-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Daerah Jelajah Traveling Festival Golo Koe Masuk 10 Besar KEN 2025, Dorong Wisata Religi di Flores
Berita Daerah Jelajah Traveling

Festival Golo Koe Masuk 10 Besar KEN 2025, Dorong Wisata Religi di Flores

Katolik terkini
Katolik terkini
17 Jun, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Katolik Terkini - Dikenal sebagai pintu gerbang ke Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo kini melangkah lebih jauh menjadi destinasi wisata religi Katolik berskala internasional.

Transformasi ini tak hanya mengandalkan keindahan alamnya, tetapi juga warisan budaya dan spiritualitas Katolik yang telah berakar kuat di Pulau Flores.

Festival Golo Koe Masuk Top 10 Karisma Event Nusantara 2025

Salah satu simbol utama transformasi Labuan Bajo adalah Festival Golo Koe, yang baru saja masuk dalam Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) 2025 versi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Festival tahunan ini digelar oleh Keuskupan Ruteng setiap tanggal 10–15 Agustus, bertepatan dengan Hari Raya Maria Diangkat ke Surga.

Acara ini menyuguhkan misa akbar, prosesi religius, parade budaya, pertunjukan seni, serta pameran UMKM, dan diikuti oleh berbagai kalangan lintas agama dan suku.

Festival Golo Koe menjadi contoh nyata dari wisata lintas iman yang tak hanya mempererat persatuan sosial, tapi juga menggairahkan ekonomi kreatif lokal.

Warisan Religius dan Budaya dalam Satu Festival

Festival ini berpusat di Bukit Golo Koe, lokasi salah satu gereja Katolik tertua di Labuan Bajo. Golo Koe bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga situs budaya yang menghidupkan identitas religius masyarakat Manggarai.

Dalam acara ini, pengunjung disuguhi berbagai pertunjukan seni tradisional, termasuk tarian perang Caci, serta pameran kuliner khas Manggarai yang memperkenalkan cita rasa lokal yang otentik. 

Festival ini juga dimeriahkan dengan lomba perahu hias yang menggambarkan keceriaan dan semangat gotong royong masyarakat pesisir.

Dukungan Pemerintah dan Gereja untuk Wisata Religi

Dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menandakan komitmen serius dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya dan nilai.

Kolaborasi lintas sektor, antara Gereja Katolik, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat lokal, menjadi kunci suksesnya festival ini.

Menurut data Catholic News Agency dan Jakarta Post, dari 8 juta umat Katolik di Indonesia, sekitar 3 juta tinggal di Nusa Tenggara Timur (NTT), mayoritas di Flores. Tak heran jika Flores sering dijuluki “Pulau Misionaris.”

Tradisi-tradisi religius seperti Semana Santa di Larantuka yang telah berlangsung selama lebih dari 500 tahun, serta Festival Bale Nagi dan Golo Koe, menjadikan Flores sebagai surga bagi wisata rohani Katolik.

12 Titik Ziarah Religi Katolik Disiapkan di Flores

Labuan Bajo kini juga menjadi titik awal perjalanan ziarah Katolik yang sedang dipetakan secara serius oleh Keuskupan Ruteng dan pemerintah. Terdapat 12 titik ziarah penting, termasuk Gereja Tua Rekas, Gua Maria Golo Koe, dan Gereja Roh Kudus Labuan Bajo.

Rute ziarah yang diberi nama Travel Pattern Ziarah Religi Katolik Pulau Flores ini akan memberikan pengalaman spiritual yang lebih terstruktur bagi para peziarah lokal maupun mancanegara.

Wisata Budaya dan Religi yang Terintegrasi

Festival Golo Koe memperlihatkan bagaimana tradisi dan modernitas bisa berjalan beriringan. Dari kegiatan religius hingga ekspresi seni dan ekonomi kreatif, semua terjalin dalam satu perayaan besar yang memperkuat identitas lokal dan spiritualitas global.

Dengan acara seperti ini, Labuan Bajo tidak hanya dikenal karena komodo dan alam bawah lautnya, tetapi juga sebagai destinasi wisata rohani dan budaya yang mendalam.

Pariwisata Berbasis Nilai: Inkulturasi Katolik dan Budaya Manggarai

Flores menunjukkan bagaimana inkulturasi iman Katolik dan budaya lokal bisa membentuk daya tarik wisata yang unik. Perpaduan ini menciptakan pengalaman ziarah yang otentik, berbeda dari wisata religi di tempat lain.

Dengan semangat “100% Katolik, 100% Indonesia”, wisata rohani di Flores bukan hanya ritual keagamaan, melainkan perjumpaan spiritual yang inklusif dan transformatif.

Meski potensinya sangat besar, pengembangan wisata religi di Flores menghadapi tantangan, terutama di bidang infrastruktur dan promosi internasional.

Fasilitas transportasi, akomodasi, dan informasi publik masih perlu ditingkatkan agar bisa melayani lonjakan kunjungan wisata religi yang diprediksi akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Pemerintah, Gereja, dan masyarakat dituntut untuk bersinergi membangun wisata berbasis nilai, bukan hanya mengejar angka kunjungan tetapi juga menjaga kualitas pengalaman dan kelestarian spiritualitas lokal.

Dengan Festival Golo Koe sebagai wajah barunya, Labuan Bajo dan Flores kini siap tampil sebagai ikon wisata religi internasional dari Timur Indonesia. Tak hanya sebagai tujuan wisata, tetapi juga sebagai rumah bagi ziarah, perdamaian, dan harapan.(AD)


Dari Komsos Keuskupan Labuan Bajo 

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Klarifikasi Resmi Pater Marsel Agot SVD Bantah Tuduhan Pimpin Massa Bersenjata Parang di Labuan Bajo

Katolik terkini- Januari 31, 2026 0
Klarifikasi Resmi Pater Marsel Agot SVD Bantah Tuduhan Pimpin Massa Bersenjata Parang di Labuan Bajo
Pater Marsel Agot, SVD Katolik Terkini - Pater Marsel Agot, SVD, menyampaikan klarifikasi resmi sekaligus bantahan keras terhadap pemberitaan media daring BAJO…

Most Popular

Apakah Jabatan Uskup atau Kardinal Patut Menjadi Ambisi Para Imam?

Apakah Jabatan Uskup atau Kardinal Patut Menjadi Ambisi Para Imam?

Januari 24, 2026
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Duka Kemanusiaan di Altar St. Yoseph Palembang: Melepas Kepergian Ibu Christina, Pendidik Setia dan Saksi Iman

Duka Kemanusiaan di Altar St. Yoseph Palembang: Melepas Kepergian Ibu Christina, Pendidik Setia dan Saksi Iman

Januari 28, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

Apakah Jabatan Uskup atau Kardinal Patut Menjadi Ambisi Para Imam?

Apakah Jabatan Uskup atau Kardinal Patut Menjadi Ambisi Para Imam?

Januari 24, 2026
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Duka Kemanusiaan di Altar St. Yoseph Palembang: Melepas Kepergian Ibu Christina, Pendidik Setia dan Saksi Iman

Duka Kemanusiaan di Altar St. Yoseph Palembang: Melepas Kepergian Ibu Christina, Pendidik Setia dan Saksi Iman

Januari 28, 2026

Populart Categoris

  • Berita795
  • Cerpen7
  • Doa78
  • Film17
  • Filsafat8
  • Internasional337
  • Jelajah113
  • Lifestyle190
  • Nasional105
  • Pelayanan Sosial111
  • Puisi2
  • Refleksi323
  • Sosok296
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini