-->
Telusuri
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Beranda Berita Humaniora Inspirasi Internasional Paus Leo XIV: "Pelukan Ini untuk Kalian Semua" — Pesan Mendalam bagi Para Imam
Berita Humaniora Inspirasi Internasional

Paus Leo XIV: "Pelukan Ini untuk Kalian Semua" — Pesan Mendalam bagi Para Imam

Katolik terkini
Katolik terkini
27 Jun, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Katolik Terkini - Dalam rangka Yubileum Imam yang berlangsung pada 25–27 Juni 2025, Paus Leo XIV menggelar pertemuan internasional yang dihadiri sekitar 1.700 imam, seminaris, dan formator dari berbagai negara.

Acara yang berlangsung di Auditorium Conciliazione, Roma, ini mengangkat tema “Imam yang Penuh Sukacita—Aku Menyebut Kamu Sahabat.”

Acara dibuka dengan sambutan dari Kardinal Lazzaro You Heung-sik, Prefek Dikasteri untuk Klerus. Dalam pidatonya, Kardinal menekankan bahwa pertemuan ini bukan sekadar konferensi biasa, melainkan pengalaman sinodal, gerejawi, dan persaudaraan sejati.

Beliau mengajak seluruh peserta untuk kembali pada inti kehidupan imamat, yaitu menjadi sahabat Yesus, dan menegaskan bahwa menjadi imam yang bahagia adalah sebuah kemungkinan nyata, bukan sekadar slogan.

Tiga Wawasan Paus Leo tentang Imamat

Dalam pesannya, Paus Leo XIV menekankan bahwa perkataan Yesus, “Aku menyebut kamu sahabat,” merupakan kunci pemahaman mendalam tentang pelayanan imamat.

Paus menyampaikan tiga pokok wawasan penting dalam pembinaan imam:

  1. Pembinaan adalah Jalan Relasi - Pembinaan imam harus berfokus pada hubungan, bukan hanya keterampilan atau pengetahuan. Keakraban dengan Allah menjadi landasan utama.
  2. Persaudaraan sebagai Fondasi Hidup Imamat - Imam dan seminaris diajak hidup sebagai saudara, bukan pesaing. Paus menantang para peserta, “Bagaimana kita bisa membangun komunitas iman yang hidup jika tak ada persaudaraan sejati di antara kita?”
  3. Membentuk Imam yang Mampu Mengasihi dan Melayani - Pembinaan harus menghasilkan imam yang siap mengasihi, mendengarkan, berdoa, dan melayani bersama. Oleh karena itu, peran para pembina menjadi sangat krusial.

Paus menegaskan bahwa seminari bukan tempat untuk pembinaan individual, melainkan ruang hidup dalam komunitas dan saling membentuk.

Panggilan dalam Masa Krisis

Menanggapi tantangan dan krisis yang dihadapi para imam masa kini, Paus Leo XIV tetap optimis. Ia mengatakan bahwa panggilan imamat tetap hidup, dan banyak pria masih menjawab panggilan Tuhan dengan setia.

Paus mengajak para imam untuk berani membuat usulan yang membebaskan dan bisa menginspirasi kaum muda dalam menemukan panggilan mereka.

Bertepatan dengan menjelang Hari Raya Hati Kudus Yesus, Paus juga mengenang ensiklik“Dilexit nos” dari Paus Fransiskus, yang mengingatkan bahwa setiap manusia diciptakan untuk Allah.

“Ketika seseorang sungguh percaya, itu terlihat. Sukacita seorang pelayan mencerminkan perjumpaannya dengan Kristus,” ujar Paus Leo XIV dengan penuh semangat.

Menjelang penutupan, suasana haru muncul ketika seorang imam meminta pelukan dari Paus sebelum memberinya sebuah zucchetto, Paus menyampaikan bahwa pelukan itu adalah untuk semua yang hadir, sebagai simbol kedekatan dan persaudaraan.

Paus menegaskan kembali bahwa tak seorang imam pun berjalan sendiri, sebab akan selalu ada saat di mana imam membutuhkan pendamping rohani, pembimbing, dan bapa pengakuan. Bahkan di medan misi paling terpencil, imam tidak pernah benar-benar sendiri.

“Selalu andalkan rahmat Allah dan kedekatanku juga,” pesan Paus Leo XIV, “dan bersama-sama kita bisa sungguh menjadi suara Kristus di dunia.”(AD)


Sumber: Vatican News 

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Wafat di Usia 108 Tahun, Kisah Pastor Benedict Chao Mengajarkan Arti Kesetiaan

Katolik terkini- Agustus 13, 2026 0
Wafat di Usia 108 Tahun, Kisah Pastor Benedict Chao Mengajarkan Arti Kesetiaan
Katolik Terkini - Ada orang yang dikenang karena apa yang mereka capai. Ada pula orang yang dikenang karena apa yang mereka tetap lakukan ketika segala sesuat…

Most Popular

Menjadi Katolik Tanpa Takut pada yang Berbeda

Menjadi Katolik Tanpa Takut pada yang Berbeda

Agustus 07, 2026
Perdalam TPE 2020, Paroki Santo Yoseph Palembang Bekali 96 Pelayan Musik Liturgi

Perdalam TPE 2020, Paroki Santo Yoseph Palembang Bekali 96 Pelayan Musik Liturgi

Agustus 07, 2026
Romo Robertus Pelita, Pejuang Pertanian Organik dari Waning yang Masuk Nominasi Satya Pangan Loka

Romo Robertus Pelita, Pejuang Pertanian Organik dari Waning yang Masuk Nominasi Satya Pangan Loka

Agustus 09, 2026
Ribuan Umat Sambut Patung Maria Assumpta Nusantara di Paroki Wae Sambi, Devosi dan Budaya Manggarai Berpadu Menuju Festival Golo Koe 2026

Ribuan Umat Sambut Patung Maria Assumpta Nusantara di Paroki Wae Sambi, Devosi dan Budaya Manggarai Berpadu Menuju Festival Golo Koe 2026

Agustus 06, 2026

Editor Post

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025

Popular Post

Menjadi Katolik Tanpa Takut pada yang Berbeda

Menjadi Katolik Tanpa Takut pada yang Berbeda

Agustus 07, 2026
Perdalam TPE 2020, Paroki Santo Yoseph Palembang Bekali 96 Pelayan Musik Liturgi

Perdalam TPE 2020, Paroki Santo Yoseph Palembang Bekali 96 Pelayan Musik Liturgi

Agustus 07, 2026
Romo Robertus Pelita, Pejuang Pertanian Organik dari Waning yang Masuk Nominasi Satya Pangan Loka

Romo Robertus Pelita, Pejuang Pertanian Organik dari Waning yang Masuk Nominasi Satya Pangan Loka

Agustus 09, 2026
Ribuan Umat Sambut Patung Maria Assumpta Nusantara di Paroki Wae Sambi, Devosi dan Budaya Manggarai Berpadu Menuju Festival Golo Koe 2026

Ribuan Umat Sambut Patung Maria Assumpta Nusantara di Paroki Wae Sambi, Devosi dan Budaya Manggarai Berpadu Menuju Festival Golo Koe 2026

Agustus 06, 2026

Populart Categoris

  • Berita963
  • Cerpen7
  • Doa88
  • Film20
  • Filsafat11
  • Internasional368
  • Jelajah115
  • Lifestyle210
  • Nasional167
  • Pelayanan Sosial139
  • Puisi2
  • Refleksi389
  • Sosok326
  • Teologi73
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini