Berita
Daerah
Humaniora
Pelayanan Sosial
Solidaritas Fransiskan untuk Korban Gempa, JPIC OFM Jangkau Kampung Nanu dan Ajo
Manggarai, Katolik Terkini - Di tengah duka dan kondisi pascagempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026, solidaritas kemanusiaan terus mengalir bagi warga terdampak. Keluarga Fransiskan melalui JPIC (Justice, Peace and Integrity of Creation) OFM Provinsi St. Mikael Malaikat Agung Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga di wilayah yang terdampak dan sulit dijangkau.
Penyaluran bantuan dilakukan pada Rabu, (16/9/2026), sekitar pukul 16.00 WITA. Tim relawan Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang, di bawah instruksi Pastor Paroki Pater Hendra OFM, meneruskan bantuan yang diberikan JPIC OFM kepada warga di luar wilayah Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang.
Kali ini, bantuan disalurkan kepada warga Kampung Nanu dan Kampung Ajo, Paroki Loce. Kedua kampung tersebut merupakan wilayah yang relatif terisolasi dan berada cukup jauh dari jangkauan pelayanan bantuan.
Sebanyak 155 paket bantuan yang terdiri atas sembako, selimut, dan tikar dibagikan kepada warga di kedua kampung tersebut. Bantuan diberikan kepada seluruh rumah yang menjadi sasaran penyaluran.
Saat menyerahkan bantuan, Fr. Dendy OFM mengatakan bahwa kehadiran tim tidak semata-mata membawa bantuan material, tetapi juga merupakan bentuk solidaritas dan pendampingan bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.
“Kami datang bukan hanya membawa bantuan logistik, tapi membawa solidaritas dan doa. Semangat Fransiskus Asisi mengajarkan kami untuk hadir bersama mereka yang paling kecil, paling menderita, dan paling membutuhkan,” ungkap Fr. Dendy OFM.
Kehadiran tim disambut haru oleh warga Kampung Nanu dan Kampung Ajo. Selain membagikan sembako, selimut, dan tikar, tim juga hadir bersama warga di tengah situasi pascabencana dengan doa dan penguatan.
Fr. Dendy OFM berharap kondisi masyarakat segera pulih dan warga yang terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
Salah seorang warga Kampung Nanu, Paroki Loce, Gregorius Wadur, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kehadiran keluarga Fransiskan melalui Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang.
“Terima kasih kepada saudara-saudara OFM. Di saat kami kehilangan rumah dan rasa aman, kehadiran kalian adalah wujud nyata Gereja yang sinodal, solid dan solider. Gereja yang peka melihat situasi umat. Ini bukan sekadar bantuan, ini adalah pelukan persaudaraan,” tutur Gregorius.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian JPIC OFM bersama Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang terhadap warga yang terdampak bencana. Pendampingan diharapkan tidak berhenti pada bantuan darurat, tetapi berlanjut dalam proses pemulihan masyarakat dalam jangka panjang.
Bagi keluarga Fransiskan, kepedulian terhadap korban bencana merupakan bagian dari panggilan untuk memperjuangkan keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan dengan hadir secara nyata di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Oleh Kontributor: Benediktus Jebabun, Komsos Paroki Tentang
Via
Berita

Posting Komentar