-->
Telusuri
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Beranda Berita Humaniora Inspirasi Internasional Refleksi Sosok Paus Leo XIV Baptis 20 Bayi Pegawai Vatikan di Kapel Sistina
Berita Humaniora Inspirasi Internasional Refleksi Sosok

Paus Leo XIV Baptis 20 Bayi Pegawai Vatikan di Kapel Sistina

Katolik terkini
Katolik terkini
13 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Paus Leo XIV Baptis Anak Pegawai Vatikan dan Jelaskan Makna Tanda Baptisan

Katolik Tekini - Paus Leo XIV membaptis 20 bayi, anak-anak dari para pegawai Vatikan, dalam Perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat di Kapel Sistina, pada Minggu (Pesta Pembaptisan Tuhan).

Tradisi tahunan ini kembali menjadi momen penuh makna bagi keluarga Vatikan, sekaligus penegasan pentingnya iman sejak awal kehidupan.

Dalam homilinya, Paus Leo XIV menegaskan bahwa iman merupakan kebutuhan mendasar bagi kehidupan manusia, sama pentingnya bahkan lebih dari kebutuhan jasmani seperti makanan dan pakaian. Ia mengajak para orang tua untuk tidak menunda pemberian iman kepada anak-anak mereka.

“Jika makanan dan pakaian diperlukan untuk hidup, maka iman lebih dari sekadar diperlukan, karena bersama Allah, hidup menemukan keselamatan,” ujar Paus.

Iman sebagai Fondasi Kehidupan Anak

Paus Leo XIV membandingkan iman dengan perawatan dasar yang tidak dapat dipilih sendiri oleh seorang bayi.

Menurutnya, ketika orang tua mengetahui sesuatu itu baik dan penting, mereka akan segera memberikannya kepada anak-anak yang mereka kasihi.

“Siapa di antara kita yang akan membiarkan bayi tanpa pakaian atau makanan, sambil menunggu mereka memilih sendiri ketika dewasa?” ungkap Paus.

Pesan ini menegaskan ajaran Gereja Katolik bahwa baptisan anak bukan sekadar tradisi, melainkan sebuah tindakan iman yang menghadirkan keselamatan Allah sejak dini.

Baptisan Yesus dan Kedekatan Allah dengan Manusia

Merefleksikan Injil tentang pembaptisan Yesus di Sungai Yordan, Paus Leo XIV menekankan bahwa Allah memilih untuk hadir di tengah manusia, bahkan di tempat yang paling tidak terduga.

Ia mengutip jawaban Yesus kepada Yohanes Pembaptis, “Biarlah hal itu terjadi sekarang, sebab demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah,” dan menjelaskan bahwa “kebenaran” Allah adalah tindakan penyelamatan-Nya, di mana manusia dibenarkan melalui Kristus.

Pembaptisan Yesus, menurut Paus, menjadi tanda yang sarat makna: kematian dan kebangkitan, pengampunan dan persekutuan, yang kini diteruskan dalam sakramen baptisan bagi anak-anak.

Anak Menjadi Ciptaan Baru dalam Kristus

Kepada para orang tua, Paus Leo XIV menegaskan bahwa anak-anak yang dibaptis diubah menjadi ciptaan baru. Jika dari orang tua mereka menerima kehidupan, maka melalui baptisan mereka menerima makna untuk menjalani kehidupan itu, yakni iman.

Paus juga menekankan peran orang tua sebagai saksi pertama dan pendidik iman bagi anak-anak mereka. Melalui kasih dan tanggung jawab orang tua, kasih pemeliharaan Allah menjadi nyata di dunia.

Ia mengingatkan bahwa kehidupan keluarga terus mengalami perubahan: suatu saat anak-anak akan tumbuh dewasa dan justru menjadi penopang bagi orang tua mereka.

Doa bagi Keluarga dan Makna Tanda Baptisan

Dalam doanya, Paus Leo XIV memohon agar sakramen baptisan meneguhkan keluarga-keluarga dalam kasih yang setia dan berkelanjutan.

“Semoga baptisan, yang mempersatukan kita dalam satu keluarga Gereja, menguduskan semua keluargamu sepanjang masa,” doanya.

Paus juga menjelaskan makna simbol-simbol baptisan: air sebagai pembasuhan dalam Roh Kudus yang menyucikan dari dosa, pakaian putih sebagai jubah baru untuk perjamuan Kerajaan Allah, serta lilin baptisan sebagai terang Kristus yang bangkit dan menerangi perjalanan hidup umat beriman.

Tradisi Sejak Santo Yohanes Paulus II

Pembaptisan anak-anak pegawai Vatikan merupakan tradisi yang dimulai pada tahun 1981 oleh Santo Yohanes Paulus II.

Awalnya dilaksanakan di Kapel Paulus, perayaan ini sejak tahun 1983 secara rutin digelar di Kapel Sistina dan menjadi salah satu momen khas dalam kalender liturgi Vatikan.

Melalui perayaan ini, Paus Leo XIV kembali menegaskan pesan Gereja bahwa baptisan adalah anugerah kasih Allah, dasar kehidupan iman, serta panggilan bagi keluarga untuk bertumbuh dalam kasih, kesetiaan, dan pengharapan.(AD)

Sumber: Vatican News

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Perbarui Komitmen Pelayanan, 23 Imam Muda KAPal Ikuti Ongoing Formation di Banyuasin

Andreas Daris Awalistyo, S.Pd., M.I.Kom- Juni 26, 2026 0
Perbarui Komitmen Pelayanan, 23 Imam Muda KAPal Ikuti Ongoing Formation di Banyuasin
BANYUASIN, Katolik Terkini – Sebanyak 23 imam Diosesan Keuskupan Agung Palembang (KAPal) dengan usia tahbisan di bawah sepuluh tahun (Basepta) mengikuti kegi…

Most Popular

John Paul II Cup 2026 Siap Satukan Ribuan Misdinar KAJ dalam Semangat “Bara Aksi Lestari”

John Paul II Cup 2026 Siap Satukan Ribuan Misdinar KAJ dalam Semangat “Bara Aksi Lestari”

Juni 19, 2026
Sambut 100 Tahun Kolese Kanisius, Siswa Project AS2 Gelar Aksi Sosial untuk Anak-anak dan Penyandang Disabilitas

Sambut 100 Tahun Kolese Kanisius, Siswa Project AS2 Gelar Aksi Sosial untuk Anak-anak dan Penyandang Disabilitas

Juni 18, 2026
Caritas Indonesia dan Caritas Italiana Verifikasi Program Inklusif bagi Penyandang Disabilitas di Labuan Bajo

Caritas Indonesia dan Caritas Italiana Verifikasi Program Inklusif bagi Penyandang Disabilitas di Labuan Bajo

Juni 22, 2026
Ensiklik Paus Leo XIV Rerum Novarum: AI Harus Melayani Kemanusiaan

Ensiklik Paus Leo XIV Rerum Novarum: AI Harus Melayani Kemanusiaan

Mei 26, 2026

Editor Post

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

John Paul II Cup 2026 Siap Satukan Ribuan Misdinar KAJ dalam Semangat “Bara Aksi Lestari”

John Paul II Cup 2026 Siap Satukan Ribuan Misdinar KAJ dalam Semangat “Bara Aksi Lestari”

Juni 19, 2026
Sambut 100 Tahun Kolese Kanisius, Siswa Project AS2 Gelar Aksi Sosial untuk Anak-anak dan Penyandang Disabilitas

Sambut 100 Tahun Kolese Kanisius, Siswa Project AS2 Gelar Aksi Sosial untuk Anak-anak dan Penyandang Disabilitas

Juni 18, 2026
Caritas Indonesia dan Caritas Italiana Verifikasi Program Inklusif bagi Penyandang Disabilitas di Labuan Bajo

Caritas Indonesia dan Caritas Italiana Verifikasi Program Inklusif bagi Penyandang Disabilitas di Labuan Bajo

Juni 22, 2026
Ensiklik Paus Leo XIV Rerum Novarum: AI Harus Melayani Kemanusiaan

Ensiklik Paus Leo XIV Rerum Novarum: AI Harus Melayani Kemanusiaan

Mei 26, 2026

Populart Categoris

  • Berita934
  • Cerpen7
  • Doa87
  • Film20
  • Filsafat11
  • Internasional366
  • Jelajah115
  • Lifestyle207
  • Nasional160
  • Pelayanan Sosial138
  • Puisi2
  • Refleksi384
  • Sosok323
  • Teologi73
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini