Berita
Daerah
Inspirasi
Pelayanan Sosial
Pasca Gempa Flores, JPIC-OFM Indonesia Gelar Pendampingan Psikososial bagi Anak-Anak di Paroki Tentang
LABUAN BAJO, Katolik Terkini – Tim Justice, Peace and Integrity of Creation (JPIC-OFM) Indonesia menggelar kegiatan pendampingan psikososial bagi anak-anak sekolah yang terdampak gempa bumi di Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang, Keuskupan Labuan Bajo. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, 12–16 Oktober 2026, dengan mengunjungi stasi-stasi di wilayah paroki tersebut.
Pendampingan ini bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang mengalami trauma pascagempa berkekuatan 7,7 SR yang mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menyasar anak-anak dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Melalui berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif, tim pendamping berupaya menghadirkan ruang aman bagi anak-anak untuk kembali membangun rasa nyaman, mengekspresikan perasaan, dan menemukan keceriaan setelah mengalami peristiwa gempa.
Dua utusan JPIC-OFM Indonesia yang terlibat langsung dalam kegiatan ini adalah Sdri. Amel dan Sdr. Leony. Keduanya merupakan alumni Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta dan bertugas mendampingi anak-anak di sejumlah stasi dalam wilayah Paroki Tentang.
Disambut Secara Adat di Stasi Sirimese
Salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan adalah Stasi Sirimese. Di tempat ini, rombongan JPIC-OFM Indonesia disambut secara adat oleh pengurus stasi bersama para tua-tua adat setempat. Penyambutan tersebut menjadi ungkapan penghormatan sekaligus tanda penerimaan masyarakat terhadap kehadiran tim pendamping.
Sebelum kegiatan pendampingan dimulai, acara diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Rekan Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang, Pater Andreas Ivan Setiawan, OFM.
Setelah perayaan Ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai aktivitas bersama anak-anak. Mereka diajak bermain, bernyanyi, bercerita, serta mengikuti aneka permainan edukatif yang dirancang untuk membangun kembali suasana gembira dan interaksi positif.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak mendapat kesempatan untuk bermain bersama, berkomunikasi, dan mengekspresikan diri dalam suasana yang menyenangkan.
Salah seorang anak peserta mengungkapkan kegembiraannya atas kegiatan pendampingan tersebut.
“Saya senang sekali, dapat hiburan dan main-main dari ibu pendamping,” ungkapnya dengan wajah ceria.
Ungkapan tersebut memperlihatkan antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan yang menghadirkan suasana berbeda di tengah pengalaman sulit pascagempa.
Menjelang akhir kegiatan di Stasi Sirimese, Tim JPIC-OFM Indonesia membagikan bingkisan kasih kepada anak-anak sekolah. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai kenangan atas kebersamaan yang telah terjalin.
Menghadirkan Kepedulian dan Harapan bagi Anak-Anak
Kegiatan pendampingan psikososial ini menjadi bagian dari upaya pelayanan kemanusiaan Gereja bagi masyarakat yang terdampak bencana, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan setelah mengalami peristiwa traumatis.
Kehadiran tim pendamping di stasi-stasi Paroki Tentang diharapkan dapat membantu anak-anak kembali merasakan suasana aman, membangun hubungan sosial yang positif, serta memperoleh dukungan dalam proses pemulihan psikologis mereka.
Pendampingan semacam ini juga menegaskan pentingnya perhatian terhadap kebutuhan psikososial anak-anak dalam situasi pascabencana. Selain bantuan material, dukungan emosional dan ruang untuk bermain serta berinteraksi menjadi bagian penting dalam proses pemulihan mereka.
Sekilas tentang JPIC-OFM Indonesia
JPIC-OFM Indonesia merupakan sebuah lembaga yang terintegral dalam pelayanan Persaudaraan Fransiskan di Indonesia.
Pelayanannya berlandaskan Injil dan spiritualitas St. Fransiskus Asisi, yang menekankan hidup sederhana, kerendahan hati, persaudaraan dengan seluruh ciptaan, serta keberpihakan kepada kaum miskin dan tertindas.
JPIC-OFM Indonesia berafiliasi dengan JPIC-OFM General di Roma serta Franciscans International yang berkarya di lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York dan Jenewa.
Dalam pelayanannya, JPIC-OFM Indonesia memiliki enam bidang karya utama, yakni animasi, advokasi, penelitian dan pengembangan (litbang), sosial karitatif melalui Rumah Singgah St. Antonius Padua Jakarta, ekologi, serta ekopastoral.
Melalui kegiatan pendampingan psikososial di Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang, semangat persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama diwujudkan melalui kehadiran langsung bersama anak-anak yang terdampak bencana.
Kontributor: Benediktus Jebabun
KOMSOS Stasi Sirimese
Via
Berita



Posting Komentar