-->
Telusuri
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Beranda Berita Nasional Pendidikan IKDKI Resmi Terbentuk: Rumah Baru bagi Dosen Katolik untuk Berbagi dan Berkembang
Berita Nasional Pendidikan

IKDKI Resmi Terbentuk: Rumah Baru bagi Dosen Katolik untuk Berbagi dan Berkembang

Katolik terkini
Katolik terkini
27 Jul, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
IKDKI Resmi Terbentuk Rumah Baru bagi Dosen Katolik untuk Berbagi dan Berkembang

Katolik Terkini - Ketua Ikatan Dosen Katolik Indonesia (IKDKI), Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, mengisahkan perjalanan panjang dan menantang dalam membentuk organisasi yang kini resmi diakui sebagai wadah bagi dosen-dosen Katolik di Indonesia pada Rakernas IKDKI 2024 di Auditorium Kampus 1 UNTAR, Jakarta Barat, Sabtu (27/7/2024).

Prof. Agustinus, yang juga Rektor Universitas Tarumanagara, memaparkan berbagai kesulitan yang dihadapi sejak awal pembentukan IKDKI.

"Awal-awal berat sekali karena orangnya tidak ada, kemudian mulai muncul 1 2 3 orang dari luar kota mulai dikontak dan akhirnya banyak sekali. Namun, pada saat peluncuran pertama dengan Bapak Uskup Mgr. Suharyo, kami terkena pandemi pada tahun 2020. Acara yang sudah disiapkan secara besar-besaran akhirnya batal," ujarnya.

Selama masa pandemi, kegiatan IKDKI dilakukan secara daring. Meski demikian, organisasi ini mampu memperluas jaringannya hingga ke berbagai wilayah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. 

"Masa-masa pandemi itu kita mendapatkan banyak teman dari luar kota termasuk dari wilayah Papua. Banyak sekali teman-teman dari sana dan semangat sekali," tambahnya.

Prof. Agustinus juga menyampaikan tantangan yang dihadapi terkait pengakuan resmi organisasi. 

"Kami beberapa kali melapor kepada Bapak Kardinal tentang perkembangan IKDKI. Banyak dosen Katolik yang bertanya apakah IKDKI ini organisasi resmi atau tidak. Akhirnya, setelah melewati berbagai proses, pada Februari 2024, IKDKI resmi diakui sebagai lembaga perhimpunan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia," jelasnya.

Dengan pengakuan resmi tersebut, IKDKI segera melakukan konsolidasi dan merencanakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama. 

"Kami memulai ini dari titik nol makanya keluarlah Rakernas pertama ini dan nanti ada pengukuhan pengurus juga setelah 5 tahun. Dari 2019 dan sekarang sudah resmi dengan adanya pengakuan dari Kumham tadi," katanya.

Prof. Agustinus menekankan pentingnya keberadaan IKDKI sebagai wadah bagi dosen-dosen Katolik untuk saling menolong dan berbagi pengalaman.

"Tidak semua dosen, terutama yang di perguruan tinggi non-Katolik, mendapatkan perhatian. Oleh karena itu, kami berhimpun untuk bisa saling menolong," ungkapnya.

Ia juga menyoroti tantangan dalam kaderisasi dosen Katolik dan tenaga kependidikan. 

"Bagaimana kemudian kaderisasi untuk menjadi dosen Katolik? Sekarang di Perguruan Tinggi Negeri mungkin tidak mudah menjadi dosen Katolik. Siapa yang akan memulai, yang sudah jadi dosen Katolik di negeri mau jadi Profesor juga susah," ujarnya.

IKDKI juga berencana untuk melibatkan anggota dari mahasiswa dan tenaga kependidikan dalam upaya mendukung akreditasi dan pengembangan perguruan tinggi.

"Kami kemarin putuskan juga di rapat internal akan ada anggota student member dari mahasiswa dan member dari tenaga kependidikan," tambahnya.

Pada akhir sambutannya, Prof. Agustinus berharap IKDKI bisa menjadi rumah bersama bagi dosen, tenaga pendidikan, dan mahasiswa Katolik. 

"Mudah-mudahan IKDKI menjadi rumah bersama bagi dosen, bagi tenaga pendidikan, dan bagi mahasiswa yang juga nanti suatu saat ingin berkarier sebagai dosen sehingga kita bisa sharing pengetahuan dan pengalaman," tutupnya.

Dengan semangat kebersamaan dan tekad yang kuat, IKDKI siap menghadapi tantangan ke depan dan terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan tinggi, khususnya keterlibatan para dosen Katolik di Indonesia.(AD)

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Menghidupi Iman Lewat Pelayanan, Pesan Uskup Labuan Bajo pada Misa Kamis Putih di Rekas

Katolik terkini- April 03, 2026 0
Menghidupi Iman Lewat Pelayanan, Pesan Uskup Labuan Bajo pada Misa Kamis Putih di Rekas
Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, memimpin perayaan Misa Kamis Putih di Paroki Rekas  Katolik Terkini - Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, memimpin …

Most Popular

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Maret 30, 2026
Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

April 01, 2026
Momen Istimewa Minggu Palma di Werang, Dipimpin Langsung oleh Uskup Labuan Bajo

Momen Istimewa Minggu Palma di Werang, Dipimpin Langsung oleh Uskup Labuan Bajo

Maret 30, 2026
Gereja yang Hadir dan Peduli: Kunjungan Pastoral Uskup Labuan Bajo ke Rumah Shelter

Gereja yang Hadir dan Peduli: Kunjungan Pastoral Uskup Labuan Bajo ke Rumah Shelter

Maret 30, 2026

Editor Post

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026

Popular Post

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Maret 30, 2026
Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

April 01, 2026
Momen Istimewa Minggu Palma di Werang, Dipimpin Langsung oleh Uskup Labuan Bajo

Momen Istimewa Minggu Palma di Werang, Dipimpin Langsung oleh Uskup Labuan Bajo

Maret 30, 2026
Gereja yang Hadir dan Peduli: Kunjungan Pastoral Uskup Labuan Bajo ke Rumah Shelter

Gereja yang Hadir dan Peduli: Kunjungan Pastoral Uskup Labuan Bajo ke Rumah Shelter

Maret 30, 2026

Populart Categoris

  • Berita864
  • Cerpen7
  • Doa81
  • Film18
  • Filsafat10
  • Internasional356
  • Jelajah115
  • Lifestyle201
  • Nasional131
  • Pelayanan Sosial121
  • Puisi2
  • Refleksi356
  • Sosok312
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini