-->
Telusuri
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Sosok
  • Humaniora
    • Humaniora
  • Refleksi
  • Lifestyle
  • Travelling
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
Katolik Terkini
Beranda Berita Doa Inspirasi Lifestyle Refleksi Renungan Mengapa Kita Harus Merenungkan Kata-Kata Terakhir Yesus dari Salib?
Berita Doa Inspirasi Lifestyle Refleksi Renungan

Mengapa Kita Harus Merenungkan Kata-Kata Terakhir Yesus dari Salib?

Katolik terkini
Katolik terkini
29 Mar, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Mengapa Kita Harus Merenungkan Kata-Kata Terakhir Yesus dari Salib

Katolik Terkini - Setiap tahun, umat Katolik di seluruh dunia merayakan Jumat Agung sebagai pengingat akan penderitaan dan kematian Yesus Kristus, Sang Juruselamat. 

Namun, kita diundang untuk melampaui sekadar memperingati peristiwa sejarah itu, tetapi untuk meresapi makna yang lebih dalam dari kata-kata terakhir yang diucapkan oleh Yesus ketika Dia tergantung di atas Salib.

Venerable Fulton J. Sheen, seorang Uskup asal Amerika, yang sangat dihormati dalam tradisi Katolik, telah menyoroti keistimewaan dan kedalaman dari Tujuh Kata Terakhir yang Yesus ucapkan sebelum wafat di kayu salib.

Kita mengarahkan perhatian kita pada kutipan-kutipan Alkitab yang mengisahkan momen-momen terakhir kehidupan Yesus. 

Berikut adalah beberapa kata terakhir yang menggugah hati yang diucapkan oleh-Nya, diikuti oleh doa-doa yang disusun oleh Venerable Fulton Sheen.

Pertama, Yesus memohon kepada Bapa-Nya di Surga untuk mengampuni mereka yang telah menyalibkan-Nya, menunjukkan kasih dan pengampunan-Nya yang tak terbatas bahkan di saat penderitaan puncak-Nya (Lukas 23:34). 

Doa-Nya yang terkait mengajarkan kita untuk mengutamakan pengetahuan akan kasih dan penebusan-Nya di atas segala hal dunia ini.

Kemudian, dalam kata-kata-Nya kepada seorang pencuri yang bertobat, Yesus menawarkan harapan keselamatan yang tak terduga (Lukas 23:43). Ini adalah pengingat akan rahmat dan pengampunan-Nya yang tak terbatas kepada orang berdosa.

Mata-Nya memandang Maria, Ibu-Nya, Yesus menyerahkan kita kepada perhatian dan perlindungan-Nya yang tanpa akhir, menunjukkan kasih-Nya yang memeluk semua umat manusia (Yohanes 19:26-27).

Namun, bahkan di tengah penderitaan-Nya, Yesus merasa kesepian dan merasa ditinggalkan oleh Bapa-Nya (Matius 27:46 & Markus 15:34). Dalam doa-Nya, kita memahami penderitaan-Nya yang mendalam yang membawa pemahaman akan kehadiran-Nya di tengah-tengah kesulitan hidup kita.

Ketika Dia merasa haus, Yesus meminta minum, mencerminkan sisi kemanusiaan-Nya yang penuh dengan rasa sakit dan kesengsaraan (Yohanes 19:28-29). Doa-Nya mengajarkan kita untuk menghargai penebusan-Nya yang tak ternilai.

Akhirnya, ketika Yesus menyatakan, "Telah selesai," Dia menyelesaikan tugas penebusan-Nya, membawa keselamatan bagi umat manusia (Yohanes 19:30). Doa yang terakhir mengajarkan kita untuk mengambil bagian dalam penebusan-Nya dengan memikul salib kita sendiri.

Dalam setiap kata terakhir dan doa yang mengiringinya, kita dipanggil untuk merenungkan makna mendalam dari penderitaan dan kematian Yesus. Melalui pengorbanan Yesus, kita dapat menemukan kedalaman kasih-Nya yang tak terukur dan komitmen-Nya untuk menebus umat manusia dari segala dosa. (AD)

Via Berita
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Media Sosial

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
instagram Follow

Featured Post

Kebersihan Makam Yesus: Kebersihan Hati - Kebersihan Ekologis

Katolik terkini- April 06, 2026 0
Kebersihan Makam Yesus: Kebersihan Hati - Kebersihan Ekologis
Oleh: Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM Cagait – Friary of Portiuncula – Paskah, 4 April 2026 Katolik Terkini - Salah satu tema menarik untuk direfleksikan pad…

Most Popular

Kebersihan Makam Yesus: Kebersihan Hati - Kebersihan Ekologis

Kebersihan Makam Yesus: Kebersihan Hati - Kebersihan Ekologis

April 06, 2026
Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

April 01, 2026
Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Maret 30, 2026
Misa Malam Paskah di Gereja Paroki St. Petrus Sernaru: Cahaya Lilin dan Rahmat Baptisan Menyala

Misa Malam Paskah di Gereja Paroki St. Petrus Sernaru: Cahaya Lilin dan Rahmat Baptisan Menyala

April 06, 2026

Editor Post

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

Gagal ke New York, Guru Muda Ini Justru Temukan Iman Katolik dan Siap Dibaptis

April 12, 2025
Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Antara Hati Nurani dan Politik Opini: Tanggapan Kritis terhadap Surat Terbuka Dua Imam Keuskupan Bogor

Januari 20, 2026
Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

Modus Baru Perdagangan Manusia Terungkap: Pelaku Menyamar sebagai Misionaris Katolik

April 11, 2025
Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Gereja yang Melukai Dirinya Sendiri: Pelajaran dari Keuskupan Bogor

Januari 19, 2026

Popular Post

Kebersihan Makam Yesus: Kebersihan Hati - Kebersihan Ekologis

Kebersihan Makam Yesus: Kebersihan Hati - Kebersihan Ekologis

April 06, 2026
Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

Rabu Suci: Antara Kesetiaan dan Pengkhianatan yang Sunyi

April 01, 2026
Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Karya Pertama dari Indonesia, Patung Yusuf Arimatea Dipersembahkan kepada Paus Leo XIV di Vatikan

Maret 30, 2026
Misa Malam Paskah di Gereja Paroki St. Petrus Sernaru: Cahaya Lilin dan Rahmat Baptisan Menyala

Misa Malam Paskah di Gereja Paroki St. Petrus Sernaru: Cahaya Lilin dan Rahmat Baptisan Menyala

April 06, 2026

Populart Categoris

  • Berita867
  • Cerpen7
  • Doa81
  • Film18
  • Filsafat10
  • Internasional356
  • Jelajah115
  • Lifestyle201
  • Nasional132
  • Pelayanan Sosial121
  • Puisi2
  • Refleksi359
  • Sosok312
  • Teologi68
Katolik Terkini

Tentang Kami

Katolik Terkini adalah platform berita online independen yang memiliki komitmen kuat untuk menyajikan informasi, berita, dan data seputar Gereja Katolik, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Kontak kami: katolikterkini@gmail.com

Follow Us

© KATOLIK TERKINI oleh Katolik Terkini
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Daftar Isi Katolik Terkini