-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Daerah Bukan Sekadar Hiburan, Inilah 3 Pilar Festival Golo Koe 2025 di Labuan Bajo
Berita Daerah

Bukan Sekadar Hiburan, Inilah 3 Pilar Festival Golo Koe 2025 di Labuan Bajo

Katolik terkini
Katolik terkini
12 Agu, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Katolik Terkini - Dentuman gong dari tangan Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, menjadi tanda resmi dimulainya Festival Golo Koe (FGK) 2025 di Waterfront Marina Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Minggu (10/8/2025).

Perhelatan tahunan ini akan berlangsung hingga 15 Agustus, mengangkat tema "Merajut Kebangsaan melalui Pariwisata Berkelanjutan yang Sinodal dan Inklusif", menggabungkan unsur budaya, religiusitas, dan pariwisata berbasis nilai lokal.

Pembukaan FGK 2025 dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng, Kepala Kantor KSOP Labuan Bajo, Direktur BOP Flores Labuan Bajo, Kapolres Manggarai Barat, Dandim, Danlanal, Kejari Mabar, dan Sekda Mabar.

Acara ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun ke-24 Imamat Mgr. Maksimus Regus, yang dirayakan bersama seluruh masyarakat dan tamu undangan.

Kehadiran tokoh-tokoh lintas sektor mencerminkan bahwa FGK adalah ruang perjumpaan bersama, bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk memperkuat solidaritas sosial dan spiritual.

Makna Tema Festival Tahun Ini

Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng menegaskan, FGK adalah milik seluruh masyarakat Manggarai Barat.

Tiga pilar utama yang menjadi dasar pelaksanaan FGK 2025 adalah kebersamaan dalam kebhinekaan demi memperkuat semangat kebangsaan, pelestarian dan pemanfaatan potensi pariwisata secara bijak dan berkelanjutan, pelayanan inklusif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, tema tahun ini menegaskan bahwa FGK bukan hanya agenda budaya, tetapi juga ruang kolaborasi sosial, ekonomi, dan spiritual yang menjaga identitas lokal di tengah perkembangan zaman.

Uskup Maksimus: Pariwisata Harus Berlandaskan Keberlanjutan

Dalam sambutannya, Mgr. Maksimus Regus menekankan bahwa Labuan Bajo bukan hanya destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga “titipan generasi masa depan” yang harus dijaga dari eksploitasi berlebihan.

Ia mengingatkan bahaya pendekatan profit-oriented yang semata-mata mengejar keuntungan tanpa memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan manfaat bagi komunitas lokal.

“Hasrat pada akumulasi profit akan menggiring keindahan pariwisata Labuan Bajo sekadar sebagai arena kerakusan, sulit menyisakan manfaat besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Sejak empat tahun lalu, FGK menjadi narasi tandingan terhadap eksploitasi alam dengan mengusung pendekatan multi-perspektif: menggabungkan dimensi religius, kultural, ekonomi, dan lintas iman.

Festival ini menjadi ruang perjumpaan dan persaudaraan sosial yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat.

Rangkaian Festival: Dari Prosesi Religi hingga Panggung Budaya

FGK 2025 diawali prosesi Patung Bunda Maria Assumpta Nusantara yang berkeliling ke setiap sudut Keuskupan Labuan Bajo sebulan sebelum pembukaan.

Rangkaian acara festival memadukan tarian dan musik tradisional Manggarai Barat, kuliner khas daerah yang memperkenalkan cita rasa local, dan simbol-simbol budaya dan kegiatan religius yang memperkuat iman.

Festival ini bukan sekadar tontonan, melainkan pengalaman menyeluruh bagi wisatawan untuk merasakan denyut kehidupan masyarakat lokal.

Toleransi dan Kebersamaan Lintas Budaya

FGK juga menjadi cerminan toleransi tinggi di Manggarai Barat. Masyarakat dari berbagai agama, suku, dan latar belakang budaya bekerja sama menyukseskan acara ini. 

Nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati ini diharapkan dapat diwariskan kepada generasi muda sebagai modal sosial dalam membangun daerah.

Bagi masyarakat Manggarai Barat, FGK adalah bagian dari strategi pengembangan pariwisata berbasis budaya lokal. Wisatawan diundang tidak hanya melihat keindahan alam, tetapi juga mengenal kehidupan spiritual, nilai tradisi, dan keramahan penduduk.

Dengan mengandalkan potensi alam dan budaya yang kuat, FGK mendorong pariwisata berkelanjutan yang memprioritaskan kelestarian lingkungan (ekologis) dan pemberdayaan komunitas lokal.

Mgr. Maksimus menutup sambutannya dengan harapan agar FGK terus menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, gereja, komunitas lokal, dan pelaku pariwisata. 

Labuan Bajo diharapkan dikenal dunia bukan hanya karena ikon Pulau Komodo dan panorama sunset-nya, tetapi juga karena budaya yang kaya dan masyarakat yang ramah.

“Keindahan Labuan Bajo adalah titipan generasi masa depan. Kita jaga, kita rawat, dan kita gunakan seperlunya saja,” pesannya.(AD)

Sumber : Komsos Keuskupan Labuan Bajo

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Seribu Lilin, Seribu Tanda Tanya: Umat Menuntut Vatikan Lakukan Investigasi Independen atas Mundurnya Uskup Paskalis

Katolik terkini- Februari 10, 2026 0
Seribu Lilin, Seribu Tanda Tanya: Umat Menuntut Vatikan Lakukan Investigasi Independen atas Mundurnya Uskup Paskalis
Ratusan umat Katolik dari berbagai wilayah di Jabodetabek menggelar Aksi Seribu Lilin dan Doa di depan Nunciatura Apostolik (Kedutaan Besar Vatikan) pada Sabtu…

Most Popular

Sang Uskup yang Dituduh Hedon itu Kembali ke Persaudaraan OFM Hanya dengan Dua Koper Kecil

Sang Uskup yang Dituduh Hedon itu Kembali ke Persaudaraan OFM Hanya dengan Dua Koper Kecil

Februari 08, 2026
Seribu Lilin, Seribu Tanda Tanya: Umat Menuntut Vatikan Lakukan Investigasi Independen atas Mundurnya Uskup Paskalis

Seribu Lilin, Seribu Tanda Tanya: Umat Menuntut Vatikan Lakukan Investigasi Independen atas Mundurnya Uskup Paskalis

Februari 10, 2026
Membentuk Remaja Misioner yang Peduli Anak dan Lingkungan di Keuskupan Labuan Bajo

Membentuk Remaja Misioner yang Peduli Anak dan Lingkungan di Keuskupan Labuan Bajo

Februari 09, 2026
Gereja Katolik Filipina Perkuat Peran Paroki dalam Pencegahan Perdagangan Manusia

Gereja Katolik Filipina Perkuat Peran Paroki dalam Pencegahan Perdagangan Manusia

Februari 06, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

Sang Uskup yang Dituduh Hedon itu Kembali ke Persaudaraan OFM Hanya dengan Dua Koper Kecil

Sang Uskup yang Dituduh Hedon itu Kembali ke Persaudaraan OFM Hanya dengan Dua Koper Kecil

Februari 08, 2026
Seribu Lilin, Seribu Tanda Tanya: Umat Menuntut Vatikan Lakukan Investigasi Independen atas Mundurnya Uskup Paskalis

Seribu Lilin, Seribu Tanda Tanya: Umat Menuntut Vatikan Lakukan Investigasi Independen atas Mundurnya Uskup Paskalis

Februari 10, 2026
Membentuk Remaja Misioner yang Peduli Anak dan Lingkungan di Keuskupan Labuan Bajo

Membentuk Remaja Misioner yang Peduli Anak dan Lingkungan di Keuskupan Labuan Bajo

Februari 09, 2026
Gereja Katolik Filipina Perkuat Peran Paroki dalam Pencegahan Perdagangan Manusia

Gereja Katolik Filipina Perkuat Peran Paroki dalam Pencegahan Perdagangan Manusia

Februari 06, 2026

Populart Categoris

  • Berita802
  • Cerpen7
  • Doa78
  • Film17
  • Filsafat8
  • Internasional338
  • Jelajah113
  • Lifestyle192
  • Nasional109
  • Pelayanan Sosial113
  • Puisi2
  • Refleksi327
  • Sosok298
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini