-->
Telusuri
24 C
id
Katolik Terkini
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Telusuri
Beranda Berita Daerah Nasional Pelayanan Sosial Caritas Indonesia Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi
Berita Daerah Nasional Pelayanan Sosial

Caritas Indonesia Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi

Katolik terkini
Katolik terkini
01 Des, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Katolik Terkini - Caritas Indonesia menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Minggu, 24 November 2024. Penyerahan simbolis dilakukan di Kantor Bupati Flores Timur oleh Rudy Raka, Koordinator Divisi Tanggap Darurat Caritas Indonesia, kepada Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno.  

Bantuan yang diserahkan mencakup 2.573 paket pangan keluarga, 1.902 paket hygiene kit, dan 12 ton beras. Selain itu, bantuan tambahan berupa 200 family kit, 200 paket pangan keluarga, dan 200 hygiene kit akan segera didistribusikan. Sebelumnya, bantuan telah didistribusikan sejak 4 November 2024 ke Kabupaten Flores Timur dan Sikka.  

Caritas Indonesia juga berkomitmen memberikan layanan kesehatan berkelanjutan bagi pengungsi, bekerja sama dengan pemerintah dan berbagai pihak lainnya untuk mempercepat pemulihan pasca-erupsi.  

Dukungan Pemerintah untuk Pemulihan  

Dalam kunjungannya, Menko PMK Pratikno meninjau langsung penanganan darurat bencana di Kabupaten Flores Timur, meliputi posko pengungsian, gudang logistik, serta lokasi pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). 

Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berencana membangun huntara untuk 2.209 kepala keluarga (KK) terdampak di empat lokasi potensial. Salah satu lokasi yang diusulkan adalah Desa Konga, yang dinilai layak karena memiliki luas lahan memadai.  

Selain itu, pemerintah daerah mengusulkan tiga lokasi relokasi hunian tetap:  

  1. Botongkarang/Noboleto, untuk warga dari Desa Dulipali (223 KK), Nobo (415 KK), dan Klatanlo (346 KK). Lokasi ini aman dan berada di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB).  
  2. Wukoh Lewoloroh, mencakup Desa Boru (369 KK) dan Hokeng Jaya (457 KK).  
  3. Kojarobet, Desa Hewa, untuk relokasi warga dari Desa Nawokote (399 KK).  

Pemerintah juga berencana memberikan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp500.000 per KK selama enam bulan bagi warga yang mengungsi secara mandiri di rumah kerabat.  

Situasi Pengungsian  

Hingga 27 November 2024, jumlah pengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi mencapai 13.240 jiwa. Pemerintah terus mengupayakan percepatan penanganan dan pemulihan, termasuk pembangunan infrastruktur hunian dan layanan dasar bagi masyarakat terdampak.  

Hadir dalam acara tersebut adalah Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Pejabat Gubernur NTT, dan Penjabat Bupati Flores Timur, yang menunjukkan sinergi lintas lembaga dalam menangani bencana ini.  

Caritas Indonesia dan pemerintah bersama berbagai mitra berkomitmen mendukung pemulihan kehidupan masyarakat Flores Timur pasca-erupsi.(AD)

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Klarifikasi Resmi Pater Marsel Agot SVD Bantah Tuduhan Pimpin Massa Bersenjata Parang di Labuan Bajo

Katolik terkini- Januari 31, 2026 0
Klarifikasi Resmi Pater Marsel Agot SVD Bantah Tuduhan Pimpin Massa Bersenjata Parang di Labuan Bajo
Pater Marsel Agot, SVD Katolik Terkini - Pater Marsel Agot, SVD, menyampaikan klarifikasi resmi sekaligus bantahan keras terhadap pemberitaan media daring BAJO…

Most Popular

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Duka Kemanusiaan di Altar St. Yoseph Palembang: Melepas Kepergian Ibu Christina, Pendidik Setia dan Saksi Iman

Duka Kemanusiaan di Altar St. Yoseph Palembang: Melepas Kepergian Ibu Christina, Pendidik Setia dan Saksi Iman

Januari 28, 2026
Apakah Jabatan Uskup atau Kardinal Patut Menjadi Ambisi Para Imam?

Apakah Jabatan Uskup atau Kardinal Patut Menjadi Ambisi Para Imam?

Januari 24, 2026

Editor Post

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Duka Kemanusiaan di Altar St. Yoseph Palembang: Melepas Kepergian Ibu Christina, Pendidik Setia dan Saksi Iman

Duka Kemanusiaan di Altar St. Yoseph Palembang: Melepas Kepergian Ibu Christina, Pendidik Setia dan Saksi Iman

Januari 28, 2026
Apakah Jabatan Uskup atau Kardinal Patut Menjadi Ambisi Para Imam?

Apakah Jabatan Uskup atau Kardinal Patut Menjadi Ambisi Para Imam?

Januari 24, 2026

Populart Categoris

  • Berita795
  • Cerpen7
  • Doa78
  • Film17
  • Filsafat8
  • Internasional337
  • Jelajah113
  • Lifestyle190
  • Nasional105
  • Pelayanan Sosial111
  • Puisi2
  • Refleksi323
  • Sosok296
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini