-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Daerah Pendidikan Apa yang Terjadi di UNIKA St. Paulus? Kampus Buka Suara Terkait Dugaan Kekerasan Seksual oleh Dosen
Berita Daerah Pendidikan

Apa yang Terjadi di UNIKA St. Paulus? Kampus Buka Suara Terkait Dugaan Kekerasan Seksual oleh Dosen

Katolik terkini
Katolik terkini
27 Nov, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Foto ilustrasi

Katolik Terkini - Sehari setelah sebuah media lokal memberitakan dugaan kekerasan seksual yang dilakukan seorang dosen sekaligus pastor berinisial ILS terhadap seorang mahasiswi Unika St. Paulus Ruteng, yang dalam pemberitaan disebut dengan nama samaran Christina, pihak kampus menggelar konferensi pers pada Kamis (27/11/2025) untuk memberikan klarifikasi resmi atas penanganan internal kasus tersebut.

Dalam konferensi pers itu, Dr. Agustinus Manfed Habur,Li., Theol. Rektor UNIKA St. Paulus Ruteng menegaskan bahwa klarifikasi diberikan untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik bersifat tepat, proporsional, dan sesuai prinsip perlindungan korban.

Kronologi Penanganan Internal

Pihak kampus memaparkan bahwa proses penanganan bermula ketika mahasiswi terkait menghubungi layanan psikolog kampus untuk berkonsultasi mengenai dugaan pelecehan seksual yang dialaminya.

Kampus menjelaskan bahwa seluruh laporan yang disampaikan melalui layanan konseling bersifat rahasia, independen, dan tidak dapat diintervensi oleh pimpinan kampus. Psikolog kampus kemudian memberikan pendampingan pemulihan psikologis kepada korban sesuai prosedur.

Setelah melakukan pendampingan awal serta kajian terhadap bukti yang disampaikan, psikolog secara resmi melaporkan kasus tersebut kepada pengurus yayasan dalam bentuk laporan rahasia, disertai dokumen pendukung, sebagaimana ketentuan internal untuk kasus khusus yang melibatkan perlindungan korban.

Tindakan Yayasan: Pembatasan Tugas hingga Pemberhentian

Ketua Yayasan Unika St. Paulus Ruteng, setelah menerima laporan tersebut, mengambil keputusan sementara pada Kamis, 6 November 2025. Keputusan tersebut berupa pembatasan tugas terhadap ILS sebagai langkah preventif untuk menghilangkan potensi relasi kuasa yang dapat membahayakan atau menimbulkan ketidaknyamanan bagi mahasiswa lainnya.

Selanjutnya, dalam Rapat Pengurus Yayasan pada Rabu, 12 November 2025, diputuskan bahwa ILS diberhentikan dari jabatannya. Keputusan ini diambil melalui mekanisme internal lembaga sesuai kewenangan institusi pendidikan.

Pada Senin, 17 November 2025, pihak kampus melalui psikolog menyampaikan kepada korban bahwa pimpinan telah menindaklanjuti laporan tersebut dan memberikan sanksi kepada terlapor. Informasi yang disampaikan dibatasi pada pokok keputusan untuk menjaga kerahasiaan proses dan melindungi kondisi psikologis korban.

Komitmen Kampus terhadap Perlindungan Mahasiswa

Dalam konferensi pers tersebut, UNIKA St. Paulus Ruteng menegaskan komitmennya terhadap pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan pedoman internal kampus, termasuk Permendikbudristek No. 55 Tahun 2024.

Kampus juga memastikan bahwa identitas korban tetap dirahasiakan dan bahwa setiap mahasiswa berhak mendapatkan layanan konseling, pendampingan, serta ruang aman untuk melaporkan kekerasan dalam bentuk apa pun.

“Seluruh langkah penanganan telah dijalankan sesuai batas kewenangan kampus dan mengutamakan perlindungan korban,” demikian pernyataan resmi pihak kampus.

Imbauan untuk Menghormati Privasi Korban

UNIKA St. Paulus Ruteng mengimbau semua pihak untuk tidak berspekulasi, tidak menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi, serta menghormati privasi korban demi menghindari dampak psikologis yang lebih buruk.

Pihak kampus juga menyampaikan apresiasi kepada korban yang berani melapor dan mencari bantuan. Institusi menegaskan bahwa pelanggaran etika, moral, maupun hukum tidak akan ditoleransi di lingkungan kampus.

Sebagai langkah lanjutan, kampus berkomitmen memperkuat sistem pencegahan, mekanisme pelaporan, edukasi, serta pelatihan bagi seluruh sivitas akademika agar kampus tetap menjadi lingkungan yang aman, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.(AD)

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Katolik terkini- Maret 02, 2026 0
Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara
Katolik Terkini - Keputusan Sr. Evelyn del Nino Jesus menjadi biarawati Katolik bukanlah langkah yang lahir dalam semalam. Pilihan itu merupakan puncak dari p…

Most Popular

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Antara Tuduhan dan Fakta: Catatan Seorang Pelayan Paroki tentang Mgr Paskalis

Antara Tuduhan dan Fakta: Catatan Seorang Pelayan Paroki tentang Mgr Paskalis

Februari 23, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Antara Tuduhan dan Fakta: Catatan Seorang Pelayan Paroki tentang Mgr Paskalis

Antara Tuduhan dan Fakta: Catatan Seorang Pelayan Paroki tentang Mgr Paskalis

Februari 23, 2026

Populart Categoris

  • Berita820
  • Cerpen7
  • Doa79
  • Film17
  • Filsafat9
  • Internasional342
  • Jelajah114
  • Lifestyle195
  • Nasional117
  • Pelayanan Sosial114
  • Puisi2
  • Refleksi336
  • Sosok303
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini