-->
Telusuri
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Beranda Berita Daerah Internasional Nasional Pendidikan Menenun Masa Depan Gereja Melalui Pendidikan: Sinergi Komisi Pendidikan Katolik se-Regio Sumatera
Berita Daerah Internasional Nasional Pendidikan

Menenun Masa Depan Gereja Melalui Pendidikan: Sinergi Komisi Pendidikan Katolik se-Regio Sumatera

Andreas Daris Awalistyo, S.Pd., M.I.Kom
Andreas Daris Awalistyo, S.Pd., M.I.Kom
13 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
PALEMBANG, Katolik Terkini – Di tengah derasnya arus modernitas dan dinamika kurikulum nasional, Lembaga Pendidikan Katolik di Sumatera menegaskan kembali jati dirinya. Bertempat di ketenangan Wismalat Podomoro, Sukamoro, Sumatera Selatan, para pengambil kebijakan pendidikan Katolik se-Regio Sumatera berkumpul dalam sebuah perjumpaan strategis bertajuk “Bersinergi Membangun Pendidikan Katolik yang Bermutu, Berkarakter, dan Relevan di Regio Sumatera”. 

Perhelatan yang berlangsung dari Rabu hingga Sabtu (11-14 Maret 2026) ini bukan sekadar pertemuan rutin. Ini adalah sebuah gerakan kolektif untuk memastikan bahwa lilin pendidikan Katolik tetap menyala terang di tengah tantangan zaman yang kian kompleks. Memulai dengan Berkat Langkah besar ini diawali dengan kerendahan hati. 

RD Yohanes Kristianto, Vikjen Keuskupan Agung Palembang, membuka rangkaian kegiatan dengan perayaan Misa Kudus. Dalam tradisi Katolik, memulai tugas dengan Ekaristi adalah pengakuan bahwa segala usaha manusiawi—termasuk dalam dunia pendidikan—harus berakar pada penyertaan Tuhan. 

Pertemuan ini mempertemukan seluruh elemen vital: Komisi Pendidikan (Komdik), Majelis Pendidikan Katolik (MPK), pengurus Yayasan Persekolahan Keuskupan maupun Tarekat Religius, hingga pimpinan Perguruan Tinggi Katolik se-Sumatera.
Jati Diri: Lebih dari Sekadar Prestasi Akademik Ketua Komdik Regio Sumatera, RD Agustinus KG Faran, menekankan bahwa pendidikan Katolik adalah bagian integral dari perutusan Gereja. Beliau mengutip untaian hikmat dari Kitab Amsal 22:6: “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.” 

 "Pendidikan kita harus menghadirkan terang Kristus. Kita tidak hanya mencetak pribadi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga matang dalam iman dan kokoh secara karakter," ungkap Romo Faran. 

Senada dengan itu, RD Gading Johanes Sianipar Ketua Komdik Keuskupan Agung Palembang menjelaskan bahwa nilai-nilai Injili kasih, keadilan, dan penghargaan pada martabat manusia adalah fondasi yang membuat pendidikan Katolik berbeda. 

"Kita dituntut inovatif tanpa kehilangan jati diri. Di tengah persaingan global, lulusan kita harus adaptif namun tetap beriman teguh," tambahnya.
Langkah Strategis: Kurikulum Khas dan Sentra Belajar Pertemuan ini juga menjadi laboratorium pemikiran dengan menghadirkan para pakar yang kompeten di bidangnya: 
  1. RP Antonius Vico Christiawan, SJ membedah pentingnya evaluasi diri sekolah. 
  2. RP Dr. Vinsensius Darmin Mbula, OFM membawa gagasan segar mengenai kurikulum unggul khas Katolik. 
  3. Drs. L. Manik Mustikohendro, M.Si menyajikan potret data pendidikan Katolik di Sumatera sebagai basis pengambilan kebijakan. 
  4. Dr. Ferdinandus Hindiarto, S.Psi., M.Si memaparkan urgensi Sentra Belajar Guru (SBG). 
Ketua Panitia Pelaksana, RD Dionesius Anton Liberto, mengungkapkan bahwa salah satu output konkret yang dikejar adalah perumusan mekanisme Sentra Belajar Guru dan penyusunan Kurikulum Khas Katolik. 

 "Tujuan kita jelas: meningkatkan sinergi. Kita ingin memastikan bahwa guru-guru kita memiliki wadah untuk terus belajar, dan kurikulum kita memiliki kekhasan yang menjawab tantangan zaman sekaligus setia pada perutusan Gereja dalam mencerdaskan bangsa," jelas Romo Anton. Harapan dari Sumatera
Melalui dialog yang hangat namun kritis, pertemuan di Banyuasin ini diharapkan menghasilkan rekomendasi dan timeline implementasi yang nyata. Sinergi antara keuskupan dan yayasan menjadi kunci agar pendidikan Katolik di Sumatera tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak bersama sebagai satu tubuh yang harmoni. 

Wismalat Podomoro saksi bisu bagaimana komitmen ini diperbarui. Bahwa di setiap ruang kelas Katolik di pelosok Sumatera, ada misi suci untuk membentuk manusia yang utuh—bagi Gereja, dan bagi Indonesia.
Kontributor Palembang : Andreas Daris Awalistyo
Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Menghidupi Iman Lewat Pelayanan, Pesan Uskup Labuan Bajo pada Misa Kamis Putih di Rekas

Katolik terkini- April 03, 2026 0
Menghidupi Iman Lewat Pelayanan, Pesan Uskup Labuan Bajo pada Misa Kamis Putih di Rekas
Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, memimpin perayaan Misa Kamis Putih di Paroki Rekas  Katolik Terkini - Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, memimpin …

Most Popular

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Maret 30, 2026
Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

April 01, 2026
Momen Istimewa Minggu Palma di Werang, Dipimpin Langsung oleh Uskup Labuan Bajo

Momen Istimewa Minggu Palma di Werang, Dipimpin Langsung oleh Uskup Labuan Bajo

Maret 30, 2026
Gereja yang Hadir dan Peduli: Kunjungan Pastoral Uskup Labuan Bajo ke Rumah Shelter

Gereja yang Hadir dan Peduli: Kunjungan Pastoral Uskup Labuan Bajo ke Rumah Shelter

Maret 30, 2026

Editor Post

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026

Popular Post

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Maret 30, 2026
Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

April 01, 2026
Momen Istimewa Minggu Palma di Werang, Dipimpin Langsung oleh Uskup Labuan Bajo

Momen Istimewa Minggu Palma di Werang, Dipimpin Langsung oleh Uskup Labuan Bajo

Maret 30, 2026
Gereja yang Hadir dan Peduli: Kunjungan Pastoral Uskup Labuan Bajo ke Rumah Shelter

Gereja yang Hadir dan Peduli: Kunjungan Pastoral Uskup Labuan Bajo ke Rumah Shelter

Maret 30, 2026

Populart Categoris

  • Berita864
  • Cerpen7
  • Doa81
  • Film18
  • Filsafat10
  • Internasional356
  • Jelajah115
  • Lifestyle201
  • Nasional131
  • Pelayanan Sosial121
  • Puisi2
  • Refleksi356
  • Sosok312
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini