-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Inspirasi Internasional Jelajah Perdamaian Sosok Traveling Indonesia di Mata Paus Fransiskus: Persaudaraan dan Iman Jadi Jembatan Perdamaian
Berita Inspirasi Internasional Jelajah Perdamaian Sosok Traveling

Indonesia di Mata Paus Fransiskus: Persaudaraan dan Iman Jadi Jembatan Perdamaian

Katolik terkini
Katolik terkini
19 Sep, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Indonesia di mata Paus Fransiskus

Katolik Terkini - Paus Fransiskus mengungkapkan rasa syukurnya atas kunjungan apostoliknya ke Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura. 

Dalam Audiensi Umum yang digelar di Lapangan Santo Petrus pada Rabu (18/9/2024), Paus mengenang bahwa di Indonesia, umat Kristen hanya sekitar 10% dari populasi, sementara umat Katolik sekitar 3%.

Dalam sambutannya, seperti dilansir dari Vatican News, Paus memuji Gereja Katolik di Indonesia yang hidup dan dinamis, mampu menyebarkan Injil di tengah masyarakat dengan budaya yang kaya dan cenderung menyelaraskan perbedaan. 

Indonesia juga dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Paus menyoroti pentingnya persaudaraan dalam membangun masa depan yang damai di tengah keberagaman tersebut.

"Iman, persaudaraan, belas kasih adalah moto kunjungan saya ke Indonesia," ujar Paus. 

"Injil setiap hari menyatu dalam kehidupan orang-orang, menawarkan anugerah Yesus yang wafat dan bangkit." 

Paus menggambarkan moto ini sebagai "jembatan" yang menghubungkan tempat-tempat ibadah, seperti Katedral Jakarta dan masjid terbesar di Asia, yang mencerminkan harmonisasi lintas agama di negara Indonesia.

Paus Fransiskus juga menyinggung sejarah perjalanan para pendahulunya. Ia mengenang Paus Santo Yohanes XXIII sebagai Paus pertama yang meninggalkan Vatikan, diikuti oleh Paus Santo Paulus VI yang menjadi Paus pertama terbang ke Asia pada tahun 1970. Paus Fransiskus merasa bersyukur bisa mengikuti jejak mereka, meski dengan usianya yang lebih tua.

Gereja di wilayah-wilayah yang dikunjungi, menurut Paus, berkembang bukan karena mencari penganut baru, tetapi karena daya tariknya. 

Paus mengapresiasi komunitas-komunitas Kristen yang kuat dan hidup, serta kesaksian dari para imam, biarawati, dan umat awam yang ditemuinya.

Dengan kunjungan ini, Paus berharap persaudaraan dan perdamaian dapat terus menjadi masa depan yang diperjuangkan oleh semua pihak, terutama di negara-negara dengan keragaman agama seperti Indonesia.(AD)

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka

Katolik terkini- Maret 03, 2026 0
Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka
Suster Fransiska Imakulata, SSpS Katolik Terkini - Nama Suster Fransiska Imakulata, SSpS, atau yang akrab disapa Suster Ika, mendadak menjadi perhatian publik …

Most Popular

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Maret 02, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Dari Muslim, Protestan, hingga Katolik: Jalan Iman yang Mengantar Sr. Evelyn ke Biara

Maret 02, 2026

Populart Categoris

  • Berita822
  • Cerpen7
  • Doa79
  • Film17
  • Filsafat9
  • Internasional342
  • Jelajah114
  • Lifestyle196
  • Nasional117
  • Pelayanan Sosial114
  • Puisi2
  • Refleksi337
  • Sosok304
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini