Sinergi Aparat dan Gereja Wujudkan Perayaan Jumat Agung yang Damai di Palembang
Katolik Terkini - Suasana penuh kedamaian menyelimuti Gereja Katolik Santo Yoseph Palembang saat ribuan umat hadir dalam ibadah Jumat Agung, Jumat (3/4/2026).
Di tengah kekhusyukan mengenang wafatnya Yesus Kristus, kehadiran aparat Polri dan TNI memberikan rasa aman bagi seluruh umat.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, SIK., MH, hadir langsung di lokasi pada pukul 16.30 WIB untuk meninjau pengamanan sekaligus menyapa umat sebelum sesi ibadah kedua dimulai. Kehadirannya menjadi simbol negara hadir untuk menjamin kebebasan beribadah masyarakat.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Sonny menekankan pentingnya beribadah dengan tenang dan khidmat.
“Selamat menjalankan ibadah dalam masa Paskah ini. Kami berharap Bapak, Ibu, dan saudara-saudara sekalian dapat beribadah dengan khidmat dan tenang. Semoga semangat kebangkitan ini membawa berkah bagi kita semua dalam menjaga persaudaraan di Kota Palembang,” ujarnya.
Senada dengan itu, Romo Hyginus Gono Pratowo, mewakili pihak Gereja, menyampaikan apresiasi atas sinergitas aparat keamanan.
“Kami sangat berterima kasih atas dedikasi Bapak Kapolrestabes serta jajaran Polri dan TNI. Kehadiran Bapak-bapak sekalian memastikan perayaan Tri Hari Suci ini berjalan aman, lancar, dan tertib, sehingga umat bisa sepenuhnya fokus pada refleksi iman mereka,” tuturnya.
Demi memastikan keamanan dan ketertiban, sebelum rangkaian ibadah dimulai, Tim Gegana Polda Sumsel melakukan sterilisasi di seluruh sudut gereja. Langkah ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah Palembang, khususnya selama perayaan hari besar keagamaan.
Ketua Panitia Paskah 2026 Paroki Santo Yoseph, Y. Subardan, menjelaskan bahwa rangkaian Paskah tahun ini mengangkat tema spiritual yang kuat.
“Melalui tema 'Berjaga-jagalah dan Berdoalah', kami berharap keluarga Kristiani termotivasi untuk memancarkan kasih Kristus dalam keseharian. Wafat dan kebangkitan-Nya harus menjadi bahan bakar semangat baru dalam pelayanan bagi sesama,” jelas Subardan.
Rangkaian Tri Hari Suci
Perayaan Tri Hari Suci di Gereja Santo Yoseph berlangsung secara estafet:
- Kamis Putih (2/4): Dua kali misa.
- Jumat Agung (3/4): Pagi hari, Orang Muda Katolik (OMK) menampilkan tablo visualisasi kisah sengsara Yesus, diikuti ibadah pokok pukul 14.00 WIB dan 17.00 WIB.
- Sabtu (4/4): Malam Vigili Paskah dalam dua sesi pukul 17.00 WIB dan 20.00 WIB.
- Minggu Paskah (5/4): Misa I pukul 06.30 WIB, Misa II pukul 08.30 WIB, dilanjutkan dengan pesta Paskah anak-anak dan lomba Paskah.
Dengan pengawalan ketat aparat dan persiapan matang panitia, perayaan Paskah di Palembang menjadi cermin harmonisnya toleransi dan kedamaian di Bumi Sriwijaya.
Oleh: Andreas Daris (Kontributor Palembang)

Posting Komentar