-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Artikel Berita Daerah Inspirasi Pendidikan Sosok Traveling Napak Tilas ke SDK Ranggu I, Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM Mengenang Sekolah sebagai “Medan Kegembiraan”
Artikel Berita Daerah Inspirasi Pendidikan Sosok Traveling

Napak Tilas ke SDK Ranggu I, Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM Mengenang Sekolah sebagai “Medan Kegembiraan”

Katolik terkini
Katolik terkini
27 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM foto bersama dengan siswa-siswi SDK Ranggu 1, Manggarai Barat
Katolik Terkini - Ada satu momen yang begitu menyentuh hati dalam perjalanan napak tilas Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM di Manggarai Barat. Ia kembali menginjak halaman SDK Ranggu 1, tempat semuanya bermula.

Sekolah sederhana itu bukan sekadar tempat belajar membaca dan menulis bagi Mgr. Paskalis kecil. Di tempat itulah ia menimba nilai-nilai kehidupan selama enam tahun masa kanak-kanaknya. Ketika kembali berdiri di halaman sekolah itu, kenangan demi kenangan seakan hidup kembali.

“Kembali teringat guru-guru kami dahulu yang mengajarkan berbagai nilai kehidupan. Nilai-nilai itu diajarkan begitu cair melalui proses belajar-mengajar dan relasi antara guru dan murid,” kenangnya saat dihubungi Katolik Terkini, pada Selasa (16/5/2026).

Bagi Mgr. Paskalis, sekolah pada masa itu bukan hanya ruang akademik. Sekolah adalah tempat di mana anak-anak belajar menemukan sukacita hidup. Bahkan, istilah “istirahat” yang umum dipakai sekarang memiliki makna berbeda pada zamannya.

“Istilah untuk saat ‘istirahat’ setelah dua pelajaran pertama disebut ‘bersenang’, bukan istirahat seperti istilah sekarang ini,” tuturnya sambil tersenyum.

Kata “bersenang” itu sederhana, tetapi menyimpan filosofi mendalam tentang pendidikan. Sekolah dipandang bukan sebagai ruang yang menekan, melainkan tempat anak-anak bertumbuh dengan gembira, bebas, dan penuh rasa persaudaraan.

Mgr. Paskalis mengenang bagaimana sekolah menjadi medan untuk belajar bernyanyi bersama, mengolah rasa seni, sekaligus membangun relasi kemanusiaan sejak dini. Dalam pandangannya, pendidikan sejati tidak hanya membentuk kecerdasan pikiran, tetapi juga membentuk hati.

“Sekolah menjadi medan ‘incontro’ atau perjumpaan antar sesama manusia sejak dini,” katanya, sambil mengaitkan pengalaman itu dengan gagasan yang sering ditekankan Paus Fransiskus melalui gerakan Scholas Occurrentes.

Kehadiran Mgr. Paskalis di SDK Ranggu I disambut hangat para guru dan siswa-siswi. Tidak ada jarak yang kaku. Ia berdialog dengan anak-anak, menanyakan nama mereka, berasal dari kampung mana, bahkan memastikan apakah mereka sudah makan atau belum.

Percakapan-percakapan sederhana itu justru menghadirkan suasana hangat yang memperlihatkan wajah pendidikan yang manusiawi, pendidikan yang peduli pada kehidupan anak secara utuh.

Menurutnya, SDK Ranggu I menjadi representasi sekolah-sekolah desa yang tetap setia membentuk manusia secara menyeluruh; sehat pikiran, budi, hati, dan karya.

“Sekolah mesti menjadi tempat menyiapkan generasi muda agar siap bertarung membangun kemandirian hidup,” tegasnya.

Di akhir kunjungannya, Mgr. Paskalis menyampaikan penghargaan mendalam kepada para guru yang terus mengabdikan diri, terutama mereka yang mengajar di daerah-daerah.

“Selamat berjuang bagi para guru di SDK Ranggu I dan semua orang yang berprofesi guru di seantero Indonesia,” ucapnya.

Napak tilas itu akhirnya bukan hanya perjalanan mengenang masa lalu. Lebih dari itu, kunjungan tersebut mengegaskan bahwa sekolah yang baik bukan hanya melahirkan murid yang pintar, tetapi juga manusia yang penuh sukacita, peduli, dan siap menghidupi nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.(AD)

Via Artikel
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Napak Tilas ke SDK Ranggu I, Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM Mengenang Sekolah sebagai “Medan Kegembiraan”

Katolik terkini- Mei 26, 2026 0
Napak Tilas ke SDK Ranggu I, Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM Mengenang Sekolah sebagai “Medan Kegembiraan”
Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM foto bersama dengan siswa-siswi SDK Ranggu 1, Manggarai Barat Katolik Terkini - Ada satu momen yang begitu menyentuh hati dalam …

Most Popular

96 Calon Komuni Pertama Paroki St. Yoseph Palembang Teguhkan Iman Lewat Rekoleksi di Via Crucis Sukamoro

96 Calon Komuni Pertama Paroki St. Yoseph Palembang Teguhkan Iman Lewat Rekoleksi di Via Crucis Sukamoro

Mei 24, 2026
Napak Tilas ke SDK Ranggu I, Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM Mengenang Sekolah sebagai “Medan Kegembiraan”

Napak Tilas ke SDK Ranggu I, Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM Mengenang Sekolah sebagai “Medan Kegembiraan”

Mei 26, 2026
Kenalkan Kongregasi SCJ Sejak Dini, 130 Anak BIA Paroki St. Yoseph Palembang Kunjungi Provinsialat

Kenalkan Kongregasi SCJ Sejak Dini, 130 Anak BIA Paroki St. Yoseph Palembang Kunjungi Provinsialat

Mei 24, 2026
Luky A. Yusgiantoro Ketua PP ISKA:  Dies Natalis 68 ISKA Buatlah Ibu Pertiwi Tersenyum Dengan Karya dan Pengabdian Kita Masing-Masing

Luky A. Yusgiantoro Ketua PP ISKA: Dies Natalis 68 ISKA Buatlah Ibu Pertiwi Tersenyum Dengan Karya dan Pengabdian Kita Masing-Masing

Mei 22, 2026

Editor Post

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026

Popular Post

96 Calon Komuni Pertama Paroki St. Yoseph Palembang Teguhkan Iman Lewat Rekoleksi di Via Crucis Sukamoro

96 Calon Komuni Pertama Paroki St. Yoseph Palembang Teguhkan Iman Lewat Rekoleksi di Via Crucis Sukamoro

Mei 24, 2026
Napak Tilas ke SDK Ranggu I, Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM Mengenang Sekolah sebagai “Medan Kegembiraan”

Napak Tilas ke SDK Ranggu I, Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM Mengenang Sekolah sebagai “Medan Kegembiraan”

Mei 26, 2026
Kenalkan Kongregasi SCJ Sejak Dini, 130 Anak BIA Paroki St. Yoseph Palembang Kunjungi Provinsialat

Kenalkan Kongregasi SCJ Sejak Dini, 130 Anak BIA Paroki St. Yoseph Palembang Kunjungi Provinsialat

Mei 24, 2026
Luky A. Yusgiantoro Ketua PP ISKA:  Dies Natalis 68 ISKA Buatlah Ibu Pertiwi Tersenyum Dengan Karya dan Pengabdian Kita Masing-Masing

Luky A. Yusgiantoro Ketua PP ISKA: Dies Natalis 68 ISKA Buatlah Ibu Pertiwi Tersenyum Dengan Karya dan Pengabdian Kita Masing-Masing

Mei 22, 2026

Populart Categoris

  • Berita912
  • Cerpen7
  • Doa85
  • Film20
  • Filsafat11
  • Internasional365
  • Jelajah115
  • Lifestyle205
  • Nasional147
  • Pelayanan Sosial131
  • Puisi2
  • Refleksi377
  • Sosok321
  • Teologi72
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini