-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Inspirasi Internasional Renungan Sosok 250 Ribu Peziarah Mengantar Paus Fransiskus, Inilah Akta Hidupnya
Berita Inspirasi Internasional Renungan Sosok

250 Ribu Peziarah Mengantar Paus Fransiskus, Inilah Akta Hidupnya

Katolik terkini
Katolik terkini
26 Apr, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Katolik Terkini - Setelah sekitar 250.000 peziarah memberikan penghormatan terakhirnya di Basilika Santo Petrus, Vatikan mengadakan upacara pemakaman resmi Paus Fransiskus pada Jumat malam.

Sebagaimana tradisi, peti jenazahnya disegel setelah dimasukkan benda-benda penting, termasuk pallium, koin, medali pontifikatnya, dan sebuah dokumen khusus yang dikenal sebagai "Rogito" atau Akta, yang merangkum perjalanan hidup dan pelayanan beliau.

Akta tersebut, yang telah diterjemahkan dari bahasa Latin ke dalam bahasa Inggris, mengungkapkan secara mendalam warisan besar Paus asal Argentina tersebut, Jorge Mario Bergoglio.

Warisan Hidup Paus Fransiskus

Paus Fransiskus, yang lahir di Buenos Aires pada 17 Desember 1936, merupakan anak dari imigran Piedmontese. Setelah menempuh pendidikan sebagai teknisi kimia, ia memilih jalur imamat, bergabung dengan Serikat Yesus (SJ) dan kemudian menjalani studi humaniora di Chili. Setelah kembali ke Argentina, beliau menjadi profesor filsafat serta psikologi, sebelum akhirnya diangkat menjadi pemimpin Provinsi Jesuit Argentina pada tahun 1973.

Karir gerejawi Fransiskus terus menanjak. Pada 20 Mei 1992, ia diangkat sebagai Uskup Auca dan Uskup Auksilier Buenos Aires oleh Paus Yohanes Paulus II, dan pada tahun 1998, ia menjadi Uskup Agung Buenos Aires. 

Dikenal karena kesederhanaannya, ia sering menggunakan transportasi umum dan memilih tinggal di apartemen sederhana.

Pada 13 Maret 2013, dalam suasana penuh harapan setelah pengunduran diri Paus Benediktus XVI, Fransiskus terpilih sebagai Paus ke-266, mengambil nama “Fransiskus” sebagai penghormatan kepada Santo Fransiskus dari Assisi, simbol kerendahan hati dan kepedulian terhadap kaum miskin.

Kepemimpinan dan Reformasi di Tahta Suci

Sebagai Paus, Fransiskus menandai masa jabatannya dengan komitmen mendalam terhadap keadilan sosial, dialog antaragama, dan reformasi internal Gereja. Ia memilih tinggal di Domus Sanctae Marthae, sebagai bentuk pendekatan pastoral yang lebih dekat dengan umat.

Paus Fransiskus juga menandai masa kepemimpinannya dengan mengadakan lima Sinode para Uskup dan menciptakan 163 kardinal dari 73 negara, memperluas representasi Gereja secara global. Ia juga menandatangani Dokumen Persaudaraan Manusia bersama Imam Besar Al-Azhar, Syekh Ahmad al-Tayyeb, pada 4 Februari 2019, yang menyerukan kerja sama lintas agama.

Dalam bidang doktrinal, Paus Fransiskus menghasilkan banyak dokumen penting, termasuk empat ensiklik: Lumen Fidei (2013) tentang iman, Laudato si (2015) tentang tanggung jawab manusia terhadap lingkungan, Fratelli Tutti (2020) tentang persaudaraan manusia, dan Dilexit Nos (2024) tentang devosi kepada Hati Kudus Yesus.

Selain itu, ia memperkenalkan reformasi besar terhadap Kuria Romawi melalui konstitusi apostolik Praedicate Evangelium (2022), mempercepat proses pembatalan pernikahan gerejawi, dan memperketat hukum terkait kejahatan seksual dalam Gereja.

Akhir Hidup dan Peninggalan Abadi

Paus Fransiskus menderita pneumonia bilateral pada awal tahun 2025 dan menghabiskan hampir 40 hari di Rumah Sakit Gemelli sebelum akhirnya kembali ke Vatikan. Pada 20 April 2025, Hari Raya Paskah, beliau memberikan berkat terakhir Urbi et Orbi dari balkon Basilika Santo Petrus.

Beliau wafat pada 21 April 2025, dalam usia 88 tahun, 4 bulan, dan 4 hari. Masa jabatannya sebagai pemimpin Gereja Katolik dunia berlangsung selama 12 tahun, 1 bulan, dan 8 hari.

Dalam Akta pemakamannya, tercatat pesan penuh makna: "Semoga engkau selalu hidup dalam Kristus, Bapa Suci!"

Paus Fransiskus meninggalkan jejak mendalam sebagai seorang gembala yang rendah hati, pembela orang miskin, pejuang dialog antaragama, dan seorang bapa bagi seluruh umat manusia.(AD)

Sumber: Vatican News 

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Dua Imam Tunarungu di Korea Selatan Wujudkan Gereja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Katolik terkini- April 28, 2026 0
Dua Imam Tunarungu di Korea Selatan Wujudkan Gereja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Katolik Terkini - Dua imam Katolik penyandang tunarungu di Korea Selatan, Pastor Park Min-seo dan Pastor Kim Dong-jun, terus berupaya membantu penyandang disa…

Most Popular

Semangat 800 Tahun St. Fransiskus Asisi Warnai Minggu Panggilan di Paroki St. Yoseph Palembang: “Bertumbuh dan Memberkati”

Semangat 800 Tahun St. Fransiskus Asisi Warnai Minggu Panggilan di Paroki St. Yoseph Palembang: “Bertumbuh dan Memberkati”

April 26, 2026
Mewujudkan Nilai Veritas et Scientia Nobis Lumen, UKMC Luluskan 232 Wisudawan Menjadi Pemimpin yang Melayani

Mewujudkan Nilai Veritas et Scientia Nobis Lumen, UKMC Luluskan 232 Wisudawan Menjadi Pemimpin yang Melayani

April 25, 2026
Syuting Tuntas, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Sajikan Skala Produksi Lebih Besar dengan Libatkan Lebih dari 200 Extras

Syuting Tuntas, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Sajikan Skala Produksi Lebih Besar dengan Libatkan Lebih dari 200 Extras

April 26, 2026
WYD Seoul 2027 Umumkan Lima Santo Pelindung Kaum Muda Dunia

WYD Seoul 2027 Umumkan Lima Santo Pelindung Kaum Muda Dunia

April 27, 2026

Editor Post

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026

Popular Post

Semangat 800 Tahun St. Fransiskus Asisi Warnai Minggu Panggilan di Paroki St. Yoseph Palembang: “Bertumbuh dan Memberkati”

Semangat 800 Tahun St. Fransiskus Asisi Warnai Minggu Panggilan di Paroki St. Yoseph Palembang: “Bertumbuh dan Memberkati”

April 26, 2026
Mewujudkan Nilai Veritas et Scientia Nobis Lumen, UKMC Luluskan 232 Wisudawan Menjadi Pemimpin yang Melayani

Mewujudkan Nilai Veritas et Scientia Nobis Lumen, UKMC Luluskan 232 Wisudawan Menjadi Pemimpin yang Melayani

April 25, 2026
Syuting Tuntas, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Sajikan Skala Produksi Lebih Besar dengan Libatkan Lebih dari 200 Extras

Syuting Tuntas, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Sajikan Skala Produksi Lebih Besar dengan Libatkan Lebih dari 200 Extras

April 26, 2026
WYD Seoul 2027 Umumkan Lima Santo Pelindung Kaum Muda Dunia

WYD Seoul 2027 Umumkan Lima Santo Pelindung Kaum Muda Dunia

April 27, 2026

Populart Categoris

  • Berita884
  • Cerpen7
  • Doa81
  • Film20
  • Filsafat11
  • Internasional362
  • Jelajah115
  • Lifestyle205
  • Nasional135
  • Pelayanan Sosial124
  • Puisi2
  • Refleksi363
  • Sosok315
  • Teologi69
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini