-->
Telusuri
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Beranda Berita Inspirasi Sosok Paus Fransiskus Wafat Usai Paskah: Ini Kata Terakhir yang Ia Ucapkan
Berita Inspirasi Sosok

Paus Fransiskus Wafat Usai Paskah: Ini Kata Terakhir yang Ia Ucapkan

Katolik terkini
Katolik terkini
22 Apr, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Katolik Terkini - Umat Katolik berduka atas wafatnya Paus Fransiskus, yang berpulang dengan tenang sehari setelah Hari Raya Paskah. Namun sebelum kepergiannya, Paus sempat mengucapkan kata-kata terakhir yang menyentuh hati kepada orang terdekatnya: "Terima kasih telah membawaku kembali ke Lapangan."

Ucapan ini ditujukan kepada Massimiliano Strappetti, perawat pribadi Paus yang telah setia mendampingi beliau selama bertahun-tahun, terutama dalam masa-masa sulit ketika kesehatannya menurun drastis.

Perawat yang Menyelamatkan Nyawa Paus

Massimiliano Strappetti bukanlah perawat biasa. Ia adalah sosok yang diakui Paus sendiri sebagai orang yang pernah menyelamatkan hidupnya dengan menyarankan operasi usus besar. 

Sejak tahun 2022, Strappetti ditunjuk secara resmi sebagai asisten kesehatan pribadi Paus Fransiskus, sebuah peran yang dijalaninya dengan dedikasi penuh.

Selama 38 hari masa perawatan Paus di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Strappetti selalu da di samping. Ia juga terus berjaga di Casa Santa Marta selama masa pemulihan, termasuk saat perayaan Paskah, di mana Paus Fransiskus kembali tampil di hadapan publik untuk memberikan berkat Urbi et Orbi.

Momen Terakhir Bersama Umat di Lapangan Santo Petrus

Pada malam sebelum Paskah, Paus dan Strappetti mengunjungi Basilika Santo Petrus untuk meninjau jalur yang akan dilalui Paus saat tampil di balkon utama. Walau sempat ragu dengan kondisi fisiknya, Paus tetap memutuskan untuk menyapa umat dengan menaiki popemobile keliling Lapangan Santo Petrus, sebagai bentuk kasih terakhir kepada sekitar 50.000 umat yang hadir.

Setelah perjalanan singkat namun penuh makna itu, Paus, yang tampak lelah namun bahagia, mengucapkan kepada Strappetti, “Terima kasih telah membawaku kembali ke Lapangan.” 

Kalimat ini mencerminkan kerinduan terdalam Paus untuk selalu hadir di tengah-tengah umat Allah hingga akhir hayatnya.

Kepergian yang Tenang dan Penuh Damai

Minggu sore, Paus beristirahat dan makan malam seperti biasa. Namun keesokan paginya, sekitar pukul 05.30 waktu setempat, gejala sakit mendadak muncul. Sekitar satu jam kemudian, setelah memberi isyarat perpisahan kepada Strappetti, Paus Fransiskus jatuh koma dan meninggal dunia secara damai di tempat tidurnya di Casa Santa Marta.

Menurut kesaksian orang-orang terdekat, Paus tidak mengalami penderitaan yang lama. Wafatnya terjadi secara tenang, tanpa kegemparan, sesuai dengan sifatnya yang selalu menjaga privasi soal kesehatan.

Warisan Kasih dan Kesederhanaan

Kepergian Paus Fransiskus meninggalkan warisan besar: teladan kepemimpinan yang penuh kasih, kedekatan dengan umat, dan semangat untuk berjalan bersama umat Allah. 

Sejak pemilihannya sebagai Paus pada 13 Maret 2013, beliau telah menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin yang rendah hati dan selalu hadir bagi umat.

Hari wafatnya yang bertepatan dengan hari setelah Paskah menjadi simbol penutup yang penuh makna. Setelah memberikan berkat terakhirnya kepada dunia, ia pun berpulang, meninggalkan jejak cinta yang mendalam di hati umat Katolik di seluruh dunia.(AD)

Sumber: Vatican News

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Menghidupi Iman Lewat Pelayanan, Pesan Uskup Labuan Bajo pada Misa Kamis Putih di Rekas

Katolik terkini- April 03, 2026 0
Menghidupi Iman Lewat Pelayanan, Pesan Uskup Labuan Bajo pada Misa Kamis Putih di Rekas
Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, memimpin perayaan Misa Kamis Putih di Paroki Rekas  Katolik Terkini - Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, memimpin …

Most Popular

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Maret 30, 2026
Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

April 01, 2026
Momen Istimewa Minggu Palma di Werang, Dipimpin Langsung oleh Uskup Labuan Bajo

Momen Istimewa Minggu Palma di Werang, Dipimpin Langsung oleh Uskup Labuan Bajo

Maret 30, 2026
Gereja yang Hadir dan Peduli: Kunjungan Pastoral Uskup Labuan Bajo ke Rumah Shelter

Gereja yang Hadir dan Peduli: Kunjungan Pastoral Uskup Labuan Bajo ke Rumah Shelter

Maret 30, 2026

Editor Post

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026

Popular Post

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Maret 30, 2026
Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

April 01, 2026
Momen Istimewa Minggu Palma di Werang, Dipimpin Langsung oleh Uskup Labuan Bajo

Momen Istimewa Minggu Palma di Werang, Dipimpin Langsung oleh Uskup Labuan Bajo

Maret 30, 2026
Gereja yang Hadir dan Peduli: Kunjungan Pastoral Uskup Labuan Bajo ke Rumah Shelter

Gereja yang Hadir dan Peduli: Kunjungan Pastoral Uskup Labuan Bajo ke Rumah Shelter

Maret 30, 2026

Populart Categoris

  • Berita864
  • Cerpen7
  • Doa81
  • Film18
  • Filsafat10
  • Internasional356
  • Jelajah115
  • Lifestyle201
  • Nasional131
  • Pelayanan Sosial121
  • Puisi2
  • Refleksi356
  • Sosok312
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini