-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Humaniora Internasional Refleksi Paus Leo: Natal Mengajak Kita Menemukan Kembali Damai dan Persaudaraan
Berita Humaniora Internasional Refleksi

Paus Leo: Natal Mengajak Kita Menemukan Kembali Damai dan Persaudaraan

Katolik terkini
Katolik terkini
15 Des, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Sumber foto dari Vatican News

Katolik Terkini - Paus Leo menegaskan bahwa Pohon Natal dan Adegan Kelahiran Yesus (Palungan) merupakan tanda iman dan harapan yang mengingatkan umat akan kedekatan Allah dengan manusia. 

Hal ini disampaikan Paus dalam pertemuannya dengan kelompok-kelompok yang menyumbangkan Pohon Natal dan Adegan Kelahiran Yesus Vatikan tahun ini, pada hari Senin (15/12/2025) di Aula Paulus VI.

Dalam kesempatan tersebut, Paus Leo juga mengajak seluruh umat beriman untuk berdoa bagi mereka yang menderita akibat perang dan kekerasan di berbagai belahan dunia. Secara khusus, Paus menyampaikan keprihatinan dan doa bagi para korban serangan teroris terhadap komunitas Yahudi di Sydney, Australia, yang terjadi pada hari Minggu.

“Cukup sudah bentuk-bentuk kekerasan antisemit ini,” tegas Paus Leo. 

Paus mengingatkan bahwa kebencian harus disingkirkan dari hati manusia, karena hanya dengan kasih dan persaudaraan sejati, perdamaian dapat terwujud.

Paus Leo menegaskan bahwa Adegan Kelahiran Yesus dan Pohon Natal adalah simbol yang mengajak umat untuk merenung dan memohon agar Tuhan memperbarui dalam diri manusia anugerah damai dan persaudaraan. Melalui tanda-tanda Natal ini, umat diundang untuk kembali pada nilai-nilai dasar iman Kristiani.

Adegan Kelahiran Yesus yang dipasang di Lapangan Santo Petrus berasal dari Keuskupan Nocera Inferiore-Sarno, dekat Napoli, Italia. 

Paus menjelaskan bahwa palungan tersebut mengingatkan para peziarah dari seluruh dunia bahwa Allah sungguh mendekat kepada umat manusia, menjadi salah satu dari kita, dan masuk ke dalam sejarah manusia melalui kelahiran seorang anak kecil.

“Dalam kemiskinan kandang di Betlehem, kita merenungkan misteri kerendahan hati dan kasih,” ujar Paus. 

Misteri ini, lanjutnya, mengajak setiap orang untuk menemukan kembali jati diri mereka dan hidup dalam persekutuan yang lebih mendalam dengan Allah.

Sementara itu, Pohon Natal setinggi 25 meter yang berdiri di samping palungan di Lapangan Santo Petrus berasal dari wilayah Bolzano, Italia utara.

Menyapa para perwakilan daerah tersebut, Paus Leo mengatakan bahwa pohon Natal adalah tanda kehidupan dan simbol harapan yang tak pernah padam, bahkan di tengah dinginnya musim dingin.

Lampu-lampu yang menghiasi pohon Natal itu melambangkan Yesus Kristus sebagai terang dunia, yang datang untuk menghalau kegelapan dosa dan menerangi perjalanan hidup manusia. Paus juga menyebutkan bahwa sejumlah pohon lain yang digunakan di lingkungan Vatikan tahun ini berasal dari wilayah Tyrol Selatan.

Dalam kesempatan yang sama, Paus Leo menyampaikan terima kasih kepada para perwakilan dari Kosta Rika yang menyumbangkan Adegan Kelahiran Yesus untuk Aula Paulus VI. Karya seni tersebut, berjudul Nacimiento Gaudium atau “Kelahiran Sukacita”, merupakan hasil karya seorang seniman Kosta Rika.

Palungan tersebut dihiasi dengan 28.000 pita, yang masing-masing melambangkan satu kehidupan yang diselamatkan dari aborsi berkat doa dan pendampingan organisasi-organisasi Katolik kepada para ibu yang membutuhkan.

Paus menilai karya ini tidak hanya menyampaikan pesan damai Natal, tetapi juga menjadi seruan kuat untuk melindungi kehidupan manusia sejak saat pembuahan.

Menutup pertemuan tersebut, Paus Leo mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pekerja Vatikan atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menghias ruang-ruang di dalam dan sekitar Vatikan selama masa Natal.

Paus mengajak semua orang untuk membiarkan kelembutan Kanak-kanak Yesus menerangi kehidupan sehari-hari, serta membiarkan kasih Allah tetap hidup dan bersemi dalam hati, seperti cabang-cabang pohon hijau abadi yang tak pernah layu.(AD)

Sumber : Vatican News

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka

Katolik terkini- Maret 03, 2026 0
Kisah Suster Ika dan 13 Perempuan yang Diselamatkan dari Jerat Perdagangan Orang di Sikka
Suster Fransiska Imakulata, SSpS Katolik Terkini - Nama Suster Fransiska Imakulata, SSpS, atau yang akrab disapa Suster Ika, mendadak menjadi perhatian publik …

Most Popular

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Februari 27, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

OFM Indonesia Tegaskan Isu tentang Mgr. Paskalis Bruno Syukur adalah TIDAK BENAR

Maret 02, 2026
Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Ekologi Integral: Antara Dokumen Gereja dan Kenyataan Sekolah Katolik

Februari 28, 2026
Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Antara Jubah dan Kuasa Hukum: Dilema Moral Seorang Imam di Kasus TPPO Sikka

Februari 27, 2026
Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Refleksi 18 Tahun Kerasulan: Kongres II Kerahiman Ilahi Palembang Serukan Transformasi Pelayanan dari Doa ke Tindakan Nyata

Februari 27, 2026

Populart Categoris

  • Berita822
  • Cerpen7
  • Doa79
  • Film17
  • Filsafat9
  • Internasional342
  • Jelajah114
  • Lifestyle196
  • Nasional117
  • Pelayanan Sosial114
  • Puisi2
  • Refleksi337
  • Sosok304
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini