2026 0
Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka
Suster Fransiska Imakulata, SSpS Katolik Terkini - Nama Suster Fransiska Imakulata, SSpS, atau yang akrab disapa Suster Ika, mendadak menjadi perhatian publik …

Most Popular

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Maret 02, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Maret 02, 2026

Populart Categoris

  • Berita822
  • Cerpen7
  • Doa79
  • Film17
  • Filsafat9
  • Internasional342
  • Jelajah114
  • Lifestyle196
  • Nasional117
  • Pelayanan Sosial114
  • Puisi2
  • Refleksi337
  • Sosok304
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini